“Supra bapak” menemani perjalanan Bali-Semarang
Sudah banyak pengalaman yang teman saya lalui bersama Supra X 125. Ya bagaimana ya, motor ini menemaninya sejak SMA, kuliah, hingga bekerja. Namun, satu hal yang tidak pernah akan dilupa adalah perjalanan mudik dari Bali ke Semarang.
Perjalanan ini dia lakukan pada 2022 lalu. Dia menempuh Bali Semarang sejauh sekitar 630 km sendiri. Perjalanan dimulai pukul 04.00 WITA dari Canggu. Selama perjalanan dia hanya berhenti untuk makan dan isi bensin. Selebihnya, motor Supra dia pacu terus menerus di kecepatan sekitar 80-100 km per jam. Bahkan, teman saya pamer motornya sempat mengimbangi kecepatan motor Megapro yang gagah itu.
Tidak ada kendala berarti selama perjalanan. Ketika hujan deras menerpa, motor Supra X tetap melaju dengan mantap di jalanan. Bahkan, ketika melewati genangan air setinggi foot step di Jombang sebelum masuk Probolinggo, “Supra bapak” terus melaju. Persis seperti video meme di atas, banjir semata kaki tidak menghalangi motor ini untuk mengaspal di jalanan.
Perjalanan relatif lancar. Hanya ada sedikit kendala ketika ban dalam motornya bocor. Untung saja, pada waktu itu dia sedang berada di daerah pemukiman sehingga mudah menemukan bengkel. Selain itu, dia sempat berhenti sebentar untuk membenarkan rantai yang kendor.
Diiringi persiapan yang matang
Supra X 125 memang motor yang bakoh. Bahkan, menurut teman saya, motor ini salah satu motor terbaik yang pernah dirilis Honda. Itu mengapa, walau sudah berusia belas tahun, motor ini kuat diajak perjalanan sejauh ratusan kilometer.
Akan tetapi, teman saya menekankan satu hal. Di balik performa Supra Bapak yang nggak kaleng-kaleng itu ada persiapan yang matang. Sebelum diajak berkendara Bali-Semarang, teman saya memastikan kondisi motornya benar-benar dalam keadaan prima. Dia cek semuanya di bengkel, mulai dari kelistrikan, oli, hingga tekanan udara dalam ban.
Selain persiapan sebelum perjalanan jauh, Supra X miliknya memang dirawat dengan telaten. Teman saya tidak pernah absen servis rutin. Dia juga langsung memastikan ke bengkel kalau ada yang dirasakan janggal dengan kendaraannya.
Begitulah pengalamannya bersama Supra X 125. Dengan nada bercanda dia meminjam quote dari film Sore: Istri dari Masa Depan, “Kalau aku harus mengulang kehidupan seribu kali pun, aku akan memilih Supra X 125.” Bahkan, saking berharga pengalaman bersama “Supra bapak”, dia berniat tidak akan menjual motor ini. Sekalipun besok rusak dan tidak bisa dikendarai, dia tetap akan menyimpannya.
Penulis: Kenia Intan
Editor: Yamadipati Seno
BACA JUGA Pengalaman Saya Menyiksa Honda Beat di Perjalanan dari Jogja Menuju Solo lalu Balik Lagi Berakhir kena Instant Karma dan catatan menarik lainnya di rubrik POJOKAN.














