Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Pelaku Penipuan Bermodus ‘Anak Kecelakaan’ Dikerjai Polisi saat Konferensi Pers

Prima Sulistya oleh Prima Sulistya
26 Juli 2019
A A
karaoke
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Sambil menahan tawa, pak polisinya nyuruh si pelaku memeragakan caranya melakukan penipuan. Wartawannya ngakak semua.

Sesi penuh tawa itu terjadi dalam konferensi pers yang digelar di Polda Metro Jaya DKI Jakarta, Jumat (19/7). Tiga tersangka, yang sering melakukan penipuan lewat telepon bermodus mengabari orang tua bahwa anak mereka kecelakaan, dijejerkan oleh pak polisi di hadapan wartawan.

Ketiganya ditangkap beberapa waktu lalu setelah polisi menerima dua laporan. Kejahatan dilakukan pelaku dengan cara menelepon orang tua yang anaknya masih bersekolah, kemudian mengabarkan bahwa anak mereka mengalami kecelakaan.

Menurut paparan polisi, nomor telepon orang tua dan data siswa pelaku peroleh dengan cara menelepon sekolah. Mereka mengaku sebagai orang dari dinas pendidikan dan kemudian meminta data-data siswa.

Salah seorang tersangka berinisial M kemudian yang menjadi aktor teaternya. Ia menelepon korban, mula-mula mengaku sebagai guru dari anak korban dan mengatakan korban perlu menransfer sejumlah uang agar anaknya segera ditangani.

M kemudian memberi nomor “dokter” yang merawat anak korban agar transaksi dilakukan langsung kepada dokter. Dan yang menjadi dokter tidak lain adalah M sendiri. Memanfaatkan psikologi korban yang panik karena kabar mengejutkan, tiga pelaku ini bisa memanen uang belasan hingga puluhan juta seminggu.

Di konferensi pers itu, kelihaian M berakting lah yang jadi sasaran polisi. “M itu sebagai kapten yang bisa berperan sebagai macam-macam. Dia bisa jadi apa aja... Jadi guru, kemudian dokter, kemudian pihak apotek, itu peran dia,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Argo Yuwono, dikutip dari Detik.

Nggak cuma itu. M juga bisa menirukan suara laki-laki maupun perempuan. Nah, ini yang mau dipamerkan sama Pak Polisi Argo. Dari cara Argo menahan tawa di video itu, bahkan bibirnya udah gemetar sebelum menyuruh M memeragakan tiruan suara wanita, saya yakin acara konferensi pers ini ada gladi resiknya.

Kejahatan penipuan, terutama lewat telepon, sering banget jadi ajang ngerjain balik. Bahkan di video ini, si pelaku sampai gondok banget karena korbannya nggak kunjung menransfer. Hikmah yang kita bisa ambil dari peristiwa ini, yang namanya kerja, termasuk pekerjaan menipu sekalipun, rupanya harus dijalani dengan penuh kesabaran.

Terakhir diperbarui pada 26 Juli 2019 oleh

Prima Sulistya

Prima Sulistya

Penulis dan penyunting, tinggal di Yogyakarta

Artikel Terkait

S2 Teknik Fisika di Universitas Gadjah Mada (UGM), Djoko. MOJOK.CO
Sekolahan

Usia 68 Tahun Merasa Gaptek dan Tertinggal dari Anak Muda demi Gelar S2, Akhirnya Lulus dengan IPK 3,98 di UGM

22 Mei 2026
Lupakan Punya Rumah, sebab KPR Rumah Akan Jadi Keputusan Terburuk Gara-gara Masa Depan Ekonomi Begitu Buram
Pojokan

Lupakan Punya Rumah, sebab KPR Rumah Akan Jadi Keputusan Terburuk Gara-gara Masa Depan Ekonomi Begitu Buram

22 Mei 2026
Pamer Harta Sudah Ketinggalan Zaman: Tren Terbaru Ibu-Ibu Gang Kampung Adalah Flexing Utang Bank Emok. MOJOK.CO
Esai

Pamer Harta Sudah Ketinggalan Zaman: Tren Terbaru Ibu-Ibu Gang Kampung Adalah Flexing Utang Bank Emok

22 Mei 2026
Duta Besar Belanda. dan Jerman terkesan usai bersepeda menyusuri desa di Prambanan, Klaten MOJOK.CO
Kilas

Bersepeda Susuri Desa di Prambanan Klaten bikin WNA Terkesan Ramahnya Warga Jateng, Sampai Usulkan Kota Ramah Sepeda

21 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pemuda desa 19 tahun lulusan SMK nekat kerja jadi housekeeping di Dubai demi gaji 2 digit karena menyerah dengan rupiah MOJOK.CO

Pemuda Desa 19 Tahun Nekat Kerja di Hotel Dubai: Jaminan Gaji 2 Digit usai Nyerah dengan Rupiah dan 19 Juta Lapangan Kerja

18 Mei 2026
Lewat album "Jalan Kaki" - Hifdzi Khoir ceritakan perjalanan hidup, juga sebagai legacy dari mendiang Gusti Irwan Wibowo MOJOK.CO

Album “Jalan Kaki”: Cara Hifdzi Khoir Bercerita tentang Perjalanan Hidup, Jadi Legacy dari Mendiang Gusti

19 Mei 2026
logika ekonomi orang desa.MOJOK.CO

Logika Ekonomi Orang Desa yang Bisa Menyelamatkan Anak Muda dari Masalah Finansial, Tapi Kerap Terlupakan

20 Mei 2026
In this economy, melarisi pedagang lansia yang lapaknya sepi tidak bikin kita rugi MOJOK.CO

Melarisi Pedagang Lansia Sepi Pembeli meski Tak Selera: Harga Recehan Tak bikin Saya Rugi tapi Bagi Mereka Sangat Berarti

21 Mei 2026
Penjual Makanan Laris Dikit Dituduh Pesugihan, Kebodohan yang Kita Pelihara dan Rayakan

Penjual Makanan Laris Dikit Dituduh Pesugihan, Kebodohan yang Kita Pelihara dan Rayakan

18 Mei 2026
Babi, Anjing, dan Pink Floyd Versi Cadas yang Lahir dalam Wujud Perempuan Bernama Gabriëlle.MOJOK.CO

Babi, Anjing, dan Pink Floyd Versi Cadas yang Lahir dalam Wujud Perempuan Bernama Gabriëlle

20 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.