Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Jika Megawati Prabowo Sepakat Buka Warung Nasgor Bareng

Ahmad Khadafi oleh Ahmad Khadafi
24 Juli 2019
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Megawati akui kalau Prabowo kangen sama nasi goreng bikinannya. Hm, gimana jika kalian berdua bikin warung nasi goreng aja? Ha daripada bikin keributan to?

Selalu seru menyaksikan pertemuan antara dua seteru. Real Madrid dengan Barcelona, Songoku dengan Bezita, Tsubasa dengan Hyuga, Jonru dengan Quraish Shihab Abu Janda, Jokowi dengan Prabowo, sampai yang terakhir pertemuan antara Megawati dengan Prabowo.

Iklan

Serunya lagi Megawati dan Prabowo pernah koalisi bareng sejak Pilpres 2019 dan Pilgub DKI Jakarta 2017. Sampai kemudian keduanya dipisahkan oleh Pilpres 2014. Dari kemesraan keduanya pula muncul cerita-cerita menarik masa lalu.

Dari cerita Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, diketahui kalau Megawati jebul cukup jago bikin nasi goreng. Bahkan Megawati pernah ditagih Prabowo. “Sebetulnya Pak Prabowo sudah menanyakan kapan mau bertemu, sudah kangen sama masakan Ibu Megawati,” kata Hasto.

“Dia (Prabowo) kangen lho sama nasi goreng saya,” kata Megawati di lain kesempatan.

Masalahnya, sebelum respons publik ke mana-mana, PDIP sudah kasih ultimatum kalau pertemuan ini jangan dikaitkan dengan pembentukan koalisi dengan Gerindra. Jadi buat cebong bersayap, sebaiknya jangan tempik sorak dulu mendengar pertemuan ini. Jangan-jangan ini memang karena Prabowo lagi kangen sama nasi goreng Megawati doang.

Meski begitu, dua tokoh senior Indonesia ini tentu perlu menimbang langkah ke depan. Maklum usia keduanya sudah masuk periode-periode pensiun. Megawati sudah 72 tahun, Prabowo 67 tahun. Apalagi peta perpolitikan ke depan bakal diisi oleh generasi-generasi muda.

Ketimbang bosan dengan kesendirian masing-masing—sekaligus untuk mengistirahatkan pikiran dari politik mulu, alangkah baiknya Megawati dan Prabowo buka warung nasi goreng bareng saja. Kongan-kangen-kongan-kangen, hambok dibikin produktif aja itu kerinduannya, Pak.

Jangan khawatir, Bu Mega dan Pak Prabs, Mojok Institute siap kasih tawaran menu-menu yang sesuai dengan karakteristik kalian berdua. Untuk namanya: Warung Nasi Goreng Mega-Pro.

Nasi Goreng Push-up

Sesuai namanya, nasi goreng push-up dibikin dengan cabe yang jumlahnya ambyar punya. Saking pedasnya, orang yang makan akan keringetan kayak sedang disuruh push-up 100 kali. Menu ini juga jadi menu andalan karena menggambarkan lambang banteng marah sesuai dengan logo partainya Ibu Megawati sekaligus kebiasaan Pak Prabowo yang suka marah-marah gebrak meja.

Nasi Goreng Kopassus

Meski yang masak nanti adalah Bu Megawati, jangan khawatir, warung nasi goreng ini tetap ada identitas Pak Prabowo kok. Mengusung nama satuan yang pernah diperkuat Pak Prabowo, menu Nasi Goreng Kopassus berisi nasi dengan ciri khas warna kebesaran Kopassus.

Jika nasi goreng biasa memakai cabe merah, khusus menu ini cabe yang dipakai warananya hijau. Jadi lah kemudian nasi goreng warna hijau dengan sentuhan tomat berwarna merah di atasnya. Bahkan kalau perlu, nasinya disusun berbaris satu per satu. Biar kokinya belajar tertib dan bisa menunjukkan jiwa kedisiplinan tinggi.

Nasi Goreng Banteng

Selain soal rasa pedas dan tawaran warna yang berbeda, menu nasi goreng banteng juga ada. Dengan mengandalkan daging banteng yang masih segar dan langsung dipetik dari peternaknya, nasi goreng ini cocok untuk mereka yang ingin menaikkan kadar kolesterol darahnya.

Pecel Komando

Kamu nggak doyan nasi goreng tapi gebetanmu ngajak makan di Warung Nasi Goreng Mega-Pro? Jangan khawatir, Warung Nasi Goreng Mega-Pro juga menyediakan menu lain, yakni: Pecel Komando.

Jika pecel biasa memakai sambal kacang, maka pada pecel komando yang dipakai sambal kacang mete. Ya harus kacang mete dong, masa sambal pecel bikinan elite partai dibikin pakai kacang tanah biasa. Hadeh, kayak orang kismin aja.

