Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

5 Hal yang Lumrah di Bekasi tapi Nggak Bisa Ditemukan di Muntilan Magelang

Intan Ekapratiwi oleh Intan Ekapratiwi
20 Oktober 2025
A A
5 Hal yang Lumrah di Bekasi tapi Nggak Bisa Ditemukan di Muntilan Magelang

5 Hal yang Lumrah di Bekasi tapi Nggak Bisa Ditemukan di Muntilan Magelang (unsplash.com)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

#3 Mall megah dan gaya hidup modern

Jujur saja ya, satu hal yang cukup bikin saya kaget waktu pindah ke Muntilan Magelang adalah di sini nggak ada mall! Saya pernah tinggal di Serang Banten dan Jogja, di sana ada mall meski kalau dibandingkan dengan Bekasi tetap kota tersebut memiliki lebih banyak mall. Tapi saya nggak menyangka kalau di Muntilan nggak ada pusat hiburan kayak mall. 

Di Bekasi, setidaknya ada lebih dari 10 mall yang tersebar. Beberapa yang populer antara lain Summarecon Mall Bekasi, Metropolitan Mall, Grand Metropolitan, Lagoon Avenue, Grand Metropolitan, dll. Metropolitan Mall bahkan jadi tempat nongkrong saya dari zaman masih kecil sampai remaja. Pertama kali nonton di bioskop waktu SMP dulu saya perginya ke Metropolitan Mall Bekasi alias MM.

Nah, begitu pindah ke Muntilan Magelang, nggak bisa lagi tuh nongkrong di mall dan nonton di bioskop. Kalau mau nge-mall saya harus ke Artos yang berada di Mertoyudan atau sekalian ke Jogja. 

#4 Banjir sudah biasa bagi warga Bekasi, tapi di Muntilan Magelang nggak ada

Hal lain yang biasa dijumpai di Bekasi tapi nggak ada di Muntilan Magelang adalah banjir. Sebenernya dulu Bekasi juga belum banjir. Saya ingat waktu masih kecil, kisaran tahun 90-an, Bekasi belum mengenal yang namanya banjir. Dekat rumah saya pun masih banyak sawah.

Akan tetapi semua berubah ketika memasuki tahun 2000-an, tepatnya 2002. Itu adalah kali pertama saya mengalami kebanjiran. Dulu banjir pertama kali masuk ke dalam rumah saya setinggi mata kaki. Waktu itu surutnya juga cepat. Pagi kebanjiran, sore sudah surut. Tapi sejak saat itu lama-lama jadi langganan banjir tiap tahun.

Banjir paling parah yang pernah saya alami saat air masuk ke rumah hingga setinggi betis orang dewasa. Di luar rumah sih ketinggian air sudah sedada. Dan itu surutnya lama. Waktu banjir itu keluarga saya mengungsi ke lantai dua. Pokoknya kacau banget dan bikin trauma.

Nah, sejak pindah ke Muntilan Magelang, saya bersyukur karena di sini nggak kayak di Bekasi. Nggak hujan dikit banjir gitu. Lagian di Muntilan masih banyak sawah dan tanah resapan. Semoga pembangunan di sini nggak masif kayak di kota besar ya, biar tetap asri dan nyaman. Dan tentu saja bebas banjir.

#5 Macet parah, makanan sehari-hari warga Bekasi

Terakhir, hal yang lumrah dijumpai di Bekasi tapi nggak ada di Muntilan Magelang adalah kemacetan. Dulu waktu masih jadi warga Bekasi, macet sudah jadi santapan saya sehari-hari. Mau pagi, siang, sore, malam, jalanan padat dengan kendaraan.

Waktu saya masih kerja di Jakarta, saya selalu berangkat jam 5 pagi dari rumah saya di Bekasi, lho. Kelewatan 10 menit saja dijamin saya bakal kesiangan sampai kantor. 

Sebaliknya di Muntilan Magelang nggak ada tuh yang namanya macet. Kemacetan hanya terjadi sesekali di saat musim liburan. Selebihnya perjalanan di Muntilan cenderung lancar dan santai.

Itulah beberapa hal yang biasa saya jumpai di Bekasi tapi nggak saya temukan di Muntilan Magelang. Meski kedua daerah ini terasa sangat berbeda, saya bersyukur pernah tinggal di Bekasi sebelum akhirnya menetap di Muntilan. Keduanya tetap punya kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Penulis: Intan Ekapratiwi
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 4 Hal Tidak Menyenangkan di Magelang buat Kapok Wisatawan dan catatan menarik lainnya di rubrik POJOKAN.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 21 Oktober 2025 oleh

Tags: bekasikabupaten magelangKota BekasimagelangMuntilanmuntilan magelangorang bekasi kerja di jakartawarga bekasi
Intan Ekapratiwi

Intan Ekapratiwi

Artikel Terkait

Layung Senja: meditasi melepas kepenatan di kawasan wisata Candi Borobudur, Magelang MOJOK.CO
Kilas

Layung Senja: Meditasi Lepas Penat di Kawasan Candi Borobudur, Mendengar Suara Alam yang Kerap Terabaikan

15 Februari 2026
Pamong cerita di Borobudur ikuti pelatihan hospitality. MOJOK.CO
Hiburan

Kemampuan Wajib yang Dimiliki Pamong Cerita agar Pengalaman Wisatawan Jadi Bermakna

16 Desember 2025
Jalan Kartini, Jalan Paling “Pintar” di Muntilan Magelang
Pojokan

Jalan Kartini, Jalan Paling “Pintar” di Muntilan Magelang

28 Oktober 2025
Pengunjung menikmati Borobudur Sunrise di Magelang. (Doc. InJourney)
Kilas

Pengalaman Wisatawan Menikmati Borobudur Sunrise, Datang dari Subuh untuk Melihat Rona Matahari Jingga

20 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sate entok di Kaliurang, Jogja

Sate Entok, Olahan Unggas Terbaik yang Jarang Diketahui padahal Rasanya Lebih “Jujur” daripada Bebek Goreng

18 Februari 2026
Imlek 2026 di Candi Prambanan dan Candi Borobudur. MOJOK.CO

Tahun Kuda Api Imlek 2026: Mencari Hoki Lewat Kartu Tarot di Antara Kemegahan Prambanan dan Borobudur

15 Februari 2026
Tukang parkir coffe shop di Jogja

Nongkrong di Coffe Shop Jogja Malam Hari, Rela Pulang Pagi demi Hindari Tukang Parkir

16 Februari 2026
Ramai, 'Cukup Aku Saja yang WNI': Saya Justru Bangga Melepas Status Warga Negara Austria Demi Paspor Indonesia MOJOK.CO

Ramai, ‘Cukup Aku Saja yang WNI’: Saya Justru Bangga Melepas Status Warga Negara Austria Demi Paspor Indonesia

20 Februari 2026
Gen Z mending beli bunga daripada rumah untuk self reward. MOJOK.CO

Gen Z Lebih Suka Beli Bunga untuk Self Reward daripada Stres Nggak Mampu Beli Rumah untuk Masa Depan

16 Februari 2026
Pelajaran hidup dari kereta api (ka) ekonomi MOJOK.CO

Kereta Api Ekonomi Memang Nyiksa Punggung dan Dengkul, Tapi Penuh Pelajaran Hidup dan Kehangatan dari Orang-orang Tulus

13 Februari 2026

Video Terbaru

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

16 Februari 2026
Damardjati Supadjar: Ketika Filsafat Tak Hanya Tinggal di Kampus

Damardjati Supadjar: Ketika Filsafat Tak Hanya Tinggal di Kampus

14 Februari 2026
Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

10 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.