Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Kasus Kaca Kereta Api Dilempar Batu Adalah Pertanda Orang Indonesia Memang Belum Siap (dan Nggak Pantas) Dapat Hal-hal yang Baik

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
9 Juli 2025
A A
Kasus Kaca Kereta Api Dilempar Batu Adalah Pertanda Orang Indonesia Memang Belum Siap (dan Nggak Pantas) Dapat Hal-hal yang Baik

Kasus Kaca Kereta Api Dilempar Batu Adalah Pertanda Orang Indonesia Memang Belum Siap (dan Nggak Pantas) Dapat Hal-hal yang Baik

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kasus kaca kereta api dilempar batu yang belakangan viral membuat saya murka dan bertanya-tanya: apa yang salah dengan kalian?

Kereta, bagi saya adalah moda transportasi paling aman dan nyaman. Saya pun memutuskan jika harus bepergian ke luar kota bersama keluarga, kereta adalah moda yang pasti akan saya tunggangi. Tapi rasanya tak lucu jika besok-besok saya harus takut ada batu masuk dari kaca tempat saya bersandar di gerbong. Lebih menakutkan lagi jika ternyata batu tersebut memecahkan kaca di tempat putri saya duduk.

Iklan

Bayangkan, kalian menikmati tidur nyenyak di gerbong eksekutif yang empuk, dibuai oleh white noise dari gesekan roda dengan rel, plus semburat angin dari AC memelukmu lembut, tiba-tiba kedamaian tersebut remuk oleh batu yang dilempar oleh manusia brengsek dengan otak sebesar kaca polong.

Bayangkan.

Saya pernah bodoh, tapi kereta api dilempar batu? That’s next level of stupidity

Saya pernah muda. Saya melakukan banyak hal bodoh, tentu saja. Tak terhitung banyak hal yang bikin malu saya lakukan. I’ve done so many things I am not proud of. Tapi melempar batu ke kaca kereta api? Tidak, saya tak segoblok itu.

Saya benar-benar yakin, tindakan ini dilakukan oleh orang yang merasa bahwa dia amat keren. Orang ini pasti merasa dia begitu hebat telah melakukan sesuatu yang melawan hukum. Mungkin orang ini sedang membaca berita dan merasa hebat karena yakin tidak tertangkap. Dalam tongkrongan, dia akan membanggakan diri jadi tersangka kasus kaca kereta api dilempar batu.

Orang-orang seperti ini banyak, sayangnya. Banyak orang merasa mereka adalah manusia terhebat dan berkualitas setelah melanggar hukum. Mengeroyok orang, korupsi, ngutil, makan gorengan 10 ngaku 2, kek gini banyak.

Perkara banyak orang rugi, bahkan mungkin meregang nyawa, mereka tak peduli. Justru makin parah korbannya, makin menggila mereka. Dan mereka yakin tak akan menerima konsekuensi, karena penegakan hukum kelewat lemah.

Dan dari kasus kaca kereta api dilempar batu ini, saya punya satu usulan untuk PT KAI.

PT KAI tak boleh terima ajakan damai

Menurut saya, PT KAI harus melakukan investigasi menyeluruh. Kerahkan sebanyak mungkin sumber daya. Tangkap pelakunya, lalu tuntut dengan percobaan pembunuhan. Saya tahu ini bisa atau tidak, tapi intinya, tuntut mereka dan bawa ini ke pengadilan.

Kalau perlu, undang media, selalu update kasus ini. Kenapa? Agar menjadi contoh, mengirimkan pesan pada calon orang goblok yang akan melakukannya. Hukum seberat mungkin agar tidak main-main dengan nyawa. Agar, kasus kaca kereta api dilempar batu ini tak akan terulang lagi.

Jangan ambil langkah damai. Nggak ada ceritanya pake kartu rakyat kecil lagi. Gila aja damai, padahal nyawa jadi taruhan. Kredibilitas KAI justru bisa runtuh kalau sampe damai. Artinya, mereka mau damai pada orang iseng yang niat membunuh orang.

Baca halaman selanjutnya

Oknum, lagi-lagi oknum

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 10 Juli 2025 oleh

Tags: kaikereta api
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

Fitur "Pilih Kursi" di KAI Access terasa percuma karena penumpang di kereta api ekonomi tidak tahu diri MOJOK.CO
Sehari-hari

Fitur “Pilih Kursi” KAI Access Terasa Percuma, Mau Duduk Nyaman di Kursi Incaran tapi Malah Makin Kesal

8 Juni 2026
Menormalisasi pakai jasa porter di stasiun kereta api MOJOK.CO
Urban

Pakai Jasa Porter di Stasiun meski Bisa Bawa Barang Sendiri: Sadar 50 Ribu Itu Tak bikin Rugi, Tapi Justru Belum Seberapa

23 April 2026
Kereta eksekutif murah selamatkan saya dari neraka kereta ekonomi. MOJOK.CO
Catatan

Penyesalan Kaum Mendang-mending yang Dilema Pakai Kereta Eksekutif hingga Memutuskan Tobat dari Kondisi “Neraka” Kereta Ekonomi

1 April 2026
KA Eksekutif, Kereta eksekutif KAI Jogja ke Jakarta nggak nyaman. MOJOK.CO
Catatan

Backpackeran Naik KA Eksekutif Jogja-Jakarta Demi Menyembuhkan Luka, Malah Dibuat Kesal dengan Kelakuan Norak Penumpangnya

1 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ableisme parodikan difabel di medsos. MOJOK.CO

Ableisme: Saat Konten “Plenger” di Medsos Mengantarkan Tawa Penonton tapi Dibayar dengan Trauma dan Depresi Teman Difabel

18 Juni 2026
Punya rumah dengan gazebo di halaman: tempat terbaik untuk me time hingga deep talk MOJOK.CO

Punya Gazebo di Halaman: Meski Rumah Tak Megah tapi Bikin Betah karena Jadi Spot Terbaik Relaksasi dan Macam-macam Fungsi

18 Juni 2026
Mahasiswa penerima KIP-K Unair korupsi iuran AUBMO. MOJOK.CO

Kasus Mahasiswa KIP-K Unair Korupsi Rp103 Juta: Dari Salah Transfer, Terlilit Pinjol, hingga Janji Mengganti dengan Jaminan Sertifikat Rumah

20 Juni 2026
penyakit, cuci darah.MOJOK.CO

‘Gaji Habis buat Cuci Darah’ – Yang Perlu Kamu Ketahui soal “Tren” Penyakit Lansia yang Menyerang Generasi Muda

19 Juni 2026
Kirab pusaka malam 1 Suro di kawasan Pura Mangkunegaran, Surakarta, Jawa Tengah, tidak hanya upaya menjaga warisan budaya-tradisi turun-temurun. Tapi juga jadi penggerak ekonomi daerah MOJOK.CO

Nilai Lain Kirab Malam 1 Suro di Surakarta: Jadi Daya Tarik Lintas Zaman, Penggerak Pariwisata dan Ekonomi Daerah Jateng

17 Juni 2026
Dakwah Kok Masuk Roblox! Memangnya Anak Muda Hari Ini Masih Ngumpul di Masjid? MOJOK.CO

Dakwah Kok Masuk Roblox! Memangnya Anak Muda Hari Ini Masih Ngumpul di Masjid?

22 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.