Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Ramai-ramai Bantah Tuduhan Ratna Sarumpaet Soal Jokowi Blokir Bantuan untuk Papua

Redaksi oleh Redaksi
19 September 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Ratna Sarumpaet menuduh Pemerintahan Jokowi punya peran dalam pemblokiran dana untuk bantuan Papua. Pihak pemerintah segera membantah tudingan ini.

Sebelumnya, tudingan bantuan untuk Papua yang diblokir oleh Pemerintahan Jokowi muncul dari aktivis yang selalu kritis terhadap Pemerintah, Ratna Sarumpaet. Salah satu aktivis yang aktif dalam gerakan #2019GantiPresiden ini mengungkap bahwa telah ada pemblokiran dana nasabah yang diniatkan sebagai bentuk bantuan ke Papua.

Iklan

“Kasusnya sendiri adalah bahwa ada pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh kekuasaan dalam hal hal ini dugaan pelanggaran yang dilakukan kekuasaan, dalam hal ini bisa Pak Jokowi sebagai kepala pemerintahan dan dilakukan oleh Menteri Keuangan,” kata Ratna pada Senin (17/9) silam.

Menurut Ratna, dirinya didatangi oleh Ruben PS yang melaporkan ada indikasi pemerintah telah memblokir dana yang disimpan ke salah satu bank. “Dana ini untuk swadaya pembangunan di Papua. Kasus ini mempunyai tendensi juga melakukan pelanggaran keuangan.

Kronologi yang terjadi adalah ada dana sebesar Rp23,9 triliun yang tersimpan sejak 2016 dari para donatur untuk pembangunan Papua. Rencananya dana sebesar itu digunakan untuk membantu pembangunan Papua yang dianggap memiliki angka kemiskinan yang tinggi.

Akan tetapi mendadak uang sebanyak itu hilang dari rekeningnya. Ketika Ruben melakukan cek atas transaksi yang terjadi ternyata tidak ditemukan penarikan apa pun di sana sehingga timbul kecurigaan ada permainan dari pihak yang berkuasa.

“Kemudian kami mendapatkan print out rekening kami dan faktanya kosong tetapi laporannya World Bank itu sudah masuk ke rekening kami ini, kami melihat kejanggalan-kejanggalan yang terjadi,” ujar Ruben.

Klaim Ruben yang dikisahkan oleh Ratna, World Bank sudah mengirimkan dana ke rekening pribadi Ruben sebagai dana bantuan untuk Papua.

Menanggapi tuduhan itu, pihak tertuduh, Kantor Staf Presiden menilai Ratna terlalu terburu-buru mengarahkan tuduhan ke Presiden.

“Saya kira apa yang disampaikan oleh Ratna Sarumpaet tidak benar. Dan menunjukkan kualitasnya sebagai seorang oposisi, saya kira hanya berdasarkan semangat untuk antipemerintah saja,” ujar Eko Sulistyo, Deputi IV KSP Bidang Komunikasi Politik dan Desiminasi Informasi.

Meski begitu, Eko mengaku heran dengan besarnya nominal yang disimpan atas nama pribadi. Apalagi dana sebesar itu sangat mudah bagi pemerintah untuk mengecek siapa saja donatur-donatur yang disebut sebagai penyumbang dana.

Eko juga penasaran bagaimana mungkin World Bank mau memberi bantuan. Karena sejauh yang diketahui Eko, World Bank sangat ketat dalam memberi bantuan. Untuk memberi bantuan kepada pemerintah saja World Bank tidak asal, apalagi kepada perorangan seperti itu.

“Menurut saya, ini data yang masih sumir tapi kemudian dibuat oleh Ratna Sarumpaet untuk menyerang pemerintah. Itu yang saya katakan menunjukkan bahwa kapasitas Ratna Sarumpaet sangat tidak prudent (bijak) sebagai bagian dari oposisi,” kata Eko.

Selain Kantor Staf Presiden, Kementerian Keuangan juga menanggapi tudingan Ratna yang menyatakan ada campur tangan lembaga pemerintah atas hilangnya dana sebesar Rp23 triliun itu.

Iklan

“Kementerian Keuangan tidak mengatur kebijakan mengenai rekening atas nama pribadi,” kata Nufransa Wira Sakti, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, seperti diberitakan detik.com.

Nufransa juga heran, karena selama ini World Bank tidak pernah bisa berhubungan dengan rekening perseorangan atau pribadi. “Jadi yang dinyatakan oleh Ratna Sarumpaet adalah tidak benar,” tambahnya.

Sebentar, Bu Ratna, dana sebesar Rp 23 triliun itu duit semua ya? Banyak banget itu. Kalau misal digunakan untuk bantu Papua beneran, kira-kira Papua bisa jadi semaju Pulau Jawa nggak ya? Soalnya kalau cuma buat kampanye mah itu udah tumpeh-tumpeh. (K/A

Terakhir diperbarui pada 19 September 2018 oleh

Tags: 23 triliunbankblokir danadanadonaturjokowiKantor Staf Presidenkemenkeukementerian keuanganPapuaPemerintahan Jokowipresidenratna sarumpaetworld bank
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO
Otomojok

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Mengajar di Wamena: Dari Perang Suku hingga Jalan Kaki 7 Hari demi Menjadi Sarjana
Esai

Mengajar di Wamena: Dari Perang Suku hingga Jalan Kaki 7 Hari demi Menjadi Sarjana

10 Juni 2026
Dompet digital selamatkan pedagang UMKM. MOJOK.CO
Kuliner

4 Kiat Pedagang Es Campur dan Roti Kukus yang Tetap Laris di Tengah Situasi Pelik

3 Juni 2026
papua.MOJOK.CO
Eksplor

Hutan Papua Tak Baik-baik Saja, Terancam Hilang Imbas Pembukaan Lahan Besar-besaran

23 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Korupsi makin parah, MUI dorong hukuman mati bagi koruptor MOJOK.CO

Kasus Korupsi di Indonesia Kian Mengkhawatirkan, MUI Dorong Hukuman Mati bagi Koruptor

28 Juli 2026
Candi Prambanan Tak Sekadar Bagus untuk Selfie, tapi Ruang Belajar yang "Hidup" buat Anak-anak. (sumber: InJourney)

Candi Prambanan Tak Sekadar Bagus untuk Selfie, tapi Ruang Belajar yang “Hidup” buat Anak-anak

23 Juli 2026
Bintang Lima untuk Kemasan Paket: Konsumen Puas, Sampah Bubble Wrap Jadi Petaka Lingkungan MOJOK.CO

Bintang Lima untuk Kemasan Paket: Konsumen Puas, Sampah Bubble Wrap Jadi Petaka Lingkungan

22 Juli 2026
Lulus SMA nekat kerja ke Jakarta untuk jadi cleaning service. MOJOK.CO

Modal Ijazah SMA Kerja Jadi Cleaning Service di Jakarta demi Lulus Sarjana, Kini Pilih Resign untuk Keliling Indonesia

22 Juli 2026
Andromeda dan bajaj. MOJOK.CO

Sempat Larang Anak Kuliah di ITB hingga Akhirnya Luluh, Rela Tempuh Jogja-Bandung dengan Bajaj sebagai Penyemangat

24 Juli 2026
Usaha jasa kebersihan, Ready Clean Jogja sampai ke Turki. MOJOK.CO

Berawal dari Kegabutan dan UMK Jogja yang “Ngenes”, Kini Mampu Kirim Pegawai ke Turki agar Gelar Sarjana Tak Sia-sia

28 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.