Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Debat Ratna Sarumpaet dan Luhut Pandjaitan dalam Empat Babak

Redaksi oleh Redaksi
2 Juli 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Menanggapi dihentikannya proses pencarian korban KM Sinar Bangun, Ratna Sarumpaet dan Luhut Pandjaitan berdebat di depan keluarga korban.

Tragedi tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba bulan lalu masih menyisakan duka yang mendalam bagi keluarga korban. Pasalnya, dari 192 orang yang mulanya dilaporkan hilang, hingga kini masih ada 164 korban yang jenazahnya diduga turut tenggelam di kedalaman ratusan meter.

Iklan

Setelah melalui proses pencarian korban yang ditangani langsung oleh Badan SAR Nasional, Kepala SAR Medan yang juga merangkap sebagai Koordinator Tim Pencarian KM Sinar Bangun, Budiawan, menetapkan bahwa per 3 Juli 2018 besok proses ini akan ditutup.

Terasa berat, keputusan ini merupakan hasil diskusi tim SAR, pimpinan daerah setempat, serta seluruh keluarga korban. Meski awalnya menolak dan mengajukan keberatan, keluarga korban menyatakan telah merelakan keputusan ini. Bersama-sama, mereka melaksanakan proses tabur bunga di Danau Toba untuk menghormati jenazah keluarga yang turut menjadi korban.

Tak hanya tabur bunga, monumen bertuliskan nama korban pun juga dipastikan bakal dibangun.

Sebagai perwakilan dari pemerintah yang turut berduka, Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan turut hadir dalam acara tabur bunga yang penuh haru. Namun, yang menjadi sorotan warga justru terjadi saat Luhut tengah diberi waktu untuk berbicara. Ada apa?

Dilansir dari Detik.com, Luhut tengah memulai sesinya berbicara dengan menyampaikan perasaan duka dari Presiden Jokowi ketika Ratna Sarumpaet, sang aktivis perempuan, datang secara tiba-tiba ke dalam Posko Badan SAR Nasional.

Di sinilah ‘drama’ perdebatan yang mengejutkan benar-benar terjadi antara Luhut Pandjaitan dan Ratna Sarumpaet. Saking dramatisnya, perdebatan ini seakan berlangsung dalam empat babak sederhana di lokasi dan waktu bersamaan.

Babak pertama dimulai dengan kemunculan mendadak Ratna yang menyebut dirinya sebagai perwakilan pihak keluarga dan menentang keras rencana penghentian pencarian jenazah korban KM Sinar Bangun.

“Tidak perlu diwakilkan, saya bicara sama mereka langsung. Tidak perlu Ibu wakilkan,” sanggah Luhut pada Ratna Sarumpaet.

Teguran Luhut ternyata tidaklah mempan. Perdebatan berlangsung ke babak kedua.

Kala itu, Ratna terus berusaha bersuara dan meminta pencarian korban terus dilanjutkan.  Menurut Ratna Sarumpaet, masalah ini merupakan “persoalan kemanusiaan”—yang diucapkannya dengan nada meninggi.

Pernyataan Ratna disambut riuh dari warga yang hadir. Babak ketiga lantas muncul, ditandai dengan berdirinya seorang keluarga korban di antara Ratna dan Luhut. Dengan tegas, wanita ini langsung bicara kepada Ratna. Dikutip dari Viva.co.id, beginilah isi pernyataan wanita tersebut:

“Ibu, saya lebih paham Danau Toba. Jangan disalahkan pemerintahan, masyarakat juga salah. Adat, adat, Bu. Jangan salahkan pemerintah. Masyarakat juga ada salahnya, tidak membersihkan.”

Iklan

Sebagai balasan panas, Ratna melemparkan satu pernyataan tegas, “Kamu jangan mau dibayar.”

Terkejut, wanita keluarga korban ini menolak dirinya dianggap dibayar. Suasana kian panas tatkala ia melawan dan bicara, “Saya juga dari masyarakat, Bu. Saya tidak ada dibayar. Ini pesan dari leluhur!”

Seakan tak puas hadir dalam tiga babak yang berlangsung riuh—padahal suasana yang tercipta mulanya haru dan sunyi—Ratna Sarumpaet masuk ke babak keempat sembari menegaskan, “Ini saya cuma perlu ngomong sama Pak Luhut!”

