Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Kemenag Bikin Anggaran VPN, DPR Curiga Bakal Dibuat Nonton Bokep. Hadeeeh

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
27 Juni 2020
A A
anggaran VPN kemenag pakai VPN untuk keamanan cara pakai VPN langganan VPN untuk nonton bokep DPR Ihsan nizar netflix telkomsel johny g plate mojok.co

anggaran VPN kemenag pakai VPN untuk keamanan cara pakai VPN langganan VPN untuk nonton bokep DPR Ihsan nizar netflix telkomsel johny g plate mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Agak salut kalau Kemenag bikin anggaran VPN dengan motivasi tertentu. DPR yang tahunya VPN cuma buat noton bokep tolong dikasih tahu.

Dengan kondisi BUMN kita yang hobi blokir situs ini itu, VPN memang penolong. Secara sederhana VPN membantu kawan-kawan berselancar di internet tanpa khawatir sama benteng internet positif yang lebih terasa seperti kekangan ketimbang perlindungan.

Awalnya kabar tentang Kemenag yang bikin anggaran buat pasang VPN memang agak kocak. Keren banget Kemenag sudah sadar pakai VPN berbayar biar tingkat keamanannya maksimal. Di sisi lain saya juga bertanya, ngapain sih kementrian pakai VPN segala?! Awas aja kalau buat akses Reddit.

Kecurigaan memang berbahaya. Andai saya bodo amat dan nggak paham literasi, berita yang seliweran soal Kemenag dan DPR pasti bakal saya lewatkan karena luweh.

Netizen yang saraf refleksnya dibuat khusus untuk nyinyir jelas langsung menuduh yang aneh-aneh pada Kemenag. Wajar sih, pemerintah dan teknologi selama ini kayak dua sisi mata uang yang nggak bisa bertemu. Lha wong YouTube aja mau disensor, ya ngeribetin diri sendiri dong, Bambang.

Ya siapa tahu orang-orang Kemenag memang hobi marathon Park Saeroyi di Netflix. Atau jangan-jangan lagi nungguin series Dark Season 3 tayang ya? Uhuy! Kalau buat nonton bokep nggak lah, masa Kementrian Agama melakukan kegiatan nirfaedah begitu, jangan suuzan kamu, Mylov.

Belakangan Sekjen Kemenag Nizar bikin klarifikasi soal anggaran VPN yang diajukan Kemenag melalui situs resmi Kemenag.

“Sehingga yang menggunakan jalur VPN hanya pemilik VPN, tidak ada yang lain. Ini bagian upaya menghindari adanya pencurian data yang bisa dilakukan bila menggunakan jalur internet umum.” Ujar Nizar.

Gini ya, Mylov. Tolong jangan ke-DPR-DPR-an dan mikir VPN itu cuma buat nonton bokep doang dong. Teknologi VPN apalagi yang berbayar bisa dimanfaatkan buat jaringan intranet privat gitu. Hayoloh yang udah misuh-misuh, dimarahin Pak Nizar lho qmu.

Jadi, demi kerahasiaan data, akses data kantor pake jaringan intranet, untuk akses dari luar kantor itu perlu vpn khusus.

Dengan vpn khusus pegawai bisa masuk jaringan intranet kantor dari manapun tanpa harus ada di kantor.

Stigmanya vpn buat nonton porno doang, yagitu deh

— .— . -.- ..? (@Zekyog) June 26, 2020

Masalahnya sekarang, ada anggota DPR yang mempertanyakan dan terkesan beropini kalau anggaran VPN bakal dipergunakan untuk kegiatan aneh-aneh. Ihsan Yunus sebagai Wakil Ketua Komisi VIII mempertanyakan atas dasar apa anggaran VPN dibuat Kemenag saat rapat kerja di Gedung DPR (26/06).

“VPN ini bisa digunakan untuk yang baik atau tidak? Setahu saya, kalau anak-anak milenial tahu Pak. Kalau mau masuk situs yang diblokir, mohon maaf, kalau mau buka film porno itu pakai VPN.” Ungkap Ihsan.

