Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Lukisan Pemandangan SBY Lebih Berbunyi daripada Seruling Amien Rais: Sebuah Tips Pensiun dengan Gaya

SBY dan Amien Rais, politisi rasa seniman.

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
24 Oktober 2021
A A
ilustrasi Lukisan Pemandangan SBY Lebih Berbunyi daripada Seruling Amien Rais: Sebuah Tips Pensiun dengan Gaya mojok.co
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kita perlu bangga saat politisi, atau mantan politisi, mulai menunjukkan bakat mereka di bidang seni. Pak SBY dengan lukisan pemandangan, Pak Amien Rais dengan serulingnya. Indahnya hidup.

Memang sudah seharusnya orang-orang usia produktif memikirkan, minimal berandai-andai soal masa pensiun. Enak kali ya kalau masa tua dihabiskan sambil ngopi-ngopi dan baca koran. Mungkin lebih enak lagi kalau masa pensiun kita dihabiskan kayak SBY yang bisa melukis pemandangan dengan gaya. Melepaskan diri dari hiruk-pikuk politik dan mengarahkan energi sepenuhnya pada seni. Setidaknya ini yang belakangan dipikirkan netizen setelah ramai unggahan lukisan SBY.

SBY dan Amien Rais adalah politisi yang bertarung pada angkatan yang sama. Blio berdua ini namanya sudah dikenal sampai pelosok negeri. Amien Rais punya prestasi gemilang, blio pernah menjabat sebagai Ketua MPR pada 1999-2004. Blio juga aktif di dunia politik dari dulu, sekali dua, nyalon juga. Sedangkan pencapaian SBY, ya, tentu saja pencapaian tertinggi yang paling mentok, jadi presiden, jadi orang nomor satu. Sebuah prestasi yang nggak bisa dikalahin siapa pun, kecuali oleh presiden-presiden lain yang menjabat lebih lama. Halo, Pak Hartooo. 

Iya, memang Pak Amien bisa dibilang “kakak kelasnya” SBY karena blio sedikit lebih senior. Tapi, kita tahu bahwa mereka berdua memang sudah memasuki waktu-waktu yang tepat untuk pensiun. Beristirahat dan menikmati masa tua. Rebahan sambil menuai apa yang mereka tabur.

Nggak salah jika saya bilang Amien Rais dan SBY sebagai figur politisi veteran yang mungkin bisa jadi opsi rencana pensiunan anak-anak muda zaman sekarang. Blio berdua juga sama-sama punya ketertarikan dalam dunia seni. Inilah kenapa dalam konteks pensiun, nama SBY bisa disandingkan dengan Amien Rais.

Pertama, SBY. Lukisan pemandangan SBY yang elok bukan sekali saja dipamerkan ke publik lewat media sosial blio. Setelah viral lukisan pemandangan laut, kini blio juga berhasil menyelesaikan pemandangan langit senja.

Baginya, goresan cat di atas kanvas itu bukan sekadar hobi dan aktivitas menghabiskan waktu. Konon, blio sedang mengabadikan kembali hasil jepretan mendiang istri, Ani Yudhoyono dalam sebuah lukisan pemandangan langit senja yang didominasi warna jingga. Duh, romantis banget juga nih. Jadi pengin tahu zodiaknya SBY.

Sosok SBY yang sedang memamerkan lukisan sempat ramai di media sosial. Tidak sedikit media daring yang juga mengulas aktivitas unik SBY tersebut. Melihat sosoknya saja, bikin sebagian netizen turut membayangkan sekaligus merencanakan apa yang bakal mereka lakukan di hari tua nanti. Hmmm, apakah mau kayak SBY?

Kedua, Amien Rais. Meski sudah menginjak usia 77 tahun, Amien Rais sepertinya tidak lelah berkarya. Bukan, Pak Amien bukan bikin lukisan pemandangan juga, blio justru masih aktif di Partai Ummat. Mendekati pensiun, blio tampaknya nggak ingin benar-benar off dan lepas tangan dari dunia politik Indonesia. Ya, kita tahu lah suara blio masih begitu vokal di pemilu sebelumnya. Kita tunggu saja, apakah blio juga bakal lebih getol untuk berpolitik di pemilu selanjutnya? Kalo iya, bakal seru sih.

Sekali waktu, blio juga sempat unjuk kebolehan di bidang seni. Nggak kalah kayak lukisan pemandangan SBY, Pak Amien juga viral berkat seni. Blio pernah unjuk kebolehan main seruling di depan sejumlah wartawan. Apa nggak keren?!

