Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan

Menolak Kerja di Dubai yang Bergaji Puluhan Juta demi Temani Ibu yang Sedang Sakit dan Bertahan dengan Gaji UMR Jogja

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
18 November 2025
A A
terpaksa kerja di Jogja dan menolak tawaran kerja di Dubai. MOJOK.CO

Ilustrasi - privilege kerja di Jogja. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Setelah lulus sarjana dari Universitas Pembangunan Nasional Nasional (UPN) Veteran Jogja, Hanif (26) mengaku tak terlalu sulit mencari kerja. Lulus sebagai Jurusan Ilmu Komunikasi membuat Hanif diterima di sebuah perusahaan agensi di Jogja dan mendapat tawaran kerja di Dubai.

***

Melihat kinerjanya yang bagus selama beberapa tahun, Hanif pun mendapat tawaran dari teman sekantornya yang punya klien dari Dubai. Untuk posisi yang dibutuhkan, Hanif berujar tidak bisa dikerjakan secara online sehingga harus menetap di sana. 

“Nah, dari pihak client ini ada posisi kosong dan memang lagi nyari orang buat ngisi, jadi aku di-approach langsung buat ngisi posisi itu. Untuk probation 2 bulan dan setelahnya akan mendapat kontrak kerja tetap,” kata Hanif kepada Mojok, Minggu (16/11/2025).

Pada awalnya, Hanif tak menolak tawaran menggiurkan tersebut. Ia mengaku sudah melakukan tahap wawancara dan hampir diterima, bahkan sudah mendapat penawaran dari perusahaan di Dubai dengan gaji awal Rp25 juta. Namun, Hanif memilih menolak.

“Sebenarnya masih bisa saving juga dan jenjang karier yang menjanjikan. Udah wawancara, tes kerja dan diterima tapi ada pertimbangkan yang pikirkan waktu itu,” ujarnya.

Merelakan gaji besar demi menjaga ibu yang sakit

Alasan utama Hanif menolak tawaran kerja meski mendapat tawaran gaji yang besar adalah karena tempatnya yang jauh dari rumah. Selama ini, ia memang sering mendapat tugas ke luar kota bahkan luar negeri, tapi mentok-mentok hanya satu bulan.

Dari pengalamannya itu, ia merasa berat untuk meninggalkan kehidupannya di Jogja dan jauh dari rumah, apalagi saat itu ibunya divonis sakit diabetes oleh dokter. Hanif pun khawatir jika tidak ada orang yang merawat ibunya di rumah.

Rumah Hanif sebetulnya ada di Klaten, tapi ia ngekos di Jogja untuk bekerja. Biasanya, Hanif akan menyempatkan waktu liburnya seperti Sabtu dan Minggu untuk menyambangi orang tuanya. Di waktu-waktu itulah ia selalu mengupayakan agar terjalin komunikasi di meja makan.

“Itu yang biasa aku lakukan dan aku percaya bisa menjaga keluargaku walaupun lewat hal sekecil itu,” kata Hanif.

Baca Halaman Selanjutnya

Cara kecil membahagiakan orang tua adalah dengan hadir di sisinya

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 19 November 2025 oleh

Tags: Dubaigaji di DubaiJogjakerja di jogjaumr jogja
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Orang Jogja Syok Merantau ke Jakarta karena Nggak Bisa Sarapan Soto Bening yang Enak Mojok.co
Pojokan

Orang Jogja Syok Nggak Bisa Sarapan Soto Bening yang Enak di Jakarta

16 April 2026
Tabiat penumpang KA Sri Tanjung yang bikin jengkel KA Sancaka. MOJOK.CO
Catatan

User Kereta Eksekutif Jengkel dengan Tingkah Random User Kereta Ekonomi, Turun di Stasiun Langsung Dibikin “Prengat-prengut”

14 April 2026
Tukang parkir coffe shop di Jogja, parkir liar, desa.MOJOK.CO
Catatan

Tukang Parkir di Desa Lebih Amanah Ketimbang Jukir di Kota, Tak Ada Drama Getok Harga apalagi Makan Gaji Buta

14 April 2026
Bekerja di Jakarta vs Jogja
Urban

Meninggalkan Jogja demi Mengejar Financial Freedom di Jakarta, Berhasil Dapatkan Gaji Besar meski Harus Mengorbankan Kesehatan Mental

13 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pertamax Turbo Naik, Curiga Pertamax dan Pertalite Langka Stres

Kata Siapa Pemakai Pertamax Turbo Nggak Ngamuk Melihat Kenaikan Harga? Saya Juga Stres karena Curiga Pertamax dan Pertalite Akan Jadi Barang Langka

19 April 2026
Supra Fit: Motor Honda yang Bikin Kecewa dan Gak Bikin Bangga MOJOK.CO

Supra Fit: Motor Honda yang Nggak Bisa Saya Banggakan Bahkan Sempat Bikin Kecewa, tapi Justru Paling Berjasa Sampai Sekarang

21 April 2026
Kebusukan Mahasiswa FH UI Membuka Luka Lama Para Penyintas, Tak Ada yang Lebih Aman dari “Rahim” seorang Ibu bagi Korban Kekerasan Seksual MOJOK.CO

Bayangkan Kalau Korban adalah Ibumu, Itu Nasihat Paling Nggak Guna bagi Pelaku Kekerasan Seksual

19 April 2026
Habis Doa Langsung Goyang- Cara Orang Indonesia Menjalani Agama yang Bikin Orang Pakistan Iri MOJOK.CO

Habis Doa Langsung Goyang: Cara Orang Indonesia Menjalani Agama yang Bikin Orang Pakistan Iri

17 April 2026
iPhone 6 dan 7 lebih diminati gen Z

iPhone Jadul Bangkit Kembali Berkat Gen Z, Kualitas Foto “Tak Sempurna” Malah Dianggap Unggul daripada Keluaran Terbaru

20 April 2026
Purwokerto .MOJOK.CO

Purwokerto Tempat Pensiun Terbaik, tapi Bukan untuk Semua Orang: Kamu Butuh 4 Skill Ini Buat “Survive”

18 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.