Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Nasdem: Program OK OCE Sekadar Lips Service

Redaksi oleh Redaksi
9 September 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO — Banyak yang menganggap program OK OCE merupakan program gagal. Sedangkan Fraksi Nasdem DKI, anggap program ini cuma lips service saja.

Program OK OCE yang merupakan kependekan dari One Kecamatan One Center of Entrepreneurship ini adalah salah satu program kerja andalan Pemprov DKI Jakarta era Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Menurut Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta, Bestari Barus, program ini hanya sekedar lips service. Oleh karena itu, ia menyatakan, akan segera mencoret program tersebut dari APBD DKI.

Menurut Bestari Barus saat mengisi diskusi di acara deklarasi Garda Relawan Jokowi, di Gedung Joang 45 pada Minggu tadi (9/9), program OK OCE sebetulnya ditujukan untuk dapat menciptakan 200 ribu entrepreneur baru di Jakarta. Program ini pun menganggarkan APBD DKI 2018 dengan jumlah yang tidak kecil yakni sebesar Rp98 miliar.

Ia mengungkapkan, memang pada tahun ini, ada 45 ribu orang yang mendaftar. Namun yang dapat difasilitasi dengan akses permodalan baru hanya sekitar 300-an saja. Tentu saja, angka ini sangat jauh dibanding yang direncanakan.

“Habislah nanti Rp98 miliar itu untuk pekerjaan yang hampir boleh dikatakan sia-sia.” Ungkap Bestari.

Bestari juga menambahkan, seharusnya masyarakat tidak terus-terusan dididik dan dilatih, hal ini akan semakin memakan waktu. Akan lebih baik, jika uang tersebut diberikan lalu diperjelas bagaimana perjanjian pengembaliannya agar masyarakat lebih berdaya. Ia menegaskan, bahwa program OK OCE adalah program lips service.

Selain itu, Bestari juga mengaku dirinya pernah mengecek ke masyarakat langsung terkait program OK OCE. Menurutnya, ketika itu masyarakat bertanya kepada dirinya, mengapa mereka hanya mendapat pelatihan saja, namun tidak ada akses untuk pemodalannya.

Oleh karena itulah, Bestari menganggap bahwa anggaran untuk program ini harus segera dicoret. Bestari juga berkomitmen di tahun ini, pada bulan ke-10 sebagai anggota Banggar, ia juga akan berusaha untuk mencoret program tersebut. Agar tidak semakin banyak dana APDB DKI keluar untuk program-program yang tidak menghasilkan apa-apa.

Sebelumnya, Bestari memang menganggap bahwa program OK OCE merupakan program coba-coba yang terkesan terburu-buru dikenalkan di masyarakat. Menurutnya, Anies-Sandiaga perlu mengkaji ulang program tersebut termasuk segmen pasarnya. Pasalnya, tidak banyak juga masyarakat yang memahami konsep dagang OK OCE.

Program OK OCE sendiri memang tengah menjadi sorotan akhir-akhir ini. Pasalnya ada OK OCE Mart yang gerainya ditutup dikarenakan sudah tidak mampu lagi menyewa lahan usaha. Menurut Sandiaga Uno, adanya gerai OK OCE Mart yang ditutup merupakan hal yang wajar dalam berbinis. Hal ini disebabkan adanya omset yang menurun.

Waduh, bagaimana nih, dana APBD kok buat coba-coba~ (A/L)

Terakhir diperbarui pada 9 September 2018 oleh

Tags: Anies-SandiagaAPBNdki jakartaLips ServicenasdemOK OCEOK Oce MartOK OCE Mart tutup
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Gaji Cuma 8 Juta di Jakarta Jaminan Derita, Tetap Miskin dan Stres MOJOK.CO
Cuan

Kerja di Jakarta dengan Gaji Nanggung 8 Juta Adalah “Bunuh Diri” Paling Dicari karena Menetap di Kampung Bakal Tetap Nganggur dan Miskin

19 Maret 2026
merantau, karet tengsin, jakarta. apartemen, kpr MOJOK.CO
Urban

Karet Tengsin, Gang Sempit di Antara Gedung Perkantoran Jakarta yang Menjadi Penyelamat Kantong Para Pekerja Ibu Kota

3 Februari 2026
Hidup Cemas di Manggarai Jakarta Selatan karena Tawuran MOJOK.CO
Esai

Merantau di Manggarai Jakarta Selatan Artinya Hidup Sambil Memelihara Ketakutan, Hidup Susah, dan Terancam Tawuran yang Bisa Terjadi Kapan Saja

18 Mei 2025
Cerita Para Sarjana yang Sulit Cari Kerja di Jakarta.MOJOK.CO
Catatan

Cerita Para Sarjana yang Dihajar Kerasnya Jakarta: Ijazah Tak Laku Buat Lamar Kerja Sampai Kerap Ditipu Loker Gadungan

20 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ambisi beli mobil pribadi Toyota Avanza di usia 23 biar disegani. Berujung sumpek sendiri karena tetangga di desa cuma bisa iri-dengki dan seenaknya sendiri berekspektasi MOJOK.CO

Ambisi Beli Mobil Avanza di Usia 23 Demi Disegani di Desa, Berujung Sumpek karena Ekspektasi dan Tetangga Iri-Dengki

15 Maret 2026
Pendidikan karakter Sunan Ampel di Pesantren Ampeldenta Surabaya melalui halal food dan halal living MOJOK.CO

Rasa Sanga (6): Melalui Halal Food dan Halal Living, Sunan Ampel Membentuk Karakter Generasi Islam Berkualitas

13 Maret 2026
Naik Travel dari Jogja ke Surabaya Penuh Derita, Nyawa Terancam (Unsplash)

Naik Travel dari Jogja ke Surabaya, Niatnya Ingin Tenang Berakhir Penuh Derita dan Nyawa Terancam

13 Maret 2026
Kursi kereta eksekutif dibandingkan kereta ekonomi premium lebih nyaman untuk mudik Lebaran

Saya Tak Sudi Mudik dengan Kereta Ekonomi Premium, Ditipu Embel-embel Mirip Eksekutif padahal Hampir “Mati” Duduk di Kursi Tegak

15 Maret 2026
Sarjana (lulusan S1) susah cari kerja. Sekali kerja di Sidoarjo dapat gaji kecil bahkan dapat THR cuma Rp50 ribu MOJOK.CO

Ironi Sarjana Kerja 15 Jam Perhari Selama 3 Tahun: Gaji Kerdil dan THR Cuma 50 Ribu, Tak Cukup buat Senangkan Ibu

17 Maret 2026
Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan Mojok.co

Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan

15 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.