Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Pasangan yang Masih Menuntut Cewek Harus Bisa Masak, Enaknya Diapain?

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
14 Mei 2020
A A
cewek harus bisa masak pekerjaan domestik pasangan cowok menuntut cewek konco wingiking macak manak masak peran publik gender stereotipe mojok.co

cewek harus bisa masak pekerjaan domestik pasangan cowok menuntut cewek konco wingiking macak manak masak peran publik gender stereotipe mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Perdebatan purba tentang cewek harus bisa masak sebaiknya diakhiri. Selain karena bikin cewek-cewek kesal, spesies cowok bebal begitu memang mending dibiarkan melajang.

Sebelum kalian, cowok-cowok gabut bakal berpikiran, “Halah, paling cewek yang protes suruh masak itu aslinya nggak bisa masak.” Mohon maaf, Bung, saya bisa masak sekaligus bisa masang galon ke dispenser. Tapi saya tetap ilfeel sama cowok yang mengidentikkan kerja dapur sebagai keahlian dasar yang harus dipunyai cewek karena semua ini patut dikompromikan.

Iklan

Pagi ini saya nggak sengaja baca cuitan yang bikin saya kasihan. Masalahnya cuitan ini seolah pengumuman bahwa dia rela dicaci-maki perempuan. Hal dasar begini masak sih harus dijelasin lagi? Yang njelasin capek, yang ndengerin lebih capek.

Cwe jaman sekarang kalo disindir ga bisa masak langsung marah marah dan ngomong “cari istri apa babu” aneh banget si menurut gua.
Gaada hubungannya masak sama babu, emang dasarnya lo aja yang manja maunya di nafkahin tapi gamau nyenengin keluarga.

— mas teguh rastafara uye (@tsantos_o) May 11, 2020

Intinya Mas Teguh Rastafara Uye (cute name, btw) ingin mengatakan ke cewek-cewek kalau mereka nggak seharusnya marah kalau dibilang harus bisa masak. Soal masak nggak ada hubungannya sama babu, iya mas setuju emang nggak ada. Tapi soal minta dinafkahi doang, itu juga nggak seharusnya kamu identikkan sama cewek.

Jadi begini, saya jelaskan pelan-pelan kenapa cewek suka marah kalau dibilang harus bisa masak. Termasuk saya yang padahal bisa masak.

Kerjaan domestik yang diidentikkan sama cewek itu sebenarnya sudah sangat nggak relevan. Kalau nggak tahu kerja domestik, itu lho kerjaan rumah tangga kayak cuci piring, cuci baju, ngepel, masak, ngurus anak. Itu semua pekerjaan domestik ya, Mylov~

Perempuan nggak mutlak harus menguasai semua pekerjaan rumah tangga. Rumah tangga itu kan dibangun oleh 2 orang yang saling mencintai, kenapa pembagian perannya seolah saklek begitu. Cowok juga nggak mutlak harus cari uang yang banyak kok. Peran ini bisa didiskusikan bareng. Kalau ceweknya setuju untuk menangani semua kerjaan domestik ya sok wae atuh. Kalau pun si cewek nggak mampu dan justru lebih jago urusan cari duit, cowok perlu mempertimbangkannya.

Alih-alih pengin dapat pasangan yang bisa masak, mas-mas uye tadi mungkin bakal dijauhi lebih banyak cewek yang berpikir kalau membangun rumah tangga bersamamu dia bakal terkekang, Mz. Disuruh ini itu, didikte kanan-kiri. Aduh pusing.

Dari zaman Kartini cewek sebenarnya sudah protes soal peran mereka yang seolah dianggap cuma konco wingking aja. Kriteria calon istri kebanyakan orang zaman itu cuma 3M; masak, macak, manak. Artinya cewek harus bisa masak, harus bisa dandan, dan harus bisa ngurus anak. Kalau semua laki-laki punya pemikiran begini, kalian nggak akan bisa internetan pakai wi-fi, btw. Karena penemu wifi adalah mbak-mbak yang bernama Hedy Lamarr.

Cewek berhak atas peran publik mereka. Kalau cewek punya passion dan cita-cita, jangan lalu dihentikan dengan keegoisan pasangan yang maunya dilayani dengan masakan dan kerja ranjang lah.

Tuntutan cewek harus bisa masak itu terdengar lucu. Masak adalah keahlian dasar yang harusnya semua manusia juga bisa. Bayangkan kalian tersesat di pulau dan nggak ada ceweknya. Kalian juga harus pintar-pintar mengolah hasil buruan biar jadi barang yang layak dimakan.

Teman saya pernah marah-marah ke adiknya sendiri perkara nyetir mobil. Kata si adik, “Mbak, kamu belajarlah nyetir karena itu emansipasi wanita.”

