Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Jangan Remehkan Supra X 125 Lawas, Usianya Boleh 16 Tahun, tapi Masih Kuat Diajak Mudik Bali-Semarang

Kenia Intan oleh Kenia Intan
25 Februari 2026
A A
Jangan Remehkan Supra X 125, Usianya Boleh 16 Tahun, tapi Masih Kuat Diajak Mudik Bali-Semarang Mojok.co

Jangan Remehkan Supra X 125, Usianya Boleh 16 Tahun, tapi Masih Kuat Diajak Mudik Bali-Semarang (wikipedia.org)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Di tengah musim hujan yang tidak henti mengguyur Jogja, saya dapat kiriman video meme dari seorang teman. Video itu merakam pengendara Supra X 125 yang membelah jalanan yang tergenang air setinggi foot step motor. Terlihat hanya pengendara itu yang berani melaju di tengah banjir. Kendaraan lain terekam menyaksikan kejadian itu dari pinggir. 

Video meme itu jelas mengundang respon dari banyak netizen. Mulai dari mengomentari alas kaki pengendara yang beda sebelah hingga membanggakan kualitas Supra. Teman saya, sebagai pengguna Supra X 125 sejak 16 tahun lalu jelas masuk jenis netizen yang bangga. Berkali-kali dia menyebut “Supra Bapak” dengan bangga. Sebutan di kalangan pencinta otomotif untuk menyebut motor Supra yang bakoh. 

Baca juga 5 Motor Honda yang Sebaiknya Tidak Diproduksi dan Tidak Pernah Ada, Kepikiran pun Harusnya Tidak.

Tidak kapok memilih Supra X 125 jadi kendaraan pribadi

Teman saya tidak pernah menyesal sudah membeli Supra X 125. Kondisi motornya sekarang memang sudah tidak prima seperti dahulu, catnya mulai pudar dan suspensi mulai keras. Namun, semua keluhan itu masih sangat wajar mengingat usia motornya yang sudah mencapai dua digit.

Ada lebih banyak keunggulan Supra X 125 yang bisa diceritakan daripada cat dan suspensi kaku dimakan usia. Salah satu yang paling terasa adalah bahan bakarnya yang irit. Bayangkan saja, untuk mobilitas sehari-hari rumah ke kantor yang berjarak 10 km pulang pergi, dia hanya menghabiskan duit Rp40.000 untuk bensin. Irit kan? 

Belum lagi perawatannya yang gampang dan nggak mahal. Masih banyak tukang bengkel yang paham memperbaiki motor ini. Selain itu, sparepart-nya juga masih mudah didapat sehingga harganya nggak melambung di pasaran. 

Ada satu momentum lagi yang membuat kawan saya ini begitu bangga dan nggak nyesel sudah membeli Supra X 125 belasan tahun lalu. Dia pernah mudik Bali-Semarang tanpa halangan yang berarti. Benar-benar motor bandel yang pantas dijuluki “Supra Bapak”. 

“Supra bapak” menemani perjalanan Bali-Semarang 

Sudah banyak pengalaman yang teman saya lalui bersama Supra X 125. Ya bagaimana ya, motor ini menemaninya sejak SMA, kuliah, hingga bekerja. Namun, satu hal yang tidak pernah akan dilupa adalah perjalanan mudik dari Bali ke Semarang.

Perjalanan ini dia lakukan pada 2022 lalu. Dia menempuh Bali Semarang sejauh sekitar 630 km sendiri. Perjalanan dimulai pukul 04.00 WITA dari Canggu. Selama perjalanan dia hanya berhenti untuk makan dan isi bensin. Selebihnya, motor Supra dia pacu terus menerus di kecepatan sekitar 80-100 km per jam. Bahkan, teman saya pamer motornya sempat  mengimbangi kecepatan motor Megapro yang gagah itu. 

Tidak ada kendala berarti selama perjalanan. Ketika hujan deras menerpa, motor Supra X tetap melaju dengan mantap di jalanan. Bahkan, ketika melewati genangan air setinggi  foot step di Jombang sebelum masuk Probolinggo, “Supra bapak” terus melaju. Persis seperti video meme di atas, banjir semata kaki tidak menghalangi motor ini untuk mengaspal di jalanan. 

Perjalanan relatif lancar. Hanya ada sedikit kendala ketika ban dalam motornya bocor. Untung saja, pada waktu itu dia sedang berada di daerah pemukiman sehingga mudah menemukan bengkel. Selain itu, dia sempat berhenti sebentar untuk membenarkan rantai yang kendor. 

Baca juga Arogansi Plat Nomor B Terjadi Lagi di Jogja, Kali Ini Nekat Membuka Separator yang Sudah Ditutup Polisi karena Malas kena Macet.

Diiringi persiapan yang matang

Supra X 125 memang motor yang bakoh. Bahkan, menurut teman saya, motor ini salah satu motor terbaik yang pernah dirilis Honda. Itu mengapa, walau sudah berusia belas tahun, motor ini kuat diajak perjalanan sejauh ratusan kilometer. 