Debat tak terduga ini ditutup dengan penyataan tegas Luhut yang memastikan dirinya akan bicara dengan Ratna setelah acara berlangsung. Dari rekaman audio yang beredar mengenai debat ini, Luhut disebutkan berkata, “Kamu bukan prioritas saya pertama. Prioritas saya rakyat ini. Kau boleh ngomong sama orang lain macam-macam. Jangan sama saya! Ngerti kau!”

Karena suasana kian memanas, Ratna Sarumpaet terpaksa diusir keluar posko setelah dengan suksesnya membuat keluarga korban menangis.

Ratna mengaku dirinya datang atas nama Ratna Sarumpaet Crisis Center dan bermaksud mengkritik keputusan pemerintah yang menghentikan pencarian korban. Menurutnya, proses ini harus dilanjutkan karena baru berlangsung selama dua minggu.

Sementara itu, tim SAR sendiri menegaskan bahwa penghentian upaya pencarian ini tidak berarti bahwa tim SAR akan berhenti bekerja. Pemantauan akan terus dijalankan seluruh tim, sembari melakukan pengawasan untuk mengantisipasi ditemukannya korban sewaktu-waktu. (A/K)

Terakhir diperbarui pada 2 Juli 2018 oleh

Tags: Basarnasdanau tobaKM Sinar BangunLuhut Binsar Pandjaitanratna sarumpaettim SAR
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Pulau Jawa Lebih Aman dan Nyaman Ketimbang Sumatera Utara MOJOK.CO
Esai

PUNGLI: Sisi Gelap Sumatera Utara yang Membuat Saya Lebih Nyaman Wisata ke Pulau Jawa

4 September 2023
surya paloh luhut mojok.co
Kotak Suara

Surya Paloh Temui Luhut, Pertanda Hubungannya dengan Jokowi Kian Renggang?

8 Mei 2023
ratna sarumpaet
Kotak Suara

Lama Tak Terdengar, Ratna Sarumpaet Luncurkan Buku dan Bongkar Liarnya Dunia Politik

19 Februari 2023
Ini Bukan Tentang Twitter, Ini Tentang Muka Bantal Elon Musk! MOJOK.CO
Konter

Ini Bukan Tentang Twitter, Ini Tentang Muka Bantal Elon Musk!

27 April 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

AUBMO Selamatkan Hidup Mahasiswa penerima KIP-K di Unair. MOJOK.CO

Di Balik Skandal Korupsi Rp103 Juta, AUBMO Menyelamatkan Hidup Mahasiswa Penerima Beasiswa yang Merantau

23 Juni 2026
Wisata air Rawa Pening, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah akan dikembangkan. Ada investasi dari Cilacap hingga Jepang MOJOK.CO

Rawa Pening Kabupaten Semarang bakal Jadi Wisata Unggulan Jateng, Tawarkan Rumah Makan Apung-Keramba

25 Juni 2026
Nasib desainer grafis di desa kabupaten: jasa desain logi dianggap gratisan, pindah Jakarta kaget ternyata cuannya menjanjikan MOJOK.CO

Jasa Desain Logo di Desa Kabupaten Dianggap Sepele hingga Jadi Gratisan, Pindah Jakarta Kaget 1 Logo Cuannya Menjanjikan

23 Juni 2026
Mahasiswa Unair kuliah di Polandia, Eropa dengan beasiswa pertukaran pelajar dari Erasmus. MOJOK.CO

Jalan-jalan ke 6 Negara di Eropa dengan Beasiswa Erasmus, Mahasiswa Unair Ini Dapat Pembelajaran Berharga dari Sekadar Belajar Musik

24 Juni 2026
PNS di desa.MOJOK.CO

Jadi PNS di Desa Memang Hidup Makmur, tapi Bikin Tak Berkembang karena Budayanya Toksik dan Membosankan

22 Juni 2026
Kudus, Magis Kaki Kanan yang Mengirim Tangis bagi Srikandi Kota Pahlawan.MOJOK.CO

Magis Kaki Kanan yang Mengirim Tangis bagi Srikandi Kota Pahlawan 

27 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.