Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

5 Hal yang Bisa Dilakukan di Usia 23, selain Menjadi Stafsus Presiden

Haris Firmansyah oleh Haris Firmansyah
25 November 2019
A A
5 Hal yang Bisa Dilakukan di Usia 23, selain Menjadi Stafsus Presiden

5 Hal yang Bisa Dilakukan di Usia 23, selain Menjadi Stafsus Presiden

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Banyak remaja terpelatuk ketika ditanya apa yang sedang dilakukannya ketika berusia 23 tahun. Sementara di umur segitu Putri Tanjung bisa jadi staf khusus presiden.

Seharusnya pencapaian orang lain tidak boleh membuat kita berkecil hati dengan apa yang telah kita punya saat ini. Lagi pula banyak hal yang bisa dilakukan di usia 23 tahun. Tidak melulu tentang jabatan dan karier.

Setidaknya 5 hal ini perlu dilakukan untuk pelengkap perjalanan hidup remaja menuju dewasa.

Patah Hati

Tidak semua manusia bisa menemukan orang yang tepat untuk diajak pacaran. Namun, setiap yang memiliki hati tentunya pernah jatuh cinta. Tujuan jatuh cinta adalah bersama, atau patah hati. Patah hati ini perlu, jadi berikanlah waktu untuk hati merasakan kepahitan hidup ini.

Menyadari dia pergi karena kamu tak meyakinkan punya masa depan yang cerah. Atau gebetan lebih memilih teman kamu sendiri. Pacar minta putus karena dia ketemu orang baru yang lebih cakep. Semua fakta ini bisa menghancurkan hati, tapi itulah seni kehidupan.

Kalau kamu pernah patah hati, selamat kamu telah sempurna menjadi manusia. Dengan patah hati, kamu bisa memandang hidup ini dengan cara yang berbeda. Lalu berevolusi jadi pribadi yang baru.

Makan enak

Usia 23 tahun, ada yang baru lulus kuliah, atau baru dapat pekerjaan. Gaji pertama nggak perlu buru-buru dimasukkan ke instrumen investasi. Perlakukanlah diri sendiri dengan baik. Beli makanan enak untuk dimakan bersama keluarga atau teman.

Kalau sebelum punya penghasilan, makan di McD hanya impian. Wujudkanlah. Jadilah seperti orang-orang bahagia di iklannya. Walaupun Happy Meal nggak otomatis bikin kamu happy sih.

Main game bareng geng

Mainkan game bersama teman segeng. Main UNO atau Werewolf. Dari permainan sepele ini kita belajar untuk nggak ngoyo. Mengalah kepada teman. Kemenangan pun rasanya bisa diraih bersama-sama.

Hidup tak selalu diisi dengan yang serius-serius. Ketawa karena kalah berturut-turut main UNO juga meringankan perasaan. Apalagi main Werewolf bisa menang sebagai serigala, itu rasanya melegakan.

Temukan hobi

Kalau sampai usia 23 tahun masih belum ketemu hobi yang pas, take your time. Carilah. Jika sudah ketemu, cintailah.

Sebab pekerjaan nantinya lama-lama membosankan. Hobi diperlukan untuk selingan indah karier utuh. Tapi kalau hobimu adalah bekerja, ya syukur.

Naik kereta sendirian

Ada yang jadi penumpang reguler kereta karena tuntutan pekerjaan. Ada juga yang nggak pernah naik kereta karena memang di pulaunya belum ada rel. Contohnya, Kalimantan.

Cobalah naik kereta sendirian. Menikmati perjalanan dengan buku, film, atau musik favorit. Mendengarkan podcast sambil memandang ke luar jendela kereta. Tapi jangan lupa turun di stasiun pemberhentian.

Iklan

Nah, seperti itulah hidup. Kita mesti menikmati perjalanan, tapi jangan lupakan tujuan.

BACA JUGA Komik: Pencapaian bagi Masyarakat Kita atau ulasan lainnya di rubrik POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 25 November 2019 oleh

Tags: pencapaian hidupputri tanjungusia 23
Haris Firmansyah

Haris Firmansyah

Pegawai Bank Ibukota. Selain suka ngitung uang juga suka ngitung kata.

Artikel Terkait

Mudik ke desa naik mobil pribadi Honda Brio, niat ikuti standar sukses dan pencapaian hidup tapi tetap dihina MOJOK.CO
Sehari-hari

Mudik ke Desa Naik Mobil Honda Brio Hasil Nabung karena Muak Dihina, Berharap Dicap Sukses Malah Makin Direndahkan

2 Maret 2026
Putri Tanjung viral hingga Apresiasi Tahanan KPK Termuda
Video

Putri Tanjung Viral hingga Apresiasi Tahanan KPK Termuda

26 Januari 2022
Menengok Kekayaan Chairul Tanjung, Orang Terkaya ke-7 di Indonesia
Nafkah

Menengok Kekayaan Chairul Tanjung, Orang Terkaya ke-7 di Indonesia

25 November 2019
privilege chairul tanjung putri tanjung mojok.co
Pojokan

Santai, Kita Semua Bisa Punya Privilege Kok

25 November 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gagal seleksi PPPK dan CPNS meski daftar di formasi PNS atau ASN sepi peminat. Malah dapat kerja yang benefitnya bisa bungkam saudara yang sebelumnya menghina MOJOK.CO

Gagal Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat Dihina Bodoh, Malah Dapat Kerjaan “di Atas” ASN Langsung Bungkam Penghina

9 April 2026
Buka bisnis di desa sengsara, tidak bikin slow living MOJOK.CO

Buka Bisnis di Desa Menggiurkan, Tapi Bukannya Slow Living Malah Dibayangi Sengsara karena Kebiasaan Warga

9 April 2026
Pekerja Jogja kaget pindah kerja di Purwokerto demi alasan slow living. Tapi kaget dengan karakter orang Banyumas MOJOK.CO

Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi

6 April 2026
Jurusan Kebidanan Unair tolong saya dari kekecewaan gagal kuliah di Kedokteran. MOJOK.CO

Tinggalkan Mimpi Jadi Dokter karena Merasa Bodoh dan Miskin, Lulus dari Jurusan Kebidanan Unair Malah Bikin Hidup Lebih Bermakna

6 April 2026
Mahasiswa Jogja nugas di coffee shop

Nugas di Kafe Dianggap Buang-buat Duit, padahal Bikin Mahasiswa Jogja Lebih Tenang dan Produktif

6 April 2026
Lulusan farmasi PTS Jogja foto keluarga

Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa

7 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.