Akan tetapi, teman saya menekankan satu hal. Di balik performa Supra Bapak yang nggak kaleng-kaleng itu ada persiapan yang matang. Sebelum diajak berkendara Bali-Semarang, teman saya memastikan kondisi motornya benar-benar dalam keadaan prima. Dia cek semuanya di bengkel, mulai dari kelistrikan, oli, hingga tekanan udara dalam ban. 

Iklan

Selain persiapan sebelum perjalanan jauh, Supra X miliknya memang dirawat dengan telaten. Teman saya tidak pernah absen servis rutin. Dia juga langsung memastikan ke bengkel kalau ada yang dirasakan janggal dengan kendaraannya. 

Begitulah pengalamannya bersama Supra X 125. Dengan nada bercanda dia meminjam quote dari film Sore: Istri dari Masa Depan, “Kalau aku harus mengulang kehidupan seribu kali pun, aku akan memilih Supra X 125.” Bahkan, saking berharga pengalaman bersama “Supra bapak”, dia berniat tidak akan menjual motor ini. Sekalipun besok rusak dan tidak bisa dikendarai, dia tetap akan menyimpannya. 

Penulis: Kenia Intan
Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Pengalaman Saya Menyiksa Honda Beat di Perjalanan dari Jogja Menuju Solo lalu Balik Lagi Berakhir kena Instant Karma dan catatan menarik lainnya di rubrik POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 24 Februari 2026 oleh

Tags: hondaHonda SupraMotor HondaSuprasupra xsupra x 125
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Honda Scoopy, Motor Busuk yang Bikin Konsumen Setia Kecewa (Wikimedia Commons)
Pojokan

Honda Scoopy yang Katanya Motor Busuk tapi Laris karena Modal Tampang Bikin Konsumen Setia Honda Merasa Sangat Kecewa

25 Februari 2026
Honda Supra X 125
Sehari-hari

Maunya Motor Matic, tapi Terpaksa Pakai Supra buat Kuliah di Fakultas “Elite” di UGM demi Menyenangkan Ayah

24 Februari 2026
Bertahun-tahun Jadi User Motor Matic, Memilih Beralih ke Honda Revo yang Nggak “Good Looking” demi Selamatkan Dompet dan Nyawa MOJOK.CO
Sehari-hari

Bertahun-tahun Jadi User Motor Matic, Memilih Beralih ke Honda Revo yang Nggak “Good Looking” demi Selamatkan Dompet dan Nyawa

24 Februari 2026
Honda Scoopy, Bukti Perempuan Beli Motor Berdasarkan Warna Lipstik MOJOK.CO
Otomojok

Honda Scoopy Adalah Bukti Bahwa Perempuan Memilih Motor Berdasarkan Kode Warna Lipstik, Bukan Berdasarkan Kemampuan Mesin

27 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

mie ayam Surabaya. MOJOK.CO

Mie Ayam Surabaya Buatan Pak Man, Tempat Saya “Berobat” setelah Lelah di Perantauan meski Pedagangnya Pendiam

20 Februari 2026
Jangan Remehkan Supra X 125, Usianya Boleh 16 Tahun, tapi Masih Kuat Diajak Mudik Bali-Semarang Mojok.co

Jangan Remehkan Supra X 125 Lawas, Usianya Boleh 16 Tahun, tapi Masih Kuat Diajak Mudik Bali-Semarang

25 Februari 2026
kerja di jepang, merantau.MOJOK.CO

Ironi Kerja di Jepang: Banting Tulang Hingga 5 Kali Lebaran Tak Pulang, tapi Setelah Sukses Hasilnya Tak Bisa Dinikmati

23 Februari 2026
Destinasi Baru Wisata Jogja: Dari Klitih hingga Perang Sarung, Harusnya Masuk Wonderful Indonesia MOJOK.CO

Destinasi Baru Wisata Jogja: Dari Klitih hingga Perang Sarung, Harusnya Masuk Wonderful Indonesia

23 Februari 2026
Kuliah online di universitas terbuka: meski tak ngampus tapi dirancang serius untuk mudahkan mahasiswa, meski diserang hacker MOJOK.CO

Kuliah Online di Universitas Terbuka (UT): Meski Tak Ngampus tapi Tak Asal-asalan, Sering Diserang Hacker tapi Tak Mempan

23 Februari 2026
PGPAUD, Guru PAUD.MOJOK.CO

Nekat Kuliah di Jurusan PGPAUD UNY demi Wujudkan Mimpi Ibu, Setelah Lulus Harus ‘Kubur Mimpi’ karena Prospek Kerja Suram

19 Februari 2026

Video Terbaru

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026
Rendra Agusta: Membaca Politik Indonesia dari Manuskrip Jawa Kuno

Rendra Agusta: Membaca Politik Indonesia dari Manuskrip Jawa Kuno

19 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.