Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Istri Saya Nggak Jago Main Mobile Legends, Dikata-katain, tapi Nggak Pernah Kena Mental

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
30 Mei 2021
A A
Istri Saya Nggak Jago Main Mobile Legends, Dikata-katain, tapi Nggak Pernah Kena Mental MOJOK.CO

Istri Saya Nggak Jago Main Mobile Legends, Dikata-katain, tapi Nggak Pernah Kena Mental MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Istri saya nggak jago main Mobile Legends. Sering dimaki-maki, tapi dia tetap bisa menikmati hobi barunya ini. Sabar betul dia.

Kalau nggak salah ingat, mulai akhir Januari 2021, istri saya mulai lebih intens main Mobile Legends. Hero yang bisa dia mainkan cuma 2, yaitu Nana dan Chang’e. Pakai Chang’e itu pun karena lihat saya yang push rank dari rank Master bintang 3 sampai Legends. Dan dia jauh dari kata jago.

via GIPHY

Yah, seperti yang kamu sekalian ketahui, mereka yang nggak jago, kerjaanya cuma nge-feed, pasti jadi sasaran makian. Dikata-katain. Jahat banget pokoknya. Mulai dari alat kelamin manusia, nama-nama hewan, sampai kata-kata kasar lainnya yang sangat keterlaluan dilemparkan ke perempuan.

Namun, istri saya bisa dengan tenang bilang: “Udah, cuekin aja. Yang penting main, deh.” Saya, sebagai suaminya, malah yang mencak-mencak. Anjing betul, istri saya dikata-katain seperti itu. Tapi ya, pada titik tertentu, saya malah kayak diajari untuk lebih bersabar sama istri sendiri.

via GIPHY

Dia menikmati setiap menit yang berlalu di dalam game Mobile Legends. Meski hampir selalu jadi sasaran makian, nggak terlalu ambil pusing soal skin terbaru, atau bikin ribet diri sendiri dengan belajar teknik makro dan mikro ketika perang di Mobile Legends. Pokoknya udah bisa main aja udah senang.

Selama kurang lebih 6 bulan main Mobile Legends, saya belum menemukan player yang kayak istri saya: nggak jago, sering dikata-katain, tapi tetap santai aja main. Misalnya 2 teman satu kantor di Mojok: Azka dan Janu. Keduanya nggak terima cuma sampai di tahap “bisa”. Setidaknya, keduanya harus bisa “jago” memainkan hero power-nya.

Beberapa teman online yang sering mabar Mobile Legends juga seperti itu. Nggak terima tuh kalau sampai dikata-katain. Apalagi ketika sebetulnya sudah main bagus, jadi MVP, eh kalah karena rekan satu tim noob semua. Udah noob, malah ngata-ngatain orang lain. Habis itu malah mereka yang report kamu. Sungguh sering terjadi. Dasar bocil bau ikan.

via GIPHY

Main game, buat beberapa orang, memang bukan sekadar “cuma main” aja. Main game bisa jadi wahana bagi mereka mencari lahan kompetitif demi memuaskan arus adrenalin. Ada juga yang terus-terusan main demi mencapai level top global. Ada juga yang pengin masuk skena profesional demi mengubah nasib.

Jangan salah, Mobile Legends menawarkan solusi bagi kamu yang jago main untuk mengubah nasib. Bagi mereka yang jago dan bisa juara, terbuka jalan yang lebar untuk jadi streamer atau Youtuber. Duitnya nggak main-main. Meski gaji pro player memang nggak besar-besar amat, tapi kesempatan yang terbuka itu yang mahal harganya.

Saya rasa, bukan lagi harga diri yang dipertaruhkan, tapi nasib seseorang. Nah, kalau sudah begitu, keinginan besar untuk menang mendorong player untuk semakin jago. Nggak terima kalau cuma sebatas untuk mengisi waktu luang. Yah, setidaknya nggak sampai dikatain noob aja.

Oleh sebab itu, saya jadi susah menemukan player Mobile Legends yang seperti istri saya. Santai, nggak memaksa dirinya untuk jadi jago, dan menikmati setiap menitnya. Rasa penat karena seharian menjadi guru yang work from home, kayaknya bisa dia obati lewat double kill ketika pakai Chang’e.

