Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

7 Tips Belanja Bakpia Jogja supaya Tidak Apes dan Berakhir Kecewa

Kenia Intan oleh Kenia Intan
16 Agustus 2025
A A
7 Tips Aman Belanja Bakpia Jogja untuk Oleh-oleh agar Tidak Berujung Kecewa Mojok.co

7 Tips Aman Belanja Bakpia Jogja untuk Oleh-oleh agar Tidak Berujung Kecewa (wikipedia.org)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Bakpia jadi salah satu camilan paling banyak dicari di Jogja. Selain tekstur dan rasanya yang cocok di lidah banyak orang, camilan satu ini bisa bertahan lama. Itu mengapa, wisatawan banyak mencari bakpia Jogja untuk dijadikan buah tangan. 

Tidak heran, sekarang ini banyak sekali merek bakpia bermunculan di Jogja. Merek-merek legendaris masih bertahan seperti Bakpia Pathok 25, Bakpia Pathok 75, Bakpia Kurnia Sari, hingga Bakpiapia. Di sisi lain, banyak pula merek baru bermunculan. 

Iklan

Saya tidak akan merekomendasikan salah satu merek. Sebab, tiap merek punya ciri khas dan keunggulan masing-masing. Di sisi lain, soal rasa itu selera. Bakpia yang enak di lidah saya belum tentu enak di lidah orang lain. Terlebih lidah saya ini “Jogja banget” alias suka yang manis-manis dan rasa yang medhok. 

Di sini saya hanya akan membagikan tips memilih bakpia Jogja. Sebab, di beberapa tulisan Mojok, kerap saya dapati tulisan-tulisan bernada kecewa terhadap camilan khas yang satu ini. 

Sebagai orang Jogja asli, saya memang tidak setiap hari ngemil bakpia. Namun, saya punya teman yang membuka jasa jastip barang-barang Jogja. Salah satu yang paling sering diminta pelanggannya adalah bakpia. Dia membagikan segudang siasat memilih bakpia agar tidak zonk. 

#1 Pertama-tama, kenali dahulu berbagai macam jenis bakpia di Jogja

Sebelum jajan, kalian perlu tahu kalau inovasi seputar bakpia itu gila-gilaan. Isian bakpia awalnya hanya kacang ijo, cokelat, mentok-mentok keju. Kini kalian bisa menemukan bakpia dengan rasa matcha, ubi ungu, hingga capucino. 

Jenis bakpia pun makin beragam. Awalnya hanya ada pilihan kering dan basah. Kini ada pilihan bakpia kukus. Banyak orang menilai, jenis yang terakhir ini menyalahi kodrat bakpia yang seharusnya dipanggang. Bakpia kukus malah mendekati bolu daripada bakpia Jogja. 

Wisatawan perlu hal di atas sebelum membawa pulang bakpia sebagai oleh-oleh. Jangan sampai yang ada dalam bayangan adalah bakpia panggang, tapi mampir ke toko bakpia kukus. Setelahnya baru ngomel-ngomel kalau rasa bakpia Jogja seperti bolu kukus pada umumnya. Hadeh …

#2 Beli di gerai-gerai terpercaya

Sebagai wisatawan yang hendak membeli oleh-oleh, pastikan bakpia yang kalian pilih punya kualitas terbaik. Kasihan penerima oleh-oleh kalau harus menerima buah tangan yang biasa aja. Di sisi lain, di kehidupan sosial seperti sekarang ini, oleh-oleh bak harga diri. Jangan sampai kita jadi bahan gunjingan karena membawa oleh-oleh yang tidak berkualitas. 

Itu mengapa, kalian perlu bawakan oleh-oleh yang berasal dari gerai-gerai terpercaya. Ingat, gerai terpercaya tidak melulu gerai yang ternama ya. Ada juga gerai-gerai yang namanya asing di kuping wisatawan, tapi jadi andalan warlok. Kalau boleh meminjam istilah zaman sekarang, merek bakpia underrated-lah.  

#3 Di musim liburan, usahakan beli bakpia di pagi hari

Tips yang satu ini baru saya tahu dari kawan yang membuka jastip barang-barang khas Jogja tadi. Upayakan pergi ke toko oleh-oleh atau toko bakpia di pagi hari. Terutama di saat peak season seperti libur akhir tahun atau libur panjang lain. Alasannya, stok camilan satu ini akan cepat habis karena terlalu banyak pembelinya. Dengan datang di pagi hari saat toko baru saja buka, kemungkinan besar stok bakpia masih lengkap. Baik dari segi jenis maupun rasa. 

Baca halaman selanjutnya: #4 Jangan pasang …

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 18 Agustus 2025 oleh

Tags: bakpiabakpia jogjaJogjaKuliner JogjaMakanan khas Jogjaoleh-oleholeh-oleh Jogjapariwisata jigja
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Senjakala Lapangan Sepak Bola di Jogja yang Makin Berjarak dengan Warganya.MOJOK.CO
Suara Bawah Tanah

Senjakala Lapangan Bola di Kota Jogja yang Makin Berjarak dengan Warganya

9 Juli 2026
kebun sayur di kota jogja.MOJOK.CO
Kabar

Cara Warga Wirobrajan Hadapi Keterbatasan Lahan: Mengubah Tembok Kampung Menjadi Kebun Sayur

8 Juli 2026
Lapangan Bola di Kauman, Jogja. MOJOK.CO
Suara Bawah Tanah

Lapangan Paving: Kemewahan yang Tersisa bagi Anak-anak Kota Jogja untuk Bermain Bola

7 Juli 2026
Tips Meningkatkan Kenikmatan Ayam Goreng Olive Chicken Jogja (Mojok/Agung)
Pojokan

Tips Meningkatkan Kenikmatan Rasa Ayam Goreng Olive Chicken Jogja yang Sudah Menjadi Legenda Kuliner Itu

3 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Truk sampah di TPA Troketon, Klaten. MOJOK.CO

Mengais Asa di TPA Troketon, Benteng Terakhir Penghidupan Warga Klaten

10 Juli 2026
Jumirah dan suami merupakan pemulung di TPA Troketon, Klaten. MOJOK.CO

“Nrimo ing Pandum” ala Ibu Jumirah: Berteman dengan Belatung dan Diabetes di Tengah 150 Ton Sampah Residu Warga Klaten

12 Juli 2026
Lapangan Bola di Kauman, Jogja. MOJOK.CO

Lapangan Paving: Kemewahan yang Tersisa bagi Anak-anak Kota Jogja untuk Bermain Bola

7 Juli 2026
Yang Melelahkan bagi Disabilitas Tak Tampak Bukan Penyakitnya, tetapi Harus Terus Membuktikan Diri Sakit MOJOK.CO

Yang Melelahkan bagi Disabilitas Tak Tampak Bukan Penyakitnya, tetapi Harus Terus Membuktikan Diri Sakit

13 Juli 2026
Dalam Final Nasional Essay Contest Beswan Djarum, Najwa Shihab berpesan pada para mahasiswa penerima Djarum Beasiswa Plus agar terus menulis (esai) apapun profesinya MOJOK.CO

Pesan untuk Gen Z: Menulislah Apapun Kelak Profesinya, Tak Lupa Akar di Manapun Posisinya

7 Juli 2026
Dugaan Korupsi Bupati Sukoharjo: Warisan Bernama Korupsi MOJOK.CO

Dugaan Korupsi Bupati Sukoharjo: Warisan Bernama Korupsi 

13 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.