Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Sosok

Pertama Kali Lamar Kerjaan dari Job Fair di Surabaya, Nggak Nyangka Bisa Dapat Cuan Senilai Perusahaan di Jepang

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
26 Juni 2025
A A
kerja di Surabaya dengan gaji Jepang. MOJOK.CO

ilustrasi - nikmatnya kerja di perusahaan Jepang seperti Toyota. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Seperti lagu Susan Punya Cita-cita, saat ditanya kalau besar mau jadi apa? Kebanyakan anak akan menjawab dokter. Profesi ini, selain dianggap mulia, juga menjamin masa depan yang cerah. Begitu pula yang diinginkan Jessica Mawar Putri (22) hingga remaja. Sebab realitanya saat dewasa, kehidupan tak selalu mulus sesuai rencana. Ia pilih banting jurusan di Surabaya sampai bisa kerja di Toyota. Sebuah produsen mobil terbesar di dunia asal Jepang. 

***

Jessica harus menelan kenyataan pahit saat dirinya dinyatakan tidak lolos SBMPTN maupun SNMPTN di Jurusan Kedokteran. Sebuah jurusan yang dianggap prestisius karena jaminan masa depan yang cerah. 

Selain bisa kerja di bidang klinis dengan gaji yang bagus, lulusannya bisa membuka praktik sendiri atau berkarier di instansi pemerintah seperti Kementerian Kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Search and Rescue (SAR), hingga Badan Intelijen Negara (BIN).

Jessica sendiri tak muluk-muluk, ia ingin menjadi dokter untuk membantu pasien yang sakit. Sayangnya, impian itu harus kandas sejak awal. Padahal, perempuan asal Jakarta itu mengaku sudah belajar mati-matian agar lolos Jurusan Kedokteran. Alih-alih terpuruk, Jessica malah menemukan pintu lain yang terbuka lebar. 

Jessica mengaku, kegagalan untuk menjadi dokter justru membuat dia tersadar akan minatnya yang lain. Di mana, ia lebih suka belajar soal marketing, komunikasi, dan analisis sistem. Walaupun di satu sisi ia tidak suka dengan fisika atau kimia, tapi ia tetap memilih Jurusan Teknik Industri sebagai angkatan pertama di Universitas Airlangga (Unair).

Setelah berhasil menyelesaikan studinya selama 3,5 tahun, ia langsung direkrut oleh perusahaan otomotif asal Jepang, Toyota.

Merelakan mimpi jadi dokter dan kuliah di Surabaya

Sebetulnya, Unair bukanlah pilihan prioritas Jessica. Ia sempat kuliah di salah satu perguruan tinggi negeri yang ada di Jakarta. Namun, Jessica melihat kalau Unair punya daya tarik tersendiri. Oleh karena itu, ia langsung saja mendaftar di Jurusan Teknik Industri lewat jalur Mandiri.

“Unair adalah powerhouse akademik dengan reputasi yang mentereng. Kuliah di Unair itu seperti jembatan emas antara logika teknik dan kreativitas manajemen,” kata Jessica kepada Mojok, Selasa (24/6/2025).

Baca Halaman Selanjutnya

Culture shock tinggal di Surabaya

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 27 Juni 2025 oleh

Tags: alumnus UnairJepangkerja di perusahaan jepangkerja otomotifSurabayateknik industritoyota
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Olive Chicken di Jogja sama saja dengan Karen Chicken di Surabaya. MOJOK.CO
Urban

Olive Chicken Menyelamatkan Lidah Orang Surabaya dari Kuliner Khas Jogja yang Overrated

6 Agustus 2026
Dari Kebun Binatang Surabaya, Kita Belajar Cara Penguasa Melakukan Social Murder MOJOK.CO
Esai

Dari Kebun Binatang Surabaya, Kita Belajar Cara Penguasa Melakukan Social Murder

31 Juli 2026
Kedai Kopi Dinasty di Surabaya milik alumnus Unesa. MOJOK.CO
Sosok

Bukan Sekadar Cari Cuan, Alumnus Unesa Ini Sukses Bikin Kedai Kopi Murah Sekaligus Berdayakan Ibu-ibu untuk Jual Kopi Keliling

30 Juni 2026
Kudus, Magis Kaki Kanan yang Mengirim Tangis bagi Srikandi Kota Pahlawan.MOJOK.CO
Eksplor

Magis Kaki Kanan yang Mengirim Tangis bagi Srikandi Kota Pahlawan 

27 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman meluncurkan aplikasi Gandheng ATS untuk atasi masalah anak putus sekolah MOJOK.CO

Sleman Punya Aplikasi Pencegahan Dini Anak Tidak Sekolah

5 Agustus 2026
Token listrik lebih awet setelah mengubah kebiasaan kecil di rumah (Unsplash)

Token listrik lebih awet setelah saya mengubah kebiasaan kecil di rumah

7 Agustus 2026
Derita lansia pakai cashless seperti QRIS. MOJOK.CO

Derita Lansia Tak Bisa Beli Roti Hanya karena QRIS yang Menghantui

4 Agustus 2026
Pengamen di Jalan Malioboro Jogja kayak orang malak MOJOK.CO

Saya Jauh Lebih Rispek ke Pengamen Lampu Merah di Jogja daripada Pengamen Malioboro karena Dua Alasan

6 Agustus 2026
Ruang Publik dan Hak untuk Tidak Dijadikan Konten Influencer MOJOK.CO

Ruang Publik dan Hak untuk Tidak Dijadikan Konten Influencer

3 Agustus 2026
Berkaca dari Kasus Yurizal, Kita Sibuk Mengajari Anak Menjadi Pintar sampai Lupa Mengajarinya punya empati MOJOK.CO

Berkaca dari Kasus Yurizal: Kita Sibuk Mengajari Anak Menjadi Pintar sampai Lupa Mengajarinya Berempati

7 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.