Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Dari Ma’ruf Amin Hingga Neno Warisman, Ini Daftar Pemenang Oscar Untuk Pilpres 2019

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
25 Februari 2019
A A
oscar pilpres 2019 MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Selamat kepada para pemenang Oscar untuk Pilpres 2019. Dari Ratna Sarumpaet, Ma’ruf Amin, Luhut Binsar, hingga duet maut Ferdinand Hutahaean/Habiburokhman.

Konon, penghargaan Oscar 2019 ini berisi kemenangan berseajarah. Kemenangan untuk keberagaman dan keterwakilan manusia. Penghargaan terbesar dalam Oscar diberikan kepada film “Green Book” untuk kategori best picture mengalahkan pesaing terberat semacam “Roma” dan “Black Panther”.

Emosi para penonton malam Oscar 2019 diaduk-aduk ketika Lady Gaga berduet dengan Bradley Cooper menyanyikan nomor andalan dari film “A Star Is Born” berjudul “Shallow”. Bisa jadi, keduanya bakal membangun keluarga yang sakinah mawaddah warahmah setelah sukses dengan film “A Star Is Born”.

Nah, itu panggung drama di Amerika sana. bagaimana dengan panggung drama lainnya, di sebuah negara ber-flowers, dengan manusia-manusia yang so yesterday, lagi cupet. Yes, panggung drama naga-naga Indosiar Indonesia. Tepatnya, panggung Pilpres 2019.

Jangan salah, Pilpres 2019 itu juga drama. Ada yang sampai nangis-nangis baca doa (baca: puisi), ada juga yang ngakunya dihajar orang tapi ternyata lagi bermain peran. Ada yang jago membaca tanda alam (baca: tokai burung), ada yang menakut-nakuti rakyatnya sendiri. “Hayo, kalau nggak mau bobok siang, jodohnya bakul krupuk.” Ya kira-kira begitu.

Nah, setelah melalui seleksi yang nggak ketat-ketat amat, Mojok Institute sudah memutuskan pemenang untuk beberapa kategori. Antara lain, Costume Design, Sound Mixing, Supporting Actor, Supporting Actress, Makeup and Hairstyling, Adapted Screenplay, Directing, dan Best Picture. Kita mulai saja ladies and gents…

Costume Design: Ma’ruf Amin untuk kostum sarung yang konsisten

Kostum terbaik dimenangkan secara mutlak oleh Kiai Ma’ruf Amin. Penilaiannya bukan hanya soal keunikan, kemewahan, atau teknologi yang digunakan. Bagi kami, Ma’ruf Amin menang Oscar 2019 untuk Pilpres 2019 kategori Costume Design karena konsistensinya dalam berpakaian.

Sepertu umumnya kiai, Ma’ruf Amin punya ciri khas berpakaian. Dari bawah, beliau mengenakan slop sebagai alas kaki. Naik ke atas, Ma’ruf Amin biasa mengenakan sarung dengan sebuah sabuk membelit pinggangnya. Tentu supaya sarung tersebut tidak melorot ketika mobile beraktivitas. Lalu, beliau juga suka mengenakan baju koko, jas, dan sorban melilit pundak. Peci tidak lupa tersemat di atas kepalanya.

“Gulungan kain di perut mengisyaratkan supaya kita tetap kuat menjaga silaturahmi bersama. Filosofi sarung yang penuh makna itu bisa kita jadikan kontemplasi akan kehidupan sosial kita yang makin hari makin gersang oleh kepentingan-kepentingan jangka pendek. Dari sebuah kain bahkan kita bisa belajar akan pentingnya menjaga silaturahmi antarsesama dengan sikap fleksibel. Sehingga memupuk persatuan dan kesatuan bangsa,” kutip Beritagar.

Supporting Actor: Sandiaga Uno untuk scene pijat

Ada satu kejadian yang menarik di Debat Capres babak pertama. Meski hanya sekilas kita bisa melihat betapa tulusnya Sandiaga Uno mendukung Prabowo. Terlihat Pak Sandiaga Uno memijit pundak Pak Prabowo. Kejadian tersebut berlangsung dengan cepat. Selain menjadi gambaran bahwa Pak Sandiaga Uno sangat suportif, memijit pundak adalah wujud sayang sebagai sesama.

