Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Balikan Sama Mantan Itu Bukan Aib, Kayak Zidane Balikan dengan Real Madrid

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
12 Maret 2019
A A
Balikan sama mantan seperti Zidane MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Balikan sama mantan itu bukan aib, apalagi dosa. Aib itu kalau kamu makan lima gorengan, tapi cuma bilang tiga. Ketahuilah, azab dikuburkan sama minyak jelantah adalah hukumannya.

Balikan sama mantan tidak pernah salah. Balikan sama mantan bukan aib, apalagi dosa. Namun, karena alasan gengsi, ketakutan akan masalah yang sama terulang kembali, sampai sudah kadung benci membuat balikan sama mantan jadi sesuatu yang rumit. Hidupmu itu sudah rumit, masih ditambahi masalah yang remeh temeh begini.

Gini lho. Masalah jodoh memang di tangan Tuhan, dan restu orang tua yang kadang sulit sekali ditawar. Ketika sebetulnya sudah menemukan “jodoh”, kamu justru tidak bisa merawat dan memberikan kasih sayang yang pas. Kalau pas putus saja, berusaha mencari-cari kesalahan mantan, tapi sebetulnya kamu sendiri yang toksik.

Ketika kesalahan mantan nggak ketemu juga, kamu berusaha mencari second opinion, tapi malah ketemu teman yang sama-sama bermasalah. Padahal, sejatinya, kamu sendiri yang bosan dan tidak bisa dewasa menyelami hati pasanganmu. Kalau sudah begitu, ujungnya, kamu bakal masuk barisan “balikan sama mantan adalah haram”.

Gini saja deh, izinkan saya cerita pengalaman saya sendiri. Pengalaman putus, lalu balikan sama mantan. Tentunya antara waktu putus dan balikan sama mantan ada jeda. Sebuah jeda yang saya manfaatkan untuk kontemplasi, merenung, bertapa di bawah air terjun, ahh maaf, yang terakhir terlalu berlebihan.

Jadi begini, ketika usia pacarana saya dan mbak pacar baru satu tahun, kami berdua putus. Lebih tepatnya, saya diputusin. Hiks. Keputusan ini kami sepakati, dengan saya merasa berat, karena sebuah masalah yang perlu dipikirkan ulang. Terutama oleh saya. Masalah kami adalah soal ego saya yang terlalu tinggi, dan masih begitu sulit mengontrol emosi. Katakanlah, saat itu, saya seperti Rangga; jahat!

Kami putus baik-baik. Selama putus, kami tetap berhubungan, rutin berkomunikasi, meski tidak seintens ketika masih pacaran. Pada titik ini, saya memutuskan untuk memperbaiki diri. Nggak bisa mengontrol emosi itu berat, Bos. Bikin tensi naik cepat sekali. Cepat pusing, bikin saya nggak bisa lagi makan tengkleng dan babi panggang. Wah, penderitaan itu. Pedih.

Singkat kata, saya ketemu dengan seorang suster di sebuah gereja. Saya ditemani melewati proses yang cukup panjang untuk memperbaiki diri. Hingga kurang lebih satu tahun proses itu berjalan. Saya akan selamanya berterima kasih kepada Suster Leo. Kalimatnya yang terus saya ingat sampai sekarang:

“Tuhan berkarya secara misterius, kadang menyebalkan, kadang bikin sesak. Tapi Tuhan gembala yang baik, Ia menunjukkan caranya, bukan hanya jalannya saja.” Kalau kamu sudah punya caranya, jalan yang seperti apapun bisa dilewati. Dari kalimat itu, proses perbaikan diri ini dimulai dan selesai.

Setelah satu tahun, saya dan mbak-mantan-pacar kembali dekat dan pada akhirnya balikan. Berkat proses penghukuman selama satu tahun itu, kami bisa awet bertahan hingga saat ini. hingga delapan tahun pacaran, lalu bertunangan.

Balikan sama mantan itu tidak selalu merugikan. Gengsi, pasti kalah sama cintah, tsaahh…

Balikan sama mantan itu tidak selalu menyakiti harga diri. Balikan justru memberi kamu sebuah hubungan yang lebih sehat dan dewasa.

Balikan sama mantan itu tidak selalu merugikan. Kamu bakal mendapatkan partner in crime yang betul-betul memahami, bisa saling mengisi.

Nah, cerita pengalaman saya memang sungguh berbunga-bunga, terdengat semua berjalan dengan lancar. Pengalaman ini memang wujud sebuah kemujuran, ketika kita bertemu dengan orang yang tepat. Kalau mantanmu memang brengsek, selingkuh, posesif, ya jangan diteruskan, apalagi punya pikiran balikan.

