Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

3 Alternatif Bulan Madu Buat Nadine Chandrawinata dan Dimas Anggara

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
8 Juli 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Setelah menikah, tentunya Nadine Chandrawinata dan Dimas Anggara butuh alternatif tempat bulan madu. Mojok Institue memahami kegelisahan itu.

Konon, Nadine Chandrawinata dan Dimas Anggara baru akan menikah tanggal 15 Juli 2018 nanti.  Tapi ternyata, Sabtu (7/7) yang lalu, dua pasangan ini sudah melangsungkan pernikahan. Keduanya mengikat janji manis nan suci di Anema Resort, Gili, Lombok.

Iklan

Sebelumnya, Nadine Chandra dan Dimas Anggara dikabarkan akan menikah di luar negeri. Alasannya, kedua artis ini menganut agama yang berbeda. Maklum, di Indonesia ini, pernikahan beda agama masih sulit dilangsungkan. Lha wong yang beda pilihan politik saja bisa bikin pusing. Kebayang, yang laki-laki itu kampret, yang perempuan cebong. Ini mau beda agama.

Yang menarik dari pernikahan Nadine dan Dimas Anggara adalah gaun yang dikenakan mempelai wanita. Ketika melangsungkan pernikahan, Nadine terlihat mengenakan gaun berwarna putih yang anggun. Kamu tahu, gaun yang dikenakan Nadine tersebut adalah gaun milik ibunya dan sudah berusia 37 tahun.

Lebih tua dari saya sendiri yang masih muda dan bersemangat. Kalau ibarat laki-laki, gaun ini sudah jadi bapak beranak dua karena patuh dengan anjuran Keluarga Berencana: dua anak cukup!

Nah, setelah menikah dan “enaa-enaa”, tentunya bulan madu bakal menjadi hidangan penutup yang manis. Mojok Institute berusaha memberikan kado yang sederhana bagi pasangan ini. Kadonya berupa alternatif jujugan bulan madu. Semoga berkenan, ya mba Nadine. Kalau tidak berkenan, ya biar mas Dimas saja yang pergi.

1. Nadine yang sporty, cocok ke Peru tahun 2019 nanti.

Ada apa dengan Peru? Jadi, tahun depan, tepatnya tanggal 6 hingga 17 Januari 2019 akan dilangsungkan Reli Dakar. Setelah sebelumnya sukses digelar di tiga negara, Reli Dakar 2019 akan dilaksanakan murni di Peru saja. Slogan yang diusung adalah 100 persen Peru, 100 persen Dakar.

Nadine yang sporty tentu bakal cocok kalau ikut balapan kelas truk. Sementara itu, mas Dimas cocok ikut balapan kelas motor. Jadi, kalau mas Dimas lelah, motornya bisa dinaikkan ke trunya Nadine.

2. Bulan madu gabung dengan Sokola Rimba.

Sudah 25 tahun Sokola Rimba mengabdikan diri dalam dunia pendidikan, terutama untuk anak-anak rimba. Butet Manurung, rela menembus hutan lebat di Jambi demi untuk Sokola Rimba, sekolah yang didirikannya khusus untuk membuka literasi Suku Anak Dalam di Taman Nasional Bukit Dua Belas dan Bukit Tiga Puluh, Jambi.

Bergabung dengan Sokola Rimba bakal menjadi bulan madu yang berfaedah. Jadi, bulan madu bersama Sokola Rimba bukan hanya sebatas untuk meng-“intim”-kan diri dengan pasangan, namun juga dengan anak-anak yang membutuhkan pendidikan dasar. Sudah bahagia, dapat pahala pula. Saya yakin, mba Nadine dan mas Dimas bisa menjadi guru yang baik.

3. Berburu kuliner kambing di tempat-tempat tersembunyi.

Kamu pasti tahu kalau olahan kambing adalah salah satu menu favorit Kepala Suku Mojok, Puthut EA. Kambing juga menjadi salah satu hewan yang dikurbankan ketika Lebaran Kurban, Idul Adha. Nah, untuk mba Nadine dan mas Dimas, supaya “enaa-enaa”-nya lebih terasa ganas, makan olahan kambing kayaknya wajib masuk pertimbangan.

Bakal lebih seru ketika Nadine dan Dimas berburu olahan kambing di tempat-tempat yang belum terpetakan. Misalnya berburu tongseng kambing legendaris di Pasar Jangkang, Cangkringan, Sleman. Atau bisa juga mencari warung olahan kambing yang namanya “Djiroso” di Sleman, DIY. Tentunya masih banyak warung kambing lainnya yang unik dan layak dikunjungi.

Siangnya makan tongseng dan torpedo, malamnya “mencapai kata sepakat dan mufakat” di dalam kamar. Sungguh terpuji.

Terakhir diperbarui pada 8 Juli 2018 oleh

Tags: bulan madudimas anggarakambingnadinenadine chandranadine chandrawinatareli dakarsokola rimbatongseng
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

all you can eat ayce.co
Kesehatan

Benarkah Daging Kambing Bisa Tingkatkan Libido? Ini Kata Dokter Gizi

28 Juni 2023
cara memilih hewan kurban di idul adha 2022 mojok.co
Ekonomi

Cara Memilih Hewan Kurban Terbaik untuk Idul Adha Menurut Peternak

25 Juni 2023
Baceman kepala kambing
Kuliner

Menikmati Baceman Kepala Kambing H Sukirman yang Katanya Jadi Kasta Olahan Terenak

22 Desember 2022
Pukka Simbolon: Capcapung dan Rahasia Kesuksesan di Baliknya
Video

Pukka Simbolon: Capcapung dan Rahasia Kesuksesan di Baliknya

24 Oktober 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Seporsi kemenangan kecil yang bisa dirayakan di kehidupan dewasa usai berporsi-porsi kekalahan MOJOK.CO

Menemukan Seporsi Kemenangan yang Layak Dirayakan usai Berporsi Kekalahan dari Kehidupan Dewasa yang Bikin Setengah Gila

7 Juli 2026
kebun sayur di kota jogja.MOJOK.CO

Cara Warga Wirobrajan Hadapi Keterbatasan Lahan: Mengubah Tembok Kampung Menjadi Kebun Sayur

8 Juli 2026
Saya Pengurus KDMP: Koperasi Desa Lebih Butuh Literasi daripada Militerisasi MOJOK.CO

Saya Pengurus KDMP: Koperasi Desa Lebih Butuh Literasi daripada Militerisasi

3 Juli 2026
spmb 2025, zonasi.MOJOK.CO

Ketika SPMB Berubah Jadi Pasar Gelap Kursi Sekolah

6 Juli 2026
Derita anak magang atau PKL SMK: diperlakukan sebagai pekerja penuh waktu hingga ikut lembur dan dibentak-bentak MOJOK.CO

Magang SMK Tak Dibayar tapi Jadi Tenaga Kerja Serabutan, Ikut Lembur hingga Dibentak-bentak kalau Ada Kesalahan

9 Juli 2026
Terima Kasih No Na! "Udah Siap Belum?" Akhirnya Mengalahkan "Mas Bahlil Ganteng" di Kepala Bocil

Terima Kasih No Na! “Udah Siap Belum?” Akhirnya Mengalahkan “Mas Bahlil Ganteng” di Kepala Bocil

6 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.