Pak Sandi khawatir Pak Prabowo lelah karena pertarungan Pilpres 2019 yang panjang dan penuh drama ini. Selain mendukung secara finansial, Pak Sandiaga juga peduli dengan kesehatan Pak Prabowo. Sungguh menjiwai peran supporting actor. Paling cocok untuk menang Oscar 2019 untuk Pilpres 2019 kategori supporting Actor.

Supporting Actress: Neno Warisman untuk jihad harta dan mengancam Tuhan

Totalitas dibutuhkan untuk mendukung seorang calon di Pilpres 2019. Dan tiada yang lain, yang paling cocok memenangi kategori Oscar 2019 untuk Pilpres 2019 selain Neno Warisman untuk kategori Supporting Actress.

Totalitas Ibu Neno Warisman terlihat ketika ia mengajak relawan ganti presiden untuk “jihad harta”.

“Sampai kau keluarkan hartamu, sampai kau mengeluarkan hartamu, makanya kita semua apa yang kita punya keluarkan, karena di situlah jihad itu. Bukan hanya memberikan nyawa kita, tenaga pikiran kita, tapi harta kita. Keluarkan!” Ajak Neno Warisman.

Iklan

Keluarkan, saudara-saudara! Keluarkan! Keluarkan! Cara persuasi yang sungguh agamis itu wujud kecintaan Neno Warisman kepada pasangan Prabowo dan Sandiaga Uno. Sudah jihad nyawa, tambah jihad harta. Kurang Supporting Actress apa coba?

Nggal cuma jihad nyawa dan harta, Neno Warisman bahkan mengancam Tuhan lewat puisinya. Ini totalitas yang sungguh total. Demi junjungannya, bahkan Tuhan pun diancam. Wah, kami sungguh salut. Ini sungguh orisinal.

Makeup and Hairstyling: Ratna Sarumpaet

Well, tiada perlu penjelasan untuk pemenang Oscar 2019 untuk Pilpres 2019 kategori Makeup and Hairstyling. Untuk sebuah film, makeup dan hairstyling itu sangat penting. Gaya makeup dan gaya rambut sangat mendukung penokohan yang coba dibangun oleh sang aktor atau aktris.

Untuk kategori ini, Ratna Sarumpaet menang secara telak. Kalau bikin polling di Twitter, pasti Ratna Sarumpaet menang dengan persentasi menyentuh 99 persen. Sisa satu persen diambil oleh kolom “Pikir-Pikir”.

Gaya makeup dan gaya rambut Ratna Sarumpaet memang bikin pangling. Sampai bisa mengecoh teman dan lawan. Ini kalau di sepak bola sudah level GOAT Lionel Messi. Bisa mengecoh lawan, kawan, wasit, penonton, sampai Kang Parkir stadion. Canggih betul.

Adapted Screenplay: Prabowo untuk Indonesia bubar 2030

“Ghost Fleet ini novel, tapi ditulis 2 ahli strategi dari Amerika, menggambarkan sebuah skenario perang antara China dan Amerika tahun 2030. Yang menarik dari sini bagi kita hanya 1. Mereka ramalkan tahun 2030, Republik Indonesia sudah tidak ada lagi,” kata Prabowo.

Wah ini dahsyat betul. Jelas mengalahkan “A Star is Born”, “BLACKkKLANSMAN”, atau film legendaris “12 Years a Slave” yang menang Oscar untuk pada tahun 2013. Ghost Fleet merupakan novel yang menceritakan tentang perang dunia selanjutnya. Penulisnya adalah PW Singer dan August Cole serta diterbitkan pada 2015.

Saking dahsyatnya, belum diproduksi saja sudah menang kategori Adapted Screenplay untuk Oscar Pilpres 2019. Bisa kamu bayangkan kalau kelak diangkat ke layar lebar. Prabowo bakal mandi kesuksesan dan filmya diputar di festival film Cannes.

Directing: Luhut Binsar Pandjaitan

Ya pokoknya Pak Luhut Binsar paling layak menang di kategori Directing untuk Oscar 2019 untuk Pilpres 2019. Sudah, pokoknya begitu. Saya takut melanjutkan.