Ayam Geprek Sepatu Lars

Selain Pecel Komando, yang tidak doyan nasi goreng bisa juga pesan Ayam Geprek Sepatu Lars. Tentu saja geprek ayamnya tidak menggunakan ulekan sambal atau sotil, melainkan pakai sepatu lars biar ada jiwa-jiwa militer yang masuk ke lambung penikmatnya.

Selain itu sepatu lars yang dipilih adalah sepatu yang habis dipakai latihan militer. Jadi masih ada bau-bau tanahnya. Menu ini juga penting untuk tes kecintaan pengunjung terhadap tanah ibu pertiwi. Kalau ada yang nggak doyan, hm, Pak Prabs dan Bu Mega perlu hati-hati. Jangan-jangan itu golputers atau antek-aseng.

Nah, kalau akhirnya Warung Nasi Goreng Mega-Pro ini akhirnya jadi dibikin beneran, jangan lupakan kami yang usul ya, Pak Prabs dan Bu Mega. Bikin iklan lewat Mojok juga bisa kok. Jangan khawatir. Kebetulan kami sedang ada paket promo. Lobi-lobi harga bisa lah dibicarakan. Asal jangan Afgan aja nawarnya.

Terakhir diperbarui pada 12 Agustus 2021 oleh

Tags: koalisimegawati prabowonasi goreng
Ahmad Khadafi

Ahmad Khadafi

Redaktur Mojok. Santri. Penulis buku "Dari Bilik Pesantren" dan "Islam Kita Nggak ke Mana-mana kok Disuruh Kembali".

Artikel Terkait

3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak (Unsplash)

3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak: Cobain, deh, Kalau Kamu Nggak Percaya

22 April 2026
4 Dosa Penjual Nasi Goreng yang Merusak Rasa, Mengurangi Kenikmatan Makan

4 Dosa Penjual Nasi Goreng yang Merusak Rasa, Mengurangi Kenikmatan Makan

14 Agustus 2025
Nasi Goreng Sapi Padmanaba, Nasgor Legendaris yang Mendamaikan Perseturuan Dua Geng Remaja di Jogja.mojok.co

Nasi Goreng Sapi Padmanaba, Nasgor Legendaris yang Mendamaikan Perseturuan Dua Geng Remaja di Jogja

28 Februari 2024
resep nasi goreng. mojok.co

5 Resep Nasi Goreng Spesial yang Mudah Dibuat dan Cocok untuk Keluarga

4 Oktober 2023
koalisi besar mojok.co

Jokowi Restui Pembentukan Koalisi Besar 5 Partai, Poros Baru Pilpres?

3 April 2023
Cerita Penjual Nasi Goreng Keliling yang Lebih Takut Jualan Menetap daripada Ketemu Hantu. MOJOK.CO

Cerita Penjual Nasi Goreng Keliling yang Lebih Takut Jualan Menetap daripada Ketemu Hantu

22 Maret 2023
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Bakpia barangkali menjadi oleh-oleh khas Jogja yang biasa saja dan gitu-gitu aja. Tapi punya nilai sosial bagi perantau Jogja asal desa MOJOK.CO

Bakpia Jogja Memang Oleh-oleh Biasa dan Gitu-gitu Aja, Tapi Sangat Berharga buat Orang di Desa

22 Agustus 2026
ilustrasi ketua pemuda

Jabatan Ketua Pemuda di Kampung itu Gagah, Tapi Ngenes Karena Dianggap Bisa Menyelesaikan Semua Masalah

20 Agustus 2026
Minus punya rumah di sekitar Jalan Tunjungan, Surabaya Pusat. MOJOK.CO

Jujur Janggal, Saat Orang Lain Bilang Punya Rumah di Pusat Kota Surabaya Itu Menguntungkan

19 Agustus 2026
Jombang makin kegilaan karnaval sound horeg: battle audio tengah malam, atraksi lampu jadi perburuan baru MOJOK.CO

Jombang Makin “Kegilaan” Sound Horeg: Battle Audio Tengah Malam, Atraksi Lampu Jadi Tren Kalcer Baru

23 Agustus 2026
Grup WhatsApp keluarga, tempat menghakimi hidup orang lain (Unsplash)

Grup WhatsApp keluarga bukan tempat silaturahmi, tapi sumber stres baru ketika berubah menjadi ruang sidang untuk menghakimi hidup orang lain

18 Agustus 2026
Sisi lain blusukan kampung di Surabaya Pusat. MOJOK.CO

Sisi Lain Tren Blusukan Kampung: Nggak Seru seperti di Medsos, Malah Dicurigai Pencuri dan Dianggap Tak Tau Adab

20 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026
Bukan Sekadar Beternak Karang Taruna Bono dan Upaya Menghidupkan Ekonomi Warga

Dari Ternak untuk Desa: Geliat Karang Taruna Bono Menghidupkan Ekonomi Warga

31 Juli 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.