Iklan

Istri saya bisa menjadikan game seperti hakikatnya sendiri, yaitu permainan. Meski saya tahu bakal banyak yang akan menyanggah pendapat ini. Bagi banyak orang, game adalah soal pertaruhan. Dan yah, anggapan itu nggak salah juga. Meski sering membuat banyak orang menjadi terlalu larut dan melupakan tanggung jawabnya di kehidupan nyata.

Inti dari tulisan pendek ini sebetulnya sederhana saja. Terkadang, kita nggak jujur dengan sebuah aktivitas yang kita sebut sebagai hobi. Kita menghabiskan ratusan menit di Mobile Legends atau game online apa saja demi rasa bahagia. Namun, sebetulnya kita sudah diikat oleh ketidakjujuran: kita sebetulnya tidak menikmatinya.

via GIPHY

Login sehari-hari hanya demi mengubah makian dan cacian menjadi pujian. Sebuah keputusan yang malah buang-buang waktu. Menikmati hobi tidak selalu harus merugikan diri sendiri dan orang lain. Nggak tahu, sih, kalau buat kamu yang hobi naik road bike dan ngebut di tengah jalan, hehehe….

BACA JUGA Curhatan Istri Saya yang Jago Main Call of Duty Mobile: Dikira Ngecheat dan Akun Hode dan tulisan lainnya dari Yamadipati Seno.

Terakhir diperbarui pada 30 Mei 2021 oleh

Tags: chang'ee-sportsgame onlineMLBBmobile legendsnana
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Tidak install game online seperti Mobile Legend (ML) buat mbar di tongkrongan dianggap tidak asyik dan tidak punya hiburan MOJOK.CO
Catatan

Tak Install Mobile Legend untuk Mabar di Tongkrongan: Dicap “Tak Gaul” dan Kosong Hiburan, Padahal Hiburan Orang Beda-beda

25 April 2026
mabar game online.MOJOK.CO
Catatan

Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar

23 April 2026
mabar game online.MOJOK.CO
Kabar

Saat Healing Malah Jadi Toxic: Kecanduan Gim Bisa Bikin Mental dan Fisik Anak Muda Awut-awutan

28 Januari 2026
Tips push rank mobile legends biar tidak stres MOJOK.CO
Kilas

Bisa Lebih Efektif, 6 Tips Push Rank Mobile Legends Tanpa Stres

10 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Vario 150, Motor Honda Terbaik Wujud (Cicilan dan) Kasih Ibu MOJOK.CO

Vario 150: Motor Honda Terbaik tapi Paling Mengancam Kewarasan dan Bikin Malu, Takut Gak Bisa Nyicil Setelah Jadi Pengangguran Akhirnya Diselamat Ibu

21 Mei 2026
Veda Ega Pratama Buktikan Mental Comeback, Start P20 Finis 8 Besar di Catalunya

Veda Ega Pratama Buktikan Mental Comeback di Moto3, Start P20 Finis 8 Besar di Catalunya

17 Mei 2026
Nikah di KUA dianggap murahan. MOJOK.CO

Nikah di KUA adalah Solusi bagi Karjimut karena Gratis, tapi Keluarga Menentang Hanya karena Gengsi dan Dicap Nggak Niat

20 Mei 2026
Sulap lahan kosong jadi kebun kosong untuk ketahanan pangan mandiri. MOJOK.CO

Ironi Lihat Balita Gizi Buruk di Bogor hingga Oknum Nakes yang Promosikan Sufor, Alumnus UNJ Ini Buka Kebun Sayur di Lahan Mangkrak 

16 Mei 2026
buku remy sylado.MOJOK.CO

Mendobrak Fiksi Sejarah Jawa-sentris lewat Inani Keke dan Trabar Batalla, Harta Karun yang Sempat dianggap “Budaya Rendah”

15 Mei 2026
Duta Besar Belanda. dan Jerman terkesan usai bersepeda menyusuri desa di Prambanan, Klaten MOJOK.CO

Bersepeda Susuri Desa di Prambanan Klaten bikin WNA Terkesan Ramahnya Warga Jateng, Sampai Usulkan Kota Ramah Sepeda

21 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.