Best Picture: Ferdinand Hutahaean/Habiburokhman dengan tema tanda-tanda alam Prabowo bakal menang Pilpres 2019

Drama ini layak menang karena menghadirkan plot yang sangat kompleks. Tidak tertebak maksud dan klimaksnya. Tanda-tanda alam Prabowo bakal menang Pilpres 2019 ini berisi pesan moral yang sangat dalam. Mengajarkan manusia untuk menghormati mother nature yang menyimpan banyak petunjuk dan rahasia.

Tai burung di mobil Ferdinand Hutahean dan awan yang berbentuk Prabowo sedang pakai topi koboi. Ini sangat exceptional dan outstanding, menunjukkan kita kualitas sinematografi, dibungkus dengan cerita yang detail dan bikin cringe. Selamat Pak Ferdinand Hutahean dan Habiburokhman.

Itulah daftar pemenang Oscar 2019 untuk kontestasi Pilpres 2019. Selamat kepada para pemenang: Kiai Ma’ruf Amin, Sandiaga Uno, Neno Warisman, Ratna Sarumpaet, Prabowo, Luhut Binsar Pandjaitan, dan duet maut Ferdinand Hutahaean/Habiburokhman.

Jangan lelah berkarya ya…

Terakhir diperbarui pada 25 Februari 2019 oleh

Tags: Ma’ruf Aminneno warismanoscarPilpres 2019Sandiaga Uno
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Busuknya Romantisasi ala Jogja Ancam Damainya Salatiga (Unsplash)
Pojokan

Sisi Gelap Salatiga, Kota Terbaik untuk Dihuni yang Katanya Siap Menggantikan Jogja sebagai Kota Slow Living dan Frugal Living

5 Januari 2026
Memang Kenapa Kalau Prabowo Subianto Jadi Presiden? MOJOK.CO
Esai

Memang Kenapa Kalau Prabowo Subianto Jadi Presiden Indonesia?

18 Desember 2023
sandiaga uno ppp mojok.co
Kotak Suara

Sandiaga Uno Gabung PPP, Apa Dampak Elektoralnya?

23 Juni 2023
erick dan sandi mojok.co
Podium

Erick dan Sandi Berebut Simpati Publik lewat Coldplay dan Timnas Argentina

18 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Joki UTBK SNBT di Surabaya raup cuan Rp700 juta demi kebutuhan hidup. Kedokteran jadi incaran MOJOK.CO

Joki UTBK SNBT Bisa Raup Rp700 Juta: Buat Kebutuhan Hidup karena Keterbatasan, Cuan Gede dari Jurusan Kedokteran

10 Mei 2026
Anak Tantrum di Kereta Ekonomi bikin Saya Iba ke Ortu. MOJOK.CO

Tangisan Anak Kecil di Kereta Ekonomi Bikin Saya Sadar di Usia 25, Betapa Kasih Ibu Diuji Lewat Rasa Lelah

11 Mei 2026
buku remy sylado.MOJOK.CO

Mendobrak Fiksi Sejarah Jawa-sentris lewat Inani Keke dan Trabar Batalla, Harta Karun yang Sempat dianggap “Budaya Rendah”

15 Mei 2026
Tongkrongan bapak-bapak, nongkrong.MOJOK.CO

Tongkrongan Bapak-Bapak di Desa: Obrolan Sering Ngawur, Kadang Nggak Berfaedah, tapi Saya Harus Gabung demi “Harga Diri” Keluarga

11 Mei 2026
AstraPay berupaya memperkuat kontribusinya melalui inovasi layanan, edukasi ekosistem, serta pengembangan akses keuangan digital bagi UMKM di tengah pertumbuhan pembayaran atau transaksi digital (QRIS) MOJOK.CO

Membaca Peluang Ekonomi di Tengah Pertumbuhan Transaksi Digital, AstraPay Berkomitmen Bantu Tingkatkan Daya Saing UMKM

9 Mei 2026
Kopi starling dan kopi keliling: cuma Rp5 ribu tapi beri suntikan kekuatan pekerja kantoran di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel) untuk survive kerja tanpa Work Life Balance MOJOK.CO

Kopi Starling Cuma 5 Ribu tapi Beri Kekuatan Pekerja Jaksel Survive Tanpa Work Life Balance, Ketimbang 50 Ribu di Coffee Shop Elite

14 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.