Iklan

Intinya begini, apapun sifat mantanmu, ketika meniatkan untuk balikan, kita masuk dalam proses berpikir. Memilah, memilih, menimbang. Apabila mantanmu tidak pantas untuk diperjuangkan, paling tidak, kamu belajar untuk berpikir secara dewasa. Nggak semuanya soal penolakan dan anti saja.

Apalagi menyebut balikan sama mantan itu aib dan dosa. Aib itu kalau kamu makan lima gorengan, tapi ngakunya cuma makan tiga. Itu baru aib. Perlu diazab.

Kalau suka sepak bola, kamu bisa mencontoh balikannya Zinedine Zidane dengan Real Madrid. Ketika ditanya wartawan alasan balikan, Zidane berkata bahwa dirinya ingin mengembalikan Real Madrid ke “tempat yang layak”. Maklum, musim ini Real Madrid terpuruk. Gagal total di semua kompetisi. Memang, lebih baik klub ini gabung ke Liga Nusantara saja.

Zidane yang dulu meninggalkan Real Madrid setelah menahbiskan dirinya sebagai legenda. Bersama Zidane, Real Madrid juara Liga Champions tiga kali berturut-turut. Zidane, yang dulu ninggalin Madrid, tidak gengsi apalagi mementingkan harga diri. Ia kembali demi kebaikan sang mantan. Sungguh teladan yang mulia.

Oleh sebab itu, jangan pernah berpikir bahwa balikan sama mantan itu sesuatu yang haram. Jangan sampai, jodoh yang sebetulnya sudah dikavlingkan Tuhan justru kamu tolak. Jadi jomblo karatan baru tahu rasa.

Terakhir diperbarui pada 12 Maret 2019 oleh

Tags: balikanbalikan sama mantanMantanReal Madridzidane
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Mereka yang Disuruh Putus Orang Tua Pacar karena Bukan Mahasiswa: Sakit, tapi Tak Perlu Repot-repot Kasih Pembuktian MOJOK.CO lebaran
Liputan

Cerita Pilu 2 Pria yang Hubungannya Kandas Menjelang Lebaran, Ada yang Bawa-bawa Agama dan Dianggap Tak Punya Masa Depan!

9 April 2024
Sinar Jaya, Sleeper Bus Saksi Gagal Menikahi Mantan MOJOK.CO
Otomojok

Sleeper Bus Sinar Jaya Sukses Membangkitkan Kenangan Pahit Setelah Saya Gagal Menikahi Mantan

20 Maret 2024
Orang-orang yang Ngasih ‘Jatah’ Mantan Sebelum Nikah, Ingin Tuntaskan Rasa yang Tertinggal MOJOK.CO
Ragam

Orang-orang yang Ngasih “Jatah Mantan” Sebelum Nikah, Demi Kepuasan dan Tuntaskan Rasa yang Tertinggal

19 Februari 2024
pameran barang manta mojok.co
Hiburan

Membaca Kisah Tragis dan Menyebalkan di Pameran Barang Mantan

24 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lima daerah di Jawa Tengah jadi pilot project BPOM Pusat untuk produk jamu aman demi menjaga citra obat tanaman herbal warisan UNESCO MOJOK.CO

Merawat Citra Jamu di Jateng sebagai Warisan Sehat dan Aman, Campuran Bahan Kimia Bisa Merusaknya

9 Juni 2026
Curhat dan ziarah di makam ibu, tempat terbaik pulang tanpa penghakiman MOJOK.CO

Curhat di Makam Ibu Dianggap Lebay dan Sia-sia, Tapi Jadi Tempat Pulang Terbaik yang Penuh Makna dan Rasa Lega

5 Juni 2026
Usai lulus SMA jadi fotografer di Kota Lama Surabaya. MOJOK.CO

Jadi Fotografer Lepas di Kota Lama Surabaya usai Lulus SMA, Gaji Tak Seberapa asal Bisa Menabung untuk Masa Depan yang Lebih Cerah

4 Juni 2026
Meski tanpa sosok ayah (fatherless), tapi tidak hilang arah MOJOK.CO

Hidup Tanpa Sosok dan Peran Ayah Nyatanya Tak bikin Hilang Arah, Bisa Cari Arah Sendiri dan Malah bikin Orang Lain Iri

9 Juni 2026
Syifa, WNI yang kuliah di Jagiellonian University, Krakow, Polandia, Eropa. MOJOK.CO

Nekat Daftar Beasiswa Luar Negeri ke Kampus “Kurang Terkenal”, Kini Bisa Keliling Eropa dengan Gaji yang Bikin Sumringah

8 Juni 2026
Peluncuran program pendidikan koperasi (perkoperasian) untuk sekolah-sekolah yang dipelopori Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) MOJOK.CO

Jawa Tengah Bikin Pendidikan Koperasi di Sekolah: Bekal Kewirausahaan dan Alternatif Lapangan Kerja untuk Gen Z-Gen Alpha

5 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.