Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Gaji Tukang Parkir Pesawat Nggak Sefantastis Desas-desusnya. Apa Mending Jadi Polisi Cepek Ya?

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
8 Juni 2021
A A
ilustrasi Gaji Tukang Parkir Pesawat Nggak Sefantastis Desas-desusnya. Apa Mending Jadi Polisi Cepek Ya? mojok.co

ilustrasi Gaji Tukang Parkir Pesawat Nggak Sefantastis Desas-desusnya. Apa Mending Jadi Polisi Cepek Ya? mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Ada yang menyebutkan gaji tukang parkir pesawat itu ratusan juta. Padahal mah kalau di Indonesia nggak semenjanjikan itu.

Ada kalanya netizen gibah soal gaji tukang parkir pesawat atau marshaller yang dibilang fantastis. Beberapa menyebut gaji mereka bisa mencapai Rp500 juta hingga Rp1 miliar. Wah, gila aja DPR bisa kalah nih.

Ternyata gaji tukang parkir pesawat yang sebanyak itu cuma fiktif kalau di Indonesia. Gaji tersebut hanya buat marshaller di luar Indonesia, mungkin lebih tepatnya di negara-negara maju kali ya, Wak. Di Indonesia sendiri, gaji marshaller berkisar antara Rp4-6 juta, kalaupun lebih, mungkin ada berbagai tunjangan yang diterima. Yang jelas nggak sampai ratusan juta begitu. Kecuali kalau si pekerja ternyata nyambi jadi pengusaha kelapa sawit.

Memang sih, rasanya pahit mengetahui kenyataan begini. Beberapa orang mungkin sudah ancang-ancang buat latihan jadi tukang parkir Indomaret dulu demi meniti karier yang lebih cemerlang nantinya. Bahkan kabarnya tukang parkir kapal dan tukang parkir kereta api juga disinyalir punya gaji yang fantastis. Wah, cemerlang banget ya jenjang kariernya.

Tapi, tenang. Kamu yang telanjur kecewa karena ternyata gaji tukang parkir pesawat di Indonesia tidak sebanyak yang kamu bayangkan, kamu masih tetap bisa mencita-citakannya. Profesi ini nggak akan memaksamu sekolah khusus dengan biaya yang tinggi dan dalam waktu yang lama. Yang terpenting untuk jadi marshaller adalah latihan yang rajin dan bekerja dengan tekun. Kamu mungkin membutuhkan lisensi dari lembaga terkait untuk benar-benar bisa membantu pesawat parkir di bandara, tapi hal ini juga bakal kamu raih asal kamu berlatih dengan baik.

Gini-gini, karier jadi tukang parkir itu sebenarnya nggak buruk-buruk amat. Namanya aja yang sempat naik turun karena jukir Indomaret kehadirannya kayak hantu, bisa tiba-tiba muncul. Buat mencerahkanmu, mari kita simak macam-macam profesi di bidang ini yang penghasilannya terhitung lumayan dan cukup bermodal “telaten”.

#1 Polisi cepek atau pak ogah

Profesi yang satu ini dibilang masih mending daripada jadi tukang parkir biasa. Ada yang menyebut mereka polisi cepak, ada juga yang menyebut pak ogah. Kehadirannya memang banyak membantu pengendara menyeberang, putar balik, dan tentu saja mengatur laju lalu lintas di persimpangan jalan. Polisi cepek biasanya diupah Rp500-Rp2.000, tergantung keikhlasan dan kesadaran pengendara yang dibantu. Sebelas dua belas sama upah tukang parkir pada umumnya. Namun, tahukan kalian kalau dalam satu jam, polisi cepek bisa mendapatkan kurang lebih Rp100.000? Beberapa netizen di media sosial bahkan yakin akan perkiraan ini.

Bayangkan saja kalau satu jam dapat segitu, kerja lima jam sehari sudah bisa sangat menguntungkan. Asal tetap telaten mengurai macet, tetap fokus walau di bawah terik matahari, dan tetap kuat walau harus berdiri seharian.

#2 Tukang parkir Indomaret bisa jadi ajang latihan

Bagaimanapun profesi ini memang impian. Coba pikirkan, kamu nggak butuh kursus-kursus dulu buat jadi tukang parkir Indomaret, Alfamart, atau minimarket indie lainnya. Areanya pun nggak terlalu luas, kamu bisa chill di pojokan sambil minum teh pucuk. Sebagian besar orang yang datang nggak berlama-lama di dalam minimarket, yah nggak kayak di mal. Jadi makin banyak orang yang datang dan pergi, makin menumpuk pula cuannya. Profesi ini cocok banget buat orang pemalas yang pengin tetap berpenghasilan. Nggak usah effort banyak-banyak, tiup-tiup peluit saja, penghasilan tetap ada.