Teman saya langsung jawab, “Berarti kamu harus latihan masak, dik, karena masak itu sudah nggak identik sama cewek lagi.”

Permintaan sarkastik itu langsung ditolak mentah-mentah sama adiknya yang memang nggak mau belajar masak. Katanya, masak itu kerjaan cewek. Hmmm, semuanya aja cewek yang ngurus, Boy.

Kemunculan cowok-cowok yang dengan santainya bilang cewek harus bisa masak itu sebenarnya jadi PR baru buat kita semua. Akhirnya kita harus menambah lagi syarat pasangan ideal yaitu yang nggak banyak nuntut dan kompromis sama hal-hal domestik.

Buat sista-sista sekalian, besok lagi kalau ada yang ngajak jadian coba deh ditanyain pertanyaan jebakan begini:

“menurutmu, cewek harus bisa masak nggak sih? alasannya kenapa?”

Iklan

Kalau jawabannya kayak mas uye, langsung hempaskan aja. Sambil doakan semoga suatu saat nanti dia disadarkan. Oh iya, twit netizen berikut ini ungkin bisa mewakili banyak cewek di luar sana. Semangat, Beb.

Aku bisa masak dan semua pekerjaan domestik mbabu lainnya mas tapi gacocok sama cowok yg menilai perempuan cuma sebatas urusan masak, nyuci, ngewe dll. Aku yakin masnya jg gamau sama saya kok, saya tahu dan ga menjadi masalah sama sekali. Sehat selalu masnya, ya?

— ? (@AnistiaM) May 13, 2020

BACA JUGA Tipikal Joke ‘Ada yang Menonjol Tapi Bukan Bakat’ Nggak Lucu, Bos! atau artikel lainnya di POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 14 Mei 2020 oleh

Tags: genderpasangan hidupperempuan
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

Sekolah, Saya Hanya Ingin Kuliah, tetapi Crab Mentality di Desa Menganggap Saya Lupa Diri MOJOK.CO

Saya Hanya Ingin Kuliah, tetapi Crab Mentality di Desa Menganggap Saya Lupa Diri

23 Juli 2026
Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan MOJOK.CO

Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan

19 Juli 2026
Di Balik Pintu Toilet Masjid: Tempat Bersuci, tapi Berisiko bagi Perempuan MOJOK.CO

Di Balik Pintu Toilet Masjid: Tempat Bersuci, tapi Berisiko bagi Perempuan

14 Juli 2026
Masalah Orang Dewasa: Dana Darurat, Skincare, dan Kecemasan yang Sama-sama Mahal MOJOK.CO

Masalah Orang Dewasa: Dana Darurat, Skincare, dan Kecemasan yang Sama-sama Mahal

24 Juni 2026
Tempat kerja, Standard Good Looking dan Berpenampilan Menarik yang Diskriminatif dan Merugikan Pekerja Perempuan

Standard Good Looking dan Berpenampilan Menarik yang Diskriminatif dan Merugikan Pekerja Perempuan

3 Juni 2026
pekerja perempuan.MOJOK.CO

Dilema Pekerja Perempuan: Upah Murah “Dilegalkan”, Sementara Biaya Daycare Tak Terjangkau

1 Mei 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Khotbah Bunyi-bunyian Senyawa di Candi Prambanan.MOJOK.CO

Khotbah Bunyi-bunyian Senyawa di Candi Prambanan

26 Agustus 2026
14.900 Kilometer untuk 90 Menit: Kisah Orang Tua di Balik Final Garuda Pertiwi vs Thailand

14.900 Kilometer untuk 90 Menit: Kisah Orang Tua di Balik Final Garuda Pertiwi vs Thailand

25 Agustus 2026
Alfamart dan PGMM beri bantuan seragam ke 7 madrasah di Magelang sebagai wujud kepedulian sosial MOJOK.CO

Alfamart dan PGMM Beri Bantuan Seragam Sekolah di 7 Madrasah Magelang, Jadi Penunjang Semangat dan Kepercayaan Diri Siswa

24 Agustus 2026
Warga Yogyakarta Bisa Perbarui Desil yang Tak Sesuai Data secara Mandiri Lewat Aplikasi. MOJOK.CO

Warga Yogyakarta Bisa Perbarui Desil yang Tak Sesuai Data secara Mandiri Lewat Aplikasi

21 Agustus 2026
Kemiskinan Struktural di Balik Riuh Operasi Pesta Copet.MOJOK.CO

Kemiskinan Struktural di Balik Riuh Operasi Pesta Copet

25 Agustus 2026
ilustrasi - pekerja (Ega Fansuri/Mojok.co)

Pelarian Laki-laki Burnout usai Dihantam Pekerjaan tapi Dipaksa Kuat karena Tuntutan Kepala Keluarga Ideal

20 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.