Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Setelah Rapat Majelis Tinggi, Apakah Demokrat Sudah Mantapkan Hati?

Redaksi oleh Redaksi
10 Juli 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Partai Demokrat baru saja mengadakan Rapat Majelis Tinggi pertamanya, semua masih penasaran, ke manakah ia akan berlabuh?

Menjelang Pemilu 2019, sejumlah partai memang telah sigap menyiapkan kandidat-kandidat terbaiknya untuk maju ke dalam bursa pemilihan. Salah satu yang gercep setelah berdiskusi ke sana ke mari adalah Partai Demokrat. Yang sampai saat ini masih ditunggu arah sikapnya. Mau dibawa kemanakah AHY?

Senin kemarin (9/7), Partai Demokrat baru saja melaksanakan Rapat Majelis Tinggi yang pertama menjelang Pemilu 2019. Namun dalam rapat tersebut, Partai Demokrat belum memutuskan langkah yang akan diambil. Mereka masih melihat semua kemungkinan yang akan terjadi, yang kira-kira dirasa paling menguntungkan pihaknya. Tentunya, juga bisa bikin bahagia.

Dalam rapat ini, Waketum partai Syarief Hasan mengungkapkan, agenda rapat tersebut selain membahas berbagai persiapan Pileg dan evaluasi Pilkada 2018, juga akan membahas koalisi dalam Pilpres 2019.

Sampai saat ini, Demokrat memang belum menentukan akan berkoalisi dengan poros Jokowi, Prabowo, atau justru membentuk poros ketiga dengan koalisi kerakyatannya. Untuk poros ketiga yang dicetuskan oleh SBY tersebut, sampai saat ini masih menjadi wacana. Tetapi partai ini masih berharap, uji materi UU di Mahkamah Konstitusi terkait Presidensial Treshold 20 persen, dapat disahkan menjadi 0 persen. Sehingga, ia bisa maju sendiri tanpa perlu ribet ngemis silaturahmi ke sana ke mari.

Pertemuan yang digelar di kediaman SBY di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan ini, mengundang seluruh Majelis Tinggi Partai Demokrat, termasuk TGH Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) yang sebelumnya telah menyatakan dukungannya kepada Jokowi. Namun TGB tidak datang dalam rapat petinggi Partai tersebut, dikarenakan kesibukannya di daerah.

Syarief Hasan membantah jika dalam pertemuan tersebut membahas keputusan TGB yang mendukung Jokowi. Hal ini dikarenakan, pembahasan tentang sikap TGB tersebut dianggap tidak menjadi prioritas untuk saat ini.

Sebelumnya, Ferdinand, Ketua Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat mengaku, saat ini Demokrat perlu sangat berhati-hati dalam menentukan sikap. Pasalnya, pihaknya masih membangun strategi politik dengan pertimbangan yang matang, karena menyangkut kepentingan partai di tahun 2019 yang sangat besar. Ferdinand pun menambahkan, jika mereka hanya menjadi partai pendukung saja, nanti akan merugikan partai.

Semangat untuk otak atik gathuk Pak Beye dan segenap jajarannya. Semoga segera bisa memutuskan koalisi yang paling tepat untuk masa depan Partai Demokrat di Pemilu nanti, ya. Agar dapat kursi di pemerintahan lebih banyak. Amin. (A/L).

Terakhir diperbarui pada 10 Juli 2018 oleh

Tags: ahyjokowiPartai DemokratPemilu 2019pilprespraboworapat demokratsbytgbtuan guru bajang
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
kapitalisme terpimpin.MOJOK.CO
Ragam

Bahaya Laten “Kapitalisme Terpimpin” ala Prabowonomics

21 Oktober 2025
Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Hentikan MBG! Tiru Keputusan Sleman Pakai Duit Rakyat (Unsplash)
Pojokan

Saatnya Meniru Sleman: Mengalihkan MBG, Mengembalikan Duit Rakyat kepada Rakyat

19 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

KA Eksekutif, Kereta eksekutif KAI Jogja ke Jakarta nggak nyaman. MOJOK.CO

Backpackeran Naik KA Eksekutif Jogja-Jakarta Demi Menyembuhkan Luka, Malah Dibuat Kesal dengan Kelakuan Norak Penumpangnya

1 April 2026
Vario 160 Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Honda MOJOK.CO

Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan

3 April 2026
kuliah di jurusan sepi peminat.mojok.co

Nekat Kuliah di Jurusan Sepi Peminat PTN Top: Menyesal karena Meski Lulus Cumlaude, Ijazah Dianggap “Sampah” di Dunia Kerja

2 April 2026
Pekerja Jogja kaget pindah kerja di Purwokerto demi alasan slow living. Tapi kaget dengan karakter orang Banyumas MOJOK.CO

Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi

6 April 2026
Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran” MOJOK.CO

Tiga Kali Gagal Seleksi CPNS, Pas Sudah Diterima Jadi ASN Malah Tersiksa karena Makan “Gaji Buta”

7 April 2026
Naik pesawat Super Air Jet untuk mudik Lebaran ke Jogja

Terpaksa Naik Super Air Jet karena Tiket Murah, tapi Malah Dibikin “Plonga-plongo” karena Kelakuan Sok Asik Awak Kabin

1 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.