Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Malam Jumat

Asrama Horor di Sudut Magelang: Tentang Bisikan Dingin yang Tidak Terjawab

Putri Hanafiah oleh Putri Hanafiah
6 Maret 2025
A A
Asrama Horor di Sudut Magelang MOJOK.CO

Ilustrasi Asrama Horor di Sudut Magelang. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Hingga saat ini, para penghuni asrama tidak menemukan jawaban atas fenomena ini. Seakan-akan jawabannya tidak ada di Magelang, tempat kami tinggal.

Saya mulai masuk kuliah pada 2022 di sebuah kampus di daerah Magelang, Jawa Tengah. Untuk yang berstatus tahun pertama, kampus mewajibkan kami untuk tinggal di sebuah asrama. 

Asrama yang menjadi tempat tinggal saya mempunyai 3 lantai. Isinya adalah kamar mandi bersama, ruang cuci, beberapa kamar, lorong, dan ruang tengah. Ada sebuah balkon ruang tengah yang menghadap langsung ke perkebunan pohon pinus dan jalan utama menuju asrama di Magelang ini.

Satu kamar asrama ini berisi 3 sampai 4 mahasiswa. Kami masih menggunakan tempat tidur tingkat 2. Selain itu, di dalam kamar asrama ada 2 lemari, dan 4 meja. Nah, setiap kamar di asrama ini punya 1 balkon. 

Saya sendiri mendapatkan kamar di lantai 3, paling pojok timur. Kamar saya sangat dekat dengan tangga menuju rooftop. Lalu, ada juga kamar mandi di paling pojok. Penghuni asrama di Magelang ini menyebutnya “kamar terakhir”.

Kamar yang saya tempati ini paling sejuk dibandingkan kamar lainnya. Oleh sebab itu, banyak tetangga kamar yang sering nongkrong dan betah di kamar saya.

Penghuni “kamar terakhir” ini beragam. Ada saya yang berasal dari Jogja. Lalu ada Citra dan Dona anak Magelang. Terakhir, Entin, berasal dari Kalimantan. Kepribadian kami berempat juga sangat berbeda. 

Oleh sebab itu, selama beberapa bulan awal, interaksi di antara kami cukup minim. Hanya Citra dan Dona yang cepat akrab karena berasal dari daerah yang sama. Interaksi kami lebih cair setelah mengenal kepribadian, meski memakan waktu agak lama. Saya sendiri malah lebih akrab dengan Intan, yang tinggal di kamar seberang. 

Kesulitan beradaptasi

Seperti yang saya ceritakan sebelumnya, butuh waktu lama untuk beradaptasi. Khususnya dengan para penghuni “kamar terakhir. Butuh waktu sekitar 3 bulan untuk saya bisa beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan baru tersebut. 

Saya lebih suka berkelana ke kamar tetangga atau kadang menginap di salah satu kamar yang ada di lantai 2. Untungnya, teman sekamar saya dapat memaklumi sifat dan kebiasaan saya selama tinggal bersama. 

Salah satu akibat dari kesulitan beradaptasi adalah saya jadi sulit tidur. Untung saja, teman-teman sekamar bisa memakluminya. Saya sangat sering tidur di atas pukul 1 malam. Padahal, beberapa jam kemudian, saya harus salat subuh berjemaah di masjid kampus.

Baca halaman selanjutnya: Hingga kini, misteri itu tidak terjawab.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 7 Maret 2025 oleh

Tags: asrama di magelangasrama hororcerita hororcerita seramkesurupanmagelangMalam Jumat
Putri Hanafiah

Putri Hanafiah

Ambivert yang sulit tidur.

Artikel Terkait

Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang MOJOK.CO
Esai

Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

20 Maret 2026
Layung Senja: meditasi melepas kepenatan di kawasan wisata Candi Borobudur, Magelang MOJOK.CO
Kilas

Layung Senja: Meditasi Lepas Penat di Kawasan Candi Borobudur, Mendengar Suara Alam yang Kerap Terabaikan

15 Februari 2026
Warung Bakso Horor di Selatan Jogja MOJOK.CO
Malam Jumat

Warung Bakso Horor di Selatan Jogja: Teror Gaib yang Tak Kunjung dan Belum akan Berhenti

22 Januari 2026
19 Tahun Gempa Jogja dan Teror di Bangsal Rumah Sakit MOJOK.CO
Malam Jumat

19 Tahun Setelah Gempa Besar Mengguncang, Ingatan akan Teror di Sebuah Rumah Sakit Besar di Jogja Datang Kembali

8 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nasib selalu kalah kalau adu pencapaian untuk kejar standar sukses keluarga besar. Orientasinya karier mentereng dan gaji besar, usaha dan kerja mati-matian tidak dihargai MOJOK.CO

Nasib Selalu Kalah kalau Adu Pencapaian: Malu Gini-gini Aja, Sialnya Punya Keluarga Bajingan yang Tak Bakal Apresiasi Usaha

14 Maret 2026
Sekolah penerima manfaat beasiswa JPD Pemkot Jogja

Beasiswa JPD Jadi Harapan Siswa di Jogja untuk Sekolah, padahal Hampir Berhenti karena Broken Home

17 Maret 2026
Mudik Gratis dari BUMN 2026. MOJOK.CO

Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang

18 Maret 2026
Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa Mojok.co

Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Terlalu Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa

19 Maret 2026
Sarjana (lulusan S1) susah cari kerja. Sekali kerja di Sidoarjo dapat gaji kecil bahkan dapat THR cuma Rp50 ribu MOJOK.CO

Ironi Sarjana Kerja 15 Jam Perhari Selama 3 Tahun: Gaji Kerdil dan THR Cuma 50 Ribu, Tak Cukup buat Senangkan Ibu

17 Maret 2026
Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat merampas senyum perantau asal Jogja MOJOK.CO

Stasiun Pasar Senen Saksi Perantau Jogja “Ampun-ampun” Dihajar dan Dirampas Jakarta, Tapi Terlalu Cemas Resign buat Balik Jogja

15 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.