Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Makanan Pendamping Donat Indomie Ala Indonesia

Redaksi oleh Redaksi
27 Mei 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Donat Indomie hadir sebagai kuliner kekinian dengan bahan dasar Indomie yang Indonesia-banget. Maka, bersiaplah menemukan kebiasaan makan orang Indonesia pada jenis makanan yang satu ini.

Sebagai salah satu aset kekayaan Indonesia, Indomie telah menjaring banyak cinta dari para konsumennya. Bahkan, bukan cuma di Indonesia, Indomie sukses pula berjaya hingga luar negeri, termasuk di Nigeria, Jepang, dan Australia. Negara yang terakhir disebut belakangan ini malah baru membuat heboh: di sana, Indomie diolah menjadi donat~

Ya, sebuah kafe di Australia, Donut Papi, telah bekerja sama dengan Indomie Australia dan menciptakan menu donat berbahan Indomie yang diberi nama May-Goreng. Namun demikian, meski Donut Papi disebut sebagai pioneer donat Indomie, sebuah kafe di Indonesia bernama TOT.Aw ternyata telah terlebih dahulu memiliki menu ini sejak Februari lalu.

Dalam sekejap, barisan pelestari Indomie tak tinggal diam. Ya masa kita-kita ini harus kalah dengan kafe-kafe tadi dalam hal per-Indomie-an??? Tak pelak, anak-anak gaul pun langsung berbondong-bondong pergi ke Alfamart, beli Indomie, tepung roti, telur, dan berbagai isian pelengkap, demi memproduksi donat ini.

Hampir menyaingi popularitas es kepal milo, donat indomie kini hadir dengan intensitas yang semakin meningkat, khususnya di tab explore Instagram. Banyak orang mulai mencoba membuat menu ini sendiri, mengingat bahan-bahannya yang praktis dan cara membuatnya yang sederhana.

Tapiiii, ingatlah: selalu ada probabilitas yang menghantui donat Indomie dan diprediksi kelak akan terjadi!!!

*jeng jeng jeng*

Karena donat Indomie kini sudah menjamur dibuat oleh orang Indonesia, rasa-rasanya sebentar lagi kita pun akan menyambut makanan yang satu ini ke ‘jurang kebiasaan makan orang Indonesia’. Pada masanya, yakinlah bahwa makanan yang satu ini akan disantap dengan makanan-makanan pendamping berikut ini:

1. Nasi

Seperti es kepal milo, menu donat gurih ini juga menyimpan kemungkinan kalori yang tinggi. Jika satu porsi Indomie goreng plus telur bisa mencapai 420 kalori, bayangkanlah berapa kalori lengkapnya jika kita menambahkan tepung?

Untuk itu, sebagai saran pertama, Mojok menawarkan agar donat Indomie-mu dimakan bersama…

…nasi!!!

Huh, siapa peduli kalori? Indomie dan nasi adalah jodoh yang sejati. Plus, sebagai orang Indonesia, belum makan nasi artinya belum makan besar, sist~

2. Kerupuk

Iklan

Makanan apa pun akan meningkat tingkat kelezatannya hingga 98,635% jika dinikmati bersama dengan klethikan berupa kerupuk. Kalau nggak percaya, coba amati perilaku makan di sekitarmu: kebanyakan dari kita mencintai kerupuk, jauh lebih besar jika dibandingkan dengan kecintaan kita pada tugas kuliah.

Sebagai donat berbahan dasar Indomie yang asli Indonesia, kerupuk tak boleh absen dari ritual makan donat Indomie. Hal ini meningkat urgensinya ketika donat Indomie sudah tidak lagi panas dan kriuk-kriuk—kerupuk-lah yang akan memegang peran tersebut.

Pokoknya, Indomie seleraku, kerupuk separuh jiwaku!

3. Sambal dan Cabe

Bukan cuma saus tomat atau saus cabai dalam botol, donat Indomie kelak akan sejajar kastanya dengan gorengan yang dimasak mendadak. Maka, pendamping ala Indonesia untuk donat Indomie pun, tak lain dan tak bukan, adalah…

…cabe~

Nggak ada cabe? Nggak masalah. Dengan mengadopsi kebiasaan kuliner lokal, donat Indomie mungkin sebentar lagi hadir dengan pilihan dipping sauce yang beragam, seperti sambal terasi, sambal matah, sambal dabu-dabu, dan sambal-sambal lainnya.

Yaaah, sebenernya terserah juga sih mau dimakan bareng makanan pendamping apa. Yang sulit itu cuma satu, yaitu ketika ‘makanan pendamping’ ini dipisah menjaddi dua kata berbeda: makanan dan pendamping.

Artinya, donat Indomie harus disantap bareng makanan (lainnya) dan (seorang) pendamping…

Berat, euy :((((

Terakhir diperbarui pada 27 Mei 2018 oleh

Tags: donat indomiees kepal miloIndonesiakebiasaankerupuk. sambal terasikuliner lokalmakanan kekinian
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Warteg Singapura vs Indonesia: Perbedaan Kualitas Langit-Bumi MOJOK.CO
Esai

Membandingkan Warteg di Singapura, Negara Tersehat di Dunia, dengan Indonesia: Perbedaan Kualitasnya Bagai Langit dan Bumi

22 Desember 2025
kerja sama indonesia prancis.MOJOK.CO
Sosial

Indonesia-Prancis Teken Kerja Sama Perfilman di Candi Borobudur, Angin Segar Industri Sinema Tanah Air

29 Mei 2025
Irfan Afifi: Kalau Tidak Ada Tanda Maju, Mengapa Indonesia Tidak Pilih Mundur Saja?
Video

Irfan Afifi: Kalau Tidak Ada Tanda Maju, Mengapa Indonesia Tidak Pilih Mundur Saja?

26 Maret 2025
bti, petani, tani.MOJOK.CO
Ragam

Rumus “3S-4J-4H” Wajib Dijalankan Pemerintah Kalau Mau Petani di Indonesia Maju

28 Januari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

kuliah, kerja, sukses.MOJOK.CO

Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus

7 April 2026
Jogja Bisa Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung MOJOK.CO

Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 

8 April 2026
Susahnya cari kerja sebagai fresh graduate Unair. MOJOK.CO

Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak

7 April 2026
Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah.MOJOK.CO

Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah

5 April 2026
Aksi topeng ayam di Fore Coffee Jogja. MOJOK.CO

Di Balik Aksi Topeng Ayam Depan Fore Coffee Jogja: Menagih Janji Hak Ayam Petelur untuk Meraih Kebebasan

2 April 2026
Mio M3: Motor Yamaha Paling Menderita dan Dianggap Murahan MOJOK.CO

10 Tahun yang Indah Bersama Mio M3: Motor Yamaha yang Dianggap Murahan, Diremehkan Orang, dan Katanya Bikin Orang Menyesal

7 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.