Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Next Level Panggilan Sayang ala Hadi Pranoto. Nama-nama Hewan Sudah Kuno!

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
4 Agustus 2020
A A
hadi pranoto anji manji obat covid hadi pranoto ditangkap anji ditangkap gelar dokter profesor panggilan sayang nama hewan nama gelar panggilan kesayangan mojok.co

hadi pranoto anji manji obat covid hadi pranoto ditangkap anji ditangkap gelar dokter profesor panggilan sayang nama hewan nama gelar panggilan kesayangan mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Selain membuahkan tips mudah untuk jadi dokter sekaligus profesor, Hadi Pranoto bikin salut karena mempromosikan panggilan sayang ter-edgy 2020.

Kamu mungkin masih mengingat dengan jelas dendangan boneka Susan yang pengin jadi dokter. Liriknya “Aku kepengin pinter biar jadi dokter.” Wow sudah jelas yang bisa jadi dokter memang hanyalah orang-orang pinter. Oleh sebab itu Hadi Pranoto jadi salah satu di antaranya.

Iklan

Kita mengenal sosok keren ini lewat video di channel YouTube Anji Manji. Terima kasih Mas Anji telah menyinari sosok yang bak mutiara di tengah lumpur ini. Kami, netizen sungguh tercerahkan dengan obat covid-19 herbal mantap mania. WHO harusnya menangis, karena terharu menyaksikan kemajuan penemuan ini.

Gelar dokter dan profesor adalah gelar yang bikin jiper banyak orang. Bawaannya langsung takluk kalau mengenal orang macam ini, kelewat greget gitu sih. Saya pengin sih jadi profesor, tapi jalannya masih jauh banget. Saking jauhnya sampai saya rasa hampir mustahil. Tapi berkat kehadiran Lord Hadi Pranoto ft Anji Manji saya jadi tahu bahwa jika kamu disayang orang, kamu bisa jadi dokter dan profesor.

“Saya tak pernah declare diri saya seorang dokter atau seorang profesor. Itu kan panggilan kesayangan teman-teman saya karena merasa bangga ada anak bangsa, orang kecil, bisa menemukan suatu herbal yang bermanfaat untuk pengobatan Covid-19.” Sabda Lord Hadi Pranoto dikutip dari Jawa Pos.

Mulai hari ini, rakyat Indonesia harus berbahagia karena srawung dan circle pertemanan yang sehat bisa menjadi sebuah elevator yang membawa kita naik kelas. Nggak perlulah sekolah dokter mahal-mahal apalagi sampai jadi profesor. Bikin skripsi aja mager-mageran begitu kok mau-maunya bikin disertasi dua kali. Contohlah Lord Hadi Pranoto yang panggilan sayangnya aja udah berilmu banget.

Setidaknya Hadi Pranoto lebih keren daripada selebtwit yang mencantumkan gelar dokter di nama akunnya, suatu saat mereka bikin blunder, gelarnya juga ikut kena cemooh. Hadi Pranoto nggak pernah menyematkan gelar dokter dan profesor secara sengaja, tapi disematkan sama teman-teman saking sayangnya mereka terhadap anak bangsa yang peduli. Ingat ya, beliau nggak pernah declare. Walau di videonya Anji tersemat gelar profesor, pokoknya itu Anji yang declare.

Sementara ngasih tips seputar dapat gelar dokter dan profesor tanpa melalui koas yang menyita banyak waktu dan tenaga, Hadi Pranoto juga bikin panggilan sayang naik level. Saya mau say hi sama temen-temen yang masih manggil pacarnya pake nama-nama hewan. Halo, kalian kuno!

Apaan sih, masih manggil pacarnya modelan, “Hai, Pandaku udah mamam belom?” Cih.

Ada lagi yang bermaksud sok asik tapi ingin tetap mengesankan imut. “Nyet, aku kangen banget deh sama Monyetku sayang, uwh!” Nggilani.

Kalau Hadi Pranoto tahu panggilan sayangmu masih pakai nama hewan, dia mungkin akan bilang, “Yeuu guenya udah basah lu pade baru nyebur!” Next level panggilan sayang itu pakai nama-nama gelar. Coba deh praktikkan segera. Niscaya kehidupan yang-yanganmu lebih berwarna.

“Met pagi, Ph.D cintaku. Gi aps nih?”
“Iya, nanti malam minggu kita jalan ya, Doktor Honoris Causa-ku yang cantiiik…”
“Met malem, Alm.”

