Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Urban

Pilih Tinggalkan Kerja Kantoran ke “Side Hustle” demi Merawat Anak, Kini Kantongi Rp425 Juta per Bulan dan Lebih Dekat dengan Keluarga

Shofiatunnisa Azizah oleh Shofiatunnisa Azizah
31 Maret 2026
A A
Pilih side hustle daripada pekerjaan kantoran

Ilustrasi - Side hustle (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Side hustle dari video game kesukaan anak

Cerita menarik Fransisco dalam side hustle selagi menjadi bapak rumah tangga muncul dari kesukaan anaknya kepada video game. Anak ketiganya, Sophia (11), menyukai video game sebagai cara menghabiskan waktu bersama atau quality time—dalam istilah hari ini.

Dari kesukaan Sophia, Fransisco memutuskan untuk membuat modifikasi game (mod game) untuknya. Mod, kata dia, memungkinkan pengalaman bermain game berubah menjadi lebih interaktif, dengan mengubah, menambahkan, atau memperbaiki elemen bermain.

Iklan

Fransisco belajar cara membuat mod game, serta mulai mengerjakannya ketika anak terakhirnya yang berusia 3 tahun tidur siang. Di tengah waktu luangnya sebagai ayah yang mengurus rumah, Fransisco memanfaatkannya untuk menciptakan sesuatu yang disukai sang anak.

“Saya senang bikin sesuatu yang disukai Sophia. Saya pikir, kalau dia suka, orang lain mungkin juga,” katanya.

Pengalaman Fransisco di bidang pemasaran juga berguna. Ia membagikan mod gratis di permainan yang mereka sukai, kemudian menunggu interaksi orang-orang yang juga menyukai untuk mengembangkannya. 

Setelah mendapatkan respons yang cukup tinggi, Fransisco mengarahkan mod gratis itu menjadi berbayar. “Kalau orang menyukai dan banyak berinteraksi, saya kembangkan. Akhirnya mengarah pada mod premium yang berbayar,” kata dia.

Untung 10x lipat dari side hustle

Hanya dalam beberapa bulan sejak menekuni side hustle dalam mod game, Fransisco mengaku bisa mendapatkan lebih banyak keuntungan dari bekerja kantoran selama setahun penuh.

“Saya bisa dapat penghasilan tambahan bulanan Rp255 juta sampai Rp280 juta. Saat merilis modifikasi baru, saya dapat penghasilan tambahan sekitar Rp170 juta di bulan pertama,” jelas dia.

Dihitung-hitung, Fransisco bisa mendapatkan total penghasilan hingga Rp425 juta dalam satu bulan. Nominal tersebut 10 kali lipat dari penghasilannya per bulan selama bekerja konvensional. 

Selain itu, Fransisco mendapatkan keuntungan lain berupa waktu dengan keluarga. Dengan side hustle, ia memungkinkan untuk bekerja dari rumah dan tidak harus ke kantor. Fransisco juga dapat mengatur waktu kerjanya sendiri.

Ia bisa meluangkan waktu setiap hari, termasuk akhir pekan untuk keluarganya. 

“Umumnya, saya menghabiskan dua sampai tiga jam untuk membuat mod setiap malam, biasanya setelah anak-anak tidur. Saya nggak bekerja weekend karena waktu keluarga,” kata dia.

Sementara pada siang hari, Fransisco mencicil pekerjaannya dengan membuat perencanaan. Untuk saat ini, kata dia, tantangan terbesarnya hanyalah pikiran yang terus aktif dalam menyiasati side hustle yang dilakukannya.

Penulis: Shofiatunnisa Azizah

Iklan

Editor: Ahmad Effendi

BACA JUGA: Tak Cukup Satu Gaji, Gen Z Rela “Side Hustle” dan Kehilangan Kehidupan demi Rasa Aman dan Puas Punya Pekerjaan Sesuai Keinginan dan artikel liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 1 April 2026 oleh

Tags: alasan side hustlekerja kantoranloker kerja kantoranpekerja kantoranside hustleside hustle vs kerja kantoran
Shofiatunnisa Azizah

Shofiatunnisa Azizah

Artikel Terkait

pekerja kantoran.MOJOK.CO
Urban

Akal-akalan “Kantor adalah Keluarga”, Menguras Mental dan Menggerogoti Karier

4 Juni 2026
Kopi starling dan kopi keliling: cuma Rp5 ribu tapi beri suntikan kekuatan pekerja kantoran di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel) untuk survive kerja tanpa Work Life Balance MOJOK.CO
Urban

Kopi Starling Cuma 5 Ribu tapi Beri Kekuatan Pekerja Jaksel Survive Tanpa Work Life Balance, Ketimbang 50 Ribu di Coffee Shop Elite

14 Mei 2026
Setiabudi Jakarta Selatan, Work Life Balance.MOJOK.CO
Urban

Kerja di Kebayoran Baru Jaksel: Cuma Kelihatan Elite tapi Work Life Balance Sulit, Resign Tak Selesaikan Masalah

10 Mei 2026
Stres menyeimbangkan pekerjaan sampingan dan pekerjaan kantoran karena side hustle
Urban

“Side Hustle” Bisa Hasilkan hingga Rp500 Juta per Bulan Melebihi Gaji Kerja Kantoran, tapi Bikin Tersiksa karena Tidak Pernah Berhenti Bekerja

1 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Polyworking (mencari pekerjaan tambahan atau sampingan) jadi pilihan rasional in this economy karena satu pemasukan gaji tak beri rasa aman MOJOK.CO

Polyworking: Pekerja Kurangi Waktu Luang demi Pekerjaan Tambahan dan Pesan untuk Lulusan Baru jika Sumber Gaji Tak Cukup 1

8 Juli 2026
Saat mengantar anak mencari kos untuk persiapan kuliah di PTN Jogja: anak antusias jadi mahasiswa baru (maba), orang tua justru menyimpan kecemasan yang tidak hanya persoalan UKT mahal MOJOK.CO

Saat Antar Anak Cari Kos dan Tak Sabar Jadi Maba, Ortu Tampak Antusias tapi Diam-diam Sembunyikan Cemas

8 Juli 2026
Emas 74 Kilo, Sumatra Gelap Gulita, dan Aparat Hukum yang Berperan Ganda MOJOK.CO

Emas 74 Kilo, Sumatra Gelap Gulita, dan Aparat Hukum yang Berperan Ganda

10 Juli 2026
Kesejahteraan Dosen dan Rasa Aman yang Masih Jadi Angan-angan MOJOK.CO

Kesejahteraan Dosen dan Rasa Aman yang Masih Jadi Angan-angan

6 Juli 2026
Truk sampah di TPA Troketon, Klaten. MOJOK.CO

Mengais Asa di TPA Troketon, Benteng Terakhir Penghidupan Warga Klaten

10 Juli 2026
Pelajaran mahal setelah menjual saham ANTM lalu membeli BBRI MOJOK.CO

Pelajaran mahal yang saya dapat setelah menjual saham ANTM lalu membeli BBRI: Saya pikir sudah berhitung dengan benar tapi pasar berpendapat lain

9 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.