Bahkan, blio nggak sekali itu juga main seruling. Suatu waktu blio pernah diabadikan menyanyikan Mars PAN dengan seruling bambu. Terbukti benar bahwa blio memang menaruh minat yang besar pada alat musik tiup tersebut.

Sayangnya, anak-anak muda kurang tertarik dengan ide menghabiskan masa tua dengan meniup seruling. Selain seruling identik sama ular cobra, mungkin anak muda sekarang lebih suka nge-DJ, main musik elektronik, atau minimal main game Guitar Hero.

Iklan

Makanya, nggak heran kalau lukisan pemandangan SBY justru dianggap lebih “berbunyi” ketimbang seruling Amien Rais. Bukan, bukan karena Pak Amien mainnya nggak bagus, tapi cara orang-orang mengabadikan blio main seruling itu kurang proper. Nggal kayak foto Pak SBY yang dandan ala seniman lukis itu.

Harusnya Amien Rais dandan layaknya seniman betulan juga. Main seruling di studio, kalau perlu dibikinkan video a la cover lagu di YouTube. Diiringi ukulele dan drum box. Meskipun yang dinyanyikan adalah Mars PAN atau lagu-lagu nasional, yakinlah format begini pasti jadi keren.

Lagi pula, anak-anak muda nggak bisa mencontoh Pak Amien karena blio tampak belum benar-benar ingin pensiun. Kadang kala blio masih terjun sebagai orang kehormatan di partai, kadang juga masih mengarahkan suara masyarakat. Jadi, memang nggak bisa menjadikan Amien Rais figur pensiunan karena blio masih aktif. Walau kita semua tahu relasinya dengan para cucu-cucunya itu nggak maen-maen. Anak muda juga banyak yang pengin tetap main sama bocil walau usia sudah senja. Biar tetap awet muda ceritanya.

Sedangkan jika kita ngomongin SBY, blio justru sudah tampak lelah dengan segala hiruk-pikuk partai. Blio juga kayaknya nggak mau utak-atik lagi. Makanya blio memilih sibuk ngulik lukisan pemandangan. Ah, tapi nggak tahu ding, siapa tahu blio masih suka rapat kecil bareng Mas AHY dan Mas Ibas.

BACA JUGA Kisah SBY, AHY, dan Ibas dalam Dragon Ball Universe dan artikel lainnya di POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 23 Oktober 2021 oleh

Tags: Amien Raiskader partaimantan presidenpolitikpolitisisby
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

Gugun El Guyanie : Awalnya Soal Skripsi, Berakhir Membongkar Dinasti
Video

Gugun El Guyanie : Awalnya Soal Skripsi, Berakhir Membongkar Dinasti

28 Oktober 2025
Republik dan Bayang Penjajahan yang Tak Usai
Video

Republik dan Bayang Penjajahan yang Tak Usai

25 Oktober 2025
Kotak Pandora Politik Terbuka: Gus Romy Ungkap Krisis di PPP
Video

Kotak Pandora Politik Terbuka: Gus Romy Ungkap Krisis di PPP

20 Mei 2025
Dwifungsi ABRI dan Ambisi Kuasa di Luar Barak
Video

Dwifungsi ABRI dan Ambisi Kuasa di Luar Barak

10 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gaya hidup pemuda desa bikin tak habis pikir perantau yang merantau di kota. Gaji kecil dihabiskan buat ikuti tren orang kaya. MOJOK.CO

Gaya Hidup Pemuda di Desa bikin Kaget Perantau Kota: Kerja demi Beli iPhone Lalu Resign, Habiskan Uang buat Maksa Sok Kaya

6 April 2026
Ikuti paksaan orang tua kuliah jurusan paling dicari (Teknik Sipil) di sebuah PTN Semarang biar jadi PNS. Lulus malah jadi sopir hingga bikin ibu kecewa MOJOK.CO

Kuliah di Jurusan Paling Dicari di PTN, Setelah Lulus bikin Ortu Kecewa karena Kerja Tak Sesuai Harapan

7 April 2026
Pilih resign dan kerja jadi penulis di desa ketimbang kerja di luar negeri di Singapura

Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman

2 April 2026
Punya rumah besar di desa jadi simbol kaya tapi terasa hampa MOJOK.CO

Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

2 April 2026
perumahan, tinggal di desa, desa mojok.co

Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

8 April 2026
Susahnya cari kerja sebagai fresh graduate Unair. MOJOK.CO

Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak

7 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.