Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Es Krim BTS Meal Bikinan Sisca Kohl Menjadi Bukti Bahwa Mesin Es Krim Sisca Kohl Sudah Seharusnya Pensiun

Agus Mulyadi oleh Agus Mulyadi
10 Juni 2021
A A
sisca kohl
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Konten membikin es krim ala Sisca Kohl adalah sesuatu yang ganjil dan membuat kita harus bersimpati kepada mesin es krim miliknya.

Sebagai seorang pesohor, bukan hal yang mengherankan jika Sisca Kohl ikut meramaikan isu terkait BTS Meal yang memang menjadi berita nasional di seluruh penjuru timeline.

Sekrol sana ketemu BTS Meal, sekrol sini ketemu BTS Meal. Maklum, saja, di Indonesia ini, apa saja yang menyangkut tentang K-Pop memang hampir selalu ramai. Fans dan penyimaknya amat banyak. Nyaris sekte.

Namun, keikutsertaan Sisca Kohl dalam kegaduhan soal BTS Meal adalah jenis kegaduhan yang lain.

Dalam video yang diunggah di akun Tiktok miliknya, Sisca Kohn memamerkan betapa ia memborong setidaknya 40 paket BTS Meal. Hal yang tentu saja langsung menjadi bahan nyinyiran para Army (fans BTS), lha gimana, ketika banyak fans BTS yang gagal mendapatkan BTS Meal, Sisca Kohl justru memamerkan puluhan paket BTS Meal yang berhasil ia beli.

Hal tersebut sampai memunculkan guyonan bahwa di halaman belakang rumah Sisca Kohl, berdiri satu gerai McDonalds’s cabang Sisca Kohl yang cuma bisa dibeli oleh Sisca Kohl sendiri.

all hail to sisca kohl??‍♀️ pic.twitter.com/5oicYtb6mV

— • (@aghisyurita) June 9, 2021


Yang lebih bikin mangkel, saat memamerkan puluhan BTS Meal itu, bisa-bisanya ia bilang “Aku tidak beli terlalu banyak biar semua Army kebagian.”

Kalau Anda menganggap itu sudah cukup, maka Anda salah, sebab, setelah itu, bakal ada adegan yang justru menjadi puncak dari segala kegaduhan yang ada: Sisca Kohl membuat es krim dengan bahan dasar kentang goreng dan nugget BTS Meal.

Bayangkan, BTS Meal yang oleh banyak orang tak mudah didapatkan itu ternyata justru dibikin sebagai bahan eksperimen untuk membikin es krim.

Bayangkan, sosok dengan nada bicara yang amat mudah dikenal itu mencampurkan kentang goreng, nugget, dan coca-cola menjadi satu untuk kemudian memblendernya. Campuran itulah yang kemudian dibikin sebagai adonan es krim yang dicampurkan lagi dengan saus cajun dan saus pedas manis.

Menonton video tersebut, terselip rasa getir yang amat tebal di dada ini. Menyaksikan betapa ada seseorang yang membikin es krim dengan bahan dasar kentang goreng dan nugget ayam.

Sialnya, kegetiran adalah lanjutan dari kegetiran-kegetiran lama yang sudah pernah dirasakan sebelumnya.

Aksi membuat es krim dengan bahan nyeleneh itu bukanlah yang pertama bagi Sisca Kohl. Sebelumnya, ia sudah pernah membikin aneka es krim dengan bahan-bahan dasar makanan yang, secara nalar dan pola pikir yang jernih, tidak layak dijadikan es krim.

Bayangkan, Sisca Kohl pernah membikin es krim berbahan dasar nasi padang, ayam KFC, mie samyang, seblak, opor ayam, pempek, dan aneka jenis makanan lainnya.

Iklan

Bayangkan, es krim dengan rasa nasi padang. Hanya Sisca Kohl yang bisa menghadirkannya. Apa yang ia lakukan dengan membikin es krim dari nasi padang itu membuat “kejahatan” memakan nasi padang menggunakan sendok menjadi tampak remeh belaka.

Dengan rekam jejak seperti itu, rasanya memang hanya tinggal menunggu waktu sampai semua jenis makanan bisa di-es krim-kan oleh Sisca Kohl.

Sosok yang saya yakin tak mengenal kata lazim dan lumrah dalam kamus hidupnya itu benar-benar telah mengubah skena per-es krim-an ke arah yang lebih acak.

Dalam posisi inilah saya membayangkan betapa menderitanya mesin es krim milik Sisca Kohl. Mesin tersebut pastilah menampung amat banyak pergolakan batin di dalam dirinya.