#3 Tukang parkir kapal, tukang parkir kereta, dan tukang parkir pesawat

Inilah profesi “tukang parkir” yang tergolong paling fancy karena harus skillful dan gajinya bulanan. Mau ada sepuluh atau seratus pesawat yang parkir, gaji marshaller masih tetap. Mau ada kereta atau kapal yang parkir dan nggak ada yang parkir sama sekali, tanggal muda tetap gajian. Meski mungkin penghasilan polisi cepek ambis yang kerja sepanjang waktu bisa lebih banyak, setidaknya profesi ini punya lisensi dan keahlian yang diakui. Kendaraan yang dibantu juga bukan kendaraan biasa. Kerjanya pun enak, di bandara, dermaga, dan stasiun. Lebih keren lagi karena pakai seragam dan mertua mana yang tidak bangga kalau menantunya “dines” begitu.

BACA JUGA Suka Duka Jadi Tukang Parkir Selama 6 Bulan dan tulisan AJENG RIZKA lainnya.

Terakhir diperbarui pada 8 Juni 2021 oleh

Tags: gaji tukang parkir pesawatPolisi Cepekprofesitukang parkirtukang parkir indomarettukang parkir kapaltukang parkir kereta
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

3 Dosa Indomaret yang Bikin Kecewa karena Terpaksa (Unsplash)
Pojokan

3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa tapi Bisa Memakluminya karena Keadaan lalu Memaafkan

21 Februari 2026
Tukang parkir coffe shop di Jogja
Ragam

Nongkrong di Coffe Shop Jogja Malam Hari, Rela Pulang Pagi demi Hindari Tukang Parkir

16 Februari 2026
Pak Ogah di Jogja Nggak Akan Hilang karena Nyatanya Memang Kita Butuhkan
Pojokan

Pak Ogah di Jogja Nggak Akan Hilang karena Nyatanya Memang Kita Butuhkan

20 Oktober 2025
parkir jogja dan bali.MOJOK.CO
Ragam

Eksperimen Menghitung Penghasilan Tukang Parkir Kafe Estetik di Jogja: 2 Kali Gaji Karyawan Kafe Itu Sendiri

17 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kucing, hewan peliharaan

Memelihara Kucing Membuat Saya Menjadi Manusia: Tak Saling Bicara, tapi Lebih Memahami ketimbang Sesama Manusia

26 Maret 2026
Tabungan soft saving ala gen Z

Soft Saving, Jalan Pintas Gen Z Ingin Menabung Ala Kadarnya tapi Masih Prioritaskan Penuhi Gaya Hidup Usia Muda

25 Maret 2026
3 Alasan yang Membuat Stasiun Lempuyangan Lebih Unggul Dibanding Stasiun Tugu Jogja Mojok.co

3 Alasan yang Membuat Stasiun Lempuyangan Lebih Unggul Dibanding Stasiun Tugu Jogja

26 Maret 2026
Kuliah di Universitas Islam Negeri (UIN) diajar dosen absurd. Mata kuliah (matkul) apa yang diajar apa. Fokus mengharamkan dan mengkafirkan pihak lain MOJOK.CO

Diajar Dosen “Absurd” saat Kuliah UIN: Isi Matkul Paksa Sesatkan dan Mengafirkan, Ujian Akhirnya Praktik Wudu yang Berakhir Nilai C

29 Maret 2026
Pekerja Jogja Kangen Mengadu Nasib di Bali, Kerjanya Sama-Sama Santai dan Biaya Hidup Lebih Murah Mojok.co

Pekerja Jogja Kangen Mengadu Nasib di Bali, Kerjanya Sama-Sama Santai dan Biaya Hidup Lebih Murah

30 Maret 2026
Perjuangan UTBK SNBT demi lolos universitas terbaik di Semarang (Universitas Diponegoro alias Undip). Numpang di masjid hingga andalkan makan dari warga saat kelaparan MOJOK.CO

UTBK SNBT Modal Nekat dan Keberuntungan demi Undip: Tak Bawa Uang, Numpang Tidur di Masjid-Bergantung Makan dari Warga saat Kelaparan

30 Maret 2026

Video Terbaru

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

26 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.