Panggilan sayang pakai nama-nama gelar juga bisa diterapkan untuk hal-hal yang sifatnya profesi. Makin ngeri makin romantis pokoknya. Setidaknya ini sudah dipraktikkan sama kawan kami Mas Dafi yang menyimpan kontak istrinya dengan nama “Kapolda Ngaglik”. Salut banget, Mas. Saya jadi pengin mengubah kontak bapak saya jadi “Sekjen PBB” biar Antonio Guterres punya saingan.

Tinggalkan teman-temanmu yang biasanya cuma bisa panggil, “Bor”, “Ndut”, sampai “Bogel”. Mereka itu nggak sayang, woy. Kalau mereka sayang kamu bakal dipanggil secara terhormat minimal dokter atau profesor gitu kayak Hadi Pranoto. Teman yang baik itu lebih berharga dari lembaga pendidikan manapun, merekalah yang akan kasih gelar dalam kehidupanmu, mereka yang bisa menilai aslinya kamu dengan apa adanya tanpa menuntut sepeser pun. Kecuali kalau mereka lagi bokek dan mendadak pengin pisang goreng.

Terima kasih, Lord Hadi Pranoto. Berkatmu kami banyak belajar. Belajar untuk mengenang lagunya Susan dan Ria Enes, belajar untuk nggak usah sekolah tinggi-tinggi, dan belajar menemukan panggilan sayang yang lebih gaul. All hail, Lord~

Iklan

BACA JUGA Mewakili Kegeraman Netizen, Saya Sarankan Mas Anji dan Influencer Misleading Lain Rehat Aja atau artikel lainnya di POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 4 Agustus 2020 oleh

Tags: anji drivehadi pranotopandemi corona
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

ilustrasi Apa yang Tidak Boleh dan Boleh Dilakukan Saat Penerapan PPKM Darurat 3-20 Juli 2021 mojok.co
Kilas

Apa yang Tidak Boleh dan Boleh Dilakukan Saat Penerapan PPKM Darurat 3-20 Juli 2021

1 Juli 2021
Prediksi Corona Berakhir 3 Juni Memang Lebih Mirip Ramalan Zodiak mojok.co
Kilas

Prediksi Corona Berakhir 3 Juni Memang Lebih Mirip Ramalan Zodiak

3 Juni 2021
ilustrasi Bams SamSons dan Vokalis Legend Lain yang Perlu Ngeband Lagi ketimbang Larut dalam Drama Kehidupan mojok.co
Kilas

Bams SamSons dan Vokalis Legend Lain yang Perlu Ngeband Lagi ketimbang Larut dalam Drama Kehidupan

9 April 2021
Pojokan

Ariel Noah dalam 4 Golongan Manusia versi Imam Al-Ghazali

26 Februari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Satu Dekade Land of Leisures: Merawat Standar Kurasi dan Meneteskan Rezeki hingga Akar Rumput

Satu Dekade Land of Leisures: Merawat Standar Kurasi dan Meneteskan Rezeki hingga Akar Rumput

30 Juni 2026
MLSC, Yogyakarta.MOJOK.CO

Redemsi Yogyakarta All Stars, Menolak Pulang Lebih Awal

26 Juni 2026
Derita memelihara dan menyayangi kucing sepenuh hati di desa. Anabul dianggap hewan goblok MOJOK.CO

Sulitnya Memelihara dan Menyayangi Kucing di Desa: Dianggap Aneh dan Nggak Guna, Anabul Hadapi Hinaan dan Racun Tetangga

24 Juni 2026
Transisi salon dari sistem pencatatan buku kucel ke aplikasi praktis MOJOK.CO

Generasi Baru Aplikasi Salon: Penunjang Salon UMKM dengan Harga Masuk Akal, Sistem Mudah, dan Berkesan bagi Pelanggan

30 Juni 2026
Naik BYD Menyusuri Jalanan Jakarta Bikin Saya Jadi Kampungan MOJOK.CO

Pengalaman Menahan Rasa Penasaran di Dalam Kabin Mewah BYD demi Tidak Terlihat Kampungan ketika Menyusuri Jalanan Jakarta

30 Juni 2026
Kudus, Magis Kaki Kanan yang Mengirim Tangis bagi Srikandi Kota Pahlawan.MOJOK.CO

Magis Kaki Kanan yang Mengirim Tangis bagi Srikandi Kota Pahlawan 

27 Juni 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.