Ketika mesin-mesin es krim lainnya mendapatkan tugas untuk mengolah adonan strawberry, adonan coklat susu, atau adonan vanilla, mesin es krim Sisca Kohl justru harus merelakan diri untuk mengolah adonan nasi padang, adonan seblak, adonan pempek, dan adonan-adonan es krim aneh dan tiada berperikeeskriman lainnya.

Saya bisa membayangkan betapa berat beban yang harus ia tanggung. Betapa ia senantiasa gelisah setiap waktu sebab ia harus selalu bersiap dengan kemungkinan-kemungkinan aneh dan ganjil.

Seandainya mesin itu bisa berbicara, niscaya ia pasti sudah mengumpat dan menguarkan sumpah-serapahnya.

Tampaknya, sekarang inilah saat yang tepat bagi kita untuk mulai peduli dan mengadvokasi mesin es krim Sisca Kohl itu. Sudah saatnya mesin malang tersebut pensiun dan menikmati hari tua dengan kehidupan yang lebih baik.

Kalaupun mesin itu masih harus dipaksa kerja, maka mesin es krim itu berhak mendapatkan iklim kerja yang baik. Mesin itu berhak bahagia.

Tentu saja, hal itu bisa terwujud jika kita mau bersatu dan bekerja sama, dan saya yakin, Anda dan saya tahu apa yang harus kita dilakukan.

BACA JUGA Ledek Army karena Ngotot Beli BTS Meal? Dih, Generasi Lama Kok Pada Nggak Sadar Diri dan artikel AGUS MULYADI lainnya. 

Terakhir diperbarui pada 12 Agustus 2021 oleh

Tags: BTS Meales krimsisca kohl
Agus Mulyadi

Agus Mulyadi

Blogger, penulis partikelir, dan juragan di @akalbuku. Host di program #MojokMentok.

Artikel Terkait

Mixue
Ekonomi

Rahasia Menjamurnya Gerai Es Krim Mixue

28 Desember 2022
Rujak Es Krim Pak Nardi, Eksis Sejak 1978 di Yogya
Liputan

Rujak Es Krim Pak Nardi Yogya, Eksis Sejak 1978

29 Desember 2021
Nokia N-Gage, Gaming Phones Terbaik pada Zamannya tapi Saya Cuma Bisa Main Biliar di Hape Konyol Ini MOJOK.CO
Pojokan

Katalog HP di Tabloid Pulsa sempat Jadi Patokan Imajinasi untuk Umat Kere Indonesia

19 September 2021
ilustrasi Menduga Anatomi Tubuh Sisca Kohl dan Adiknya yang Kuat Makan Es Krim Pecel Lele mojok.co
Pojokan

Menduga-duga Anatomi Tubuh Sisca Kohl dan Adiknya yang Kuat Makan Es Krim Pecel Lele

5 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kenapa Hidup di Jogja Membuat Saya Terlalu Santai Menghadapi Tagihan yang Seharusnya Bikin Panik MOJOK.CO

Kenapa Hidup di Jogja Membuat Saya Terlalu Santai Menghadapi Tagihan yang Seharusnya Bikin Panik

3 Juni 2026
pekerja kantoran.MOJOK.CO

Akal-akalan “Kantor adalah Keluarga”, Menguras Mental dan Menggerogoti Karier

4 Juni 2026
Godaan modifikasi motor Honda Vario 125 demi sinematik kebodohan soal harga jual di Facebook, berakhir jadi motor sampah dan jamet MOJOK.CO

Modifikasi Motor Honda Vario 125 Hasil Tabungan Ibu-Kakak demi Sinematik dan Kebodohan Harga Jual di FB, Berakhir Jadi Motor Jamet dan Sampah

7 Juni 2026
Rooftop kos kerap jadi tempat blangkrah, tapi jadi ruang healing terbaik bagi anak kos overthinking MOJOK.CO

Tinggal di Kos dengan Rooftop, Meski Kemproh tapi Jadi Tempat Healing Terbaik dari Tekanan Hidup yang Bisa bikin Gila

3 Juni 2026
Pengalaman Kuliah di Polandia, Eropa Sambil Jadi Tour Guide. MOJOK.CO

Pengalaman Kuliah di Eropa Sambil Jadi Tour Guide bikin Enggan Kembali ke Tanah Air, tapi Tak Ada Jalan Lain Selain Pulang

4 Juni 2026
Sejumlah titik ruas jalan rusak di Jawa Tengah (Jateng) dapat perbaikan di 2026 MOJOK.CO

Jalan Rusak di Jawa Tengah Dapat Perbaikan di 2026: Rusak Berat Diprioritaskan, Pengerjaan Dilarang Asal-asalan

5 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.