Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Bapak Rela Jual Tanah demi Membeli Innova Reborn Setelah Tahu Bahwa Reborn Bukan Sekadar Mobil Terbaik 2025, tapi Investasi yang Nggak Bisa Rugi

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
25 Februari 2026
A A
Innova Reborn Terlahir Jadi Mobilnya Orang Bodoh dan Pemalas (Wikimedia Commons)

Innova Reborn Terlahir Jadi Mobilnya Orang Bodoh dan Pemalas (Wikimedia Commons)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Pertengahan 2025, bapak mertua saya menjual sebidang tanah karena berada di lokasi yang “kurang produktif”. Setelah uang muka cair, salah satu tema yang segar di tengah keluarga kami adalah membeli mobil baru. Mulai dari Mitsubishi Xpander, Suzuki XL-7, hingga Innova Reborn.

Intinya, sih, membeli mobil baru. Dulu, bapak mertua saya pernah punya mobil Jeep lawas. Beliau, pada akhirnya, menjual mobil tersebut karena nggak ada yang mau memakai. Saat itu, saya sudah menawarkan membeli Innova Reborn yang bekas dulu saja. Lagian belum ada yang mau memakai mobil untuk beraktivitas.

Saya dan istri masih merasa cukup menggunakan dua motor matik dari Honda; Vario 160 dan Scoopy. Sementara bapak mertua saya, pakai Vario 110. Tidak ada aktivitas yang cukup berat yang beliau lakukan dengan mobil. Maka, setelah heboh selama satu bulan, hasrat membeli mobil menghilang.

Istri saya malah menganjurkan bapak mertua untuk menginvestasikan saja uang hasil penjualan tanah tersebut. Salah satunya dalam bentuk emas. Saya, sih, setuju saja. Siapa tahu, investasi tersebut bisa menjadi dana pendidikan anak saya, cucu laki-laki bapak mertua. HEHEHE.

Baca juga: Innova Reborn Diesel: Mobil Toyota yang Paling Bisa Memberi Ketenangan, Membuatnya Layak Disembah Mengalahkan Generasi Zenix

Katanya, Innova Reborn bukan mobil tapi investasi

Saya itu bodoh soal investasi. Sudah begitu, saya juga pemalas untuk topik satu ini. Kalau soal investasi, saya serahkan ke istri saya. Makanya, begitu bapak mertua bertanya soal rekomendasi mobil, saya cuma kepikiran Innova Reborn. Semua karena berbagai tulisan greget di Mojok.

“… masih banyak yang memburu Innova Reborn adalah karena harga bekasnya sudah tidak masuk akal (ghairu ma’qul). Innova Reborn Diesel tahun 2018 saja harganya masih di angka 300-an juta. Depresiasinya kecil sekali,” tulis Fauzia Sholicha. 

Lewat sebuah artikel yang berjudul: “Innova Reborn Mobil yang Nakal dan Zalim, tapi Tetap Laku”, Fauzia juga menegaskan begini:

“Membeli Innova Reborn itu rasanya bukan beli liabilitas, tapi beli aset investasi. Mirip-mirip beli emas Antam. Suami beli sekarang 400 juta, dipakai 5 tahun, dijual lagi mungkin masih laku 350 juta. Rugi pakainya dikit banget.”

Tahun lalu, saya sempat menyampaikan fakta seperti ini kepada bapak mertua. “Beli yang bekas juga masih oke, Pak,” kata saya. Beliau hanya menjawab, “Hmm….” Saya tahu jawabannya akan seperti itu karena bapak maunya membeli mobil baru.

Buat orang bodoh investasi seperti saya, sesuatu yang sudah jelas di depan mata seperti nggak perlu kami perdebatkan lagi. Lagipula, membeli mobil juga harus memikirkan banyak hal. Mulai dari suku cadang, biaya perawatan, butuh membangun carport atau membesarkan garasi, sampai kalau tiba-tiba harus dijual lagi.

Dan satu lagi, ada yang mau memakai. Istri saya sudah sejak tahun lalu bilang belum mau memakai mobil lagi. Nah, tahun ini, di Januari 2026, kalau mau beli mobil, ya yang cocok untuk keluarga saja. Dan kalau sudah ngomongin “keluarga”, juga merujuk ke ukuran badan kami yang sudah masuk XXXL.

Maka, argumen saya jadi cocok, bukan. Innova Reborn itu lega untuk big size dan bagus sebagai investasi. Kurang apa lagi? Sebuah argumen yang menjanjikan, bukan, dari seorang yang bodoh dan pemalas kalau soal investasi.

Baca halaman selanjutnya: Investasi yang membuat hidup nyaman.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 1 Maret 2026 oleh

Tags: harga bekas innova rebornharga innova rebornharga jual kembali innova reborninnovaInnova Rebornkelebihan innova rebornmobil barumobil bekasMobil Toyotatoyota innovaToyota Innova Reborn
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Innova Reborn: Mobil Keluarga yang Paling Punya Adab (Wikimedia Commons)
Pojokan

Ketika Bapak Semakin Ngotot Membeli Innova Reborn untuk Jadi Mobil Keluarga, Anak-anaknya Khawatir Hidup di Desa Jadi Cibiran Tetangga

4 April 2026
Ambisi beli mobil sebelum usia 30. Setelah terbeli Suzuki Ertiga tetap tidak bisa senangkan orang tua dan jadi pembelian sia-sia MOJOK.CO
Sehari-hari

Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia

3 April 2026
Calya, Mobil Toyota yang Ganggu Kewarasan Logika Saya MOJOK.CO
Otomojok

Derita Toyota Calya Adalah Penderitaan yang Mengobrak-abrik Kewarasan Logika Saya padahal Ia Adalah Pahlawan Finansial Keluarga Kelas Pekerja

24 Maret 2026
Ambisi beli mobil pribadi Toyota Avanza di usia 23 biar disegani. Berujung sumpek sendiri karena tetangga di desa cuma bisa iri-dengki dan seenaknya sendiri berekspektasi MOJOK.CO
Sehari-hari

Ambisi Beli Mobil Avanza di Usia 23 Demi Disegani di Desa, Berujung Sumpek karena Ekspektasi dan Tetangga Iri-Dengki

15 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik MOJOK.CO

Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik, Membuat Derak Roda Ekonomi Bergerak ke Seluruh Pelosok DIY

26 April 2026
Dugaan penganiayaan anak di daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Jogja MOJOK.CO

Hancur Hati Ibu: Amat Percaya ke Daycare LA Jogja dan Suka Kasih Tip ke Pengasuh, Anak Saya Justru Dibuat Trauma Serius

25 April 2026
Hajatan, Resepsi Mewah, Resepsi Sederhana, Nikah.MOJOK.CO

Hajatan Itu Nggak Penting: Tabungan 50 Juta Melayang Cuma Buat Ngasih Makan Ego Keluarga, Setelah Nikah Hidup Makin Susah

26 April 2026
Tidak install game online seperti Mobile Legend (ML) buat mbar di tongkrongan dianggap tidak asyik dan tidak punya hiburan MOJOK.CO

Tak Install Mobile Legend untuk Mabar di Tongkrongan: Dicap “Tak Gaul” dan Kosong Hiburan, Padahal Hiburan Orang Beda-beda

25 April 2026
Hidup mati pekerja Jakarta harus tetap masuk, menerjang arus dari Bekasi

Menjadi Guru Honorer di Jakarta Tetap Sama Susahnya dengan di Daerah: Gajinya Cuma Seperempat UMR, Biaya Hidupnya 2 Kali Pendapatan

29 April 2026
Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat MOJOK.CO

Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat

27 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.