Yth. Pak Ihsan, ini kan udah 2020 nih. Ramalan kiamat dari Suku Maya juga udah lewat dua kali. Tapi kenapa VPN masih diasosiasikan buat nonton bokep doang? Nuwun sewu lho Pak, saya sebagai anak muda juga nggak mau dibilang cuma buka film porno pas pakai VPN, saya kadang nonton Netflix, buka Reddit, buka Vimeo, dan tentu saja hal-hal menarik lainnya. Eh tapi kalau saya kasih tahu semua nanti masyarakat dilarang pakai VPN lagi bahaya dong.

Saya rasa Kemenag cukup edgy untuk bikin anggaran VPN dengan alasan keamanan. Kadang orang yang baru ngerti VPN emang kagetan, ngertinya cuma trik dan siasat biar stus-situs yang terblokir tetap bisa diakses. Hadeeeh.

Iklan

Mau gimana lagi? Stigma pemerintah yang orang-orangnya gaptek sudah cenderung mengakar. Jangankan DPR, lha wong Pak Johny G. Plate sebagai Menkominfo waktu bicara soal seteru Telkomsel aja masih kurang paham sama konsep film streaming. TVRI yang menampilkan banyak tayangan edukatif dari Netfix aja disarankan suruh menayangkankarya anak bangsa.

Duh, Pak, Sexy Killer juga film karya anak bangsa lho.

BACA JUGA Superman Jokowi dan Sindrom Pahlawan yang Menjangkiti Politikus atau artikel lainnya di POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 27 Juni 2020 oleh

Tags: Anggota DPRkemenagVPN
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

Rugi Buka SPBU di Papua? DPR Bisanya Cuma Omong Kosong MOJOK.CO
Esai

Rugi Buka SPBU di Papua? Kalau DPR Menantang, Korporasi Bisa Menantang Balik karena DPR Cuma Bisa Melempar Retorika

3 Oktober 2025
Ketulusan guru di Sekolah Gajahwong Jogja. MOJOK.CO
Liputan

7 Tahun Mengabdi Jadi Guru di Jogja, Tak Tega Melihat Realita Siswa Putus Sekolah meski Diri Sendiri Tidak Sejahtera

9 September 2025
Ilustrasi tinggal di desa.MOJOK.CO
Ragam

Tanjungrejo Malang Kampung Kumuh Sarang Copet dan Pengemis Sejak 1969, Kini Menjelma Kampung Tenteram Berkat Terapkan 4 Hal

8 Agustus 2024
profil khofifah politisi perempuan
Kotak Suara

Khofifah Diharapkan Jadi Bu Nyai Berakhir Jadi Politisi

21 Februari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Suzuki Satria FU, motor yang pernah bikin penunggangnya merasa paling tampan tapi kini memalukan MOJOK.CO

Suzuki Satria FU: Dulu Motor yang Bikin Tampan dan Idaman Pasangan, Tapi Kini Terasa Jamet dan Memalukan

22 April 2026
Orang Jogja Syok Merantau ke Jakarta karena Nggak Bisa Sarapan Soto Bening yang Enak Mojok.co

Orang Jogja Syok Nggak Bisa Sarapan Soto Bening yang Enak di Jakarta

16 April 2026
iPhone 6 dan 7 lebih diminati gen Z

iPhone Jadul Bangkit Kembali Berkat Gen Z, Kualitas Foto “Tak Sempurna” Malah Dianggap Unggul daripada Keluaran Terbaru

20 April 2026
Ezra, alumnus UGM umur 25 tahun, yang lanjut kuliah S2 dan ikut ekspedisi ke Antartika, nggak peduli quarter-life crisis

Umur 25 Tahun Nggak “Level” dengan Quarter-Life Crisis, Alumnus UGM Kuliah S2 di Australia dan Ekspedisi Ilmiah di Antartika

17 April 2026
Gagal Paham Pejabat Soal Pantura: Tanggul Laut adalah Proyek Berbahaya yang Memboroskan Anggaran MOJOK.CO

Gagal Paham Pejabat Soal Pantura: Tanggul Laut adalah Proyek Berbahaya yang Memboroskan Anggaran

22 April 2026
Derita orang Jember kerja di Jakarta: teralienasi karena dianggap tertinggal MOJOK.CO

Orang Jember Kerja di Jakarta: Mencoba Berbaur tapi “Tersisihkan”, Dianggap Tertinggal dan Tak Tersentuh Pendidikan

16 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.