Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Sosok

Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

Redaksi oleh Redaksi
16 Januari 2026
A A
Momen haru saat pengukuhan Zainal Arifin Mochtar (Uceng) sebagai Guru Besar di Balai Senat UGM MOJOK.CO

Momen haru saat pengukuhan Zainal Arifin Mochtar (Uceng) sebagai Guru Besar di Balai Senat UGM. (UGM)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Meski dikukuhkan sebagai Guru Besar di Universitas Gadjah Mada (UGM), tapi bagi Zainal Arifin Mochtar–alias Uceng–itu relatif hanya persoalan administratif. Sebab, ada nilai yang lebih berat dari sekadar itu. 

***

Zainal Arifin Mochtar (Uceng) baru saja dikukuhkan sebagai Guru Besar di Balai Senat UGM pada Kamis (15/1/2026). 

Hari itu menjadi hari membanggakan sekaligus penuh haru bagi penulis buku “Kronik Otoritarianisme” itu. Sebab, di balik jalan panjangnya hingga berdiri di podium sebagai seorang Guru Besar, ada peran penting orang-orang yang jelas tidak bisa ia kesampingkan. 

Menepati dua janji ayah Zainal Arifin Mochtar (Uceng)

Dalam pidato penutupnya di Balai Senat UGM, Uceng berbicara dengan nada suara bergetar dan terbata-bata. Sesekali juga menyeka air mata. 

Adalah ucapan terima kasih kepada almarhum ayahanda, KH. Mochtar Husein, yang telah berpulang pada 2017 silam. Ia bersaksi, sang ayah telah menunaikan perannya sebagai kepala keluarga dengan sebaik-baiknya. Sebagai pelindung dan panutan. 

“Sesaat sebelum beliau meninggal, ada dua janji. Pertama, mengurus buku-buku yang jumlahnya sangat banya. Kedua, menuntaskan Guru Besar yang alhamdulillah saya peroleh hari ini,” tutur Uceng. 

Kalimat Uceng sempat tersendat ketika menyebut nama sang istri, Drg. Irene Isfandiah. Sebab, sang istri menjadi pendamping yang mencurahkan segala bentuk love language untuknya. 

Dari sang istri pula Uceng mendapat anugerah empat malaikat: keempat anak-anaknya, yang juga turut mewarnai perjalanan hidup Uceng. 

Bagi Zainal Arifin Mochtar, Guru Besar itu hanya soal administratif

Uceng menegaskan bahwa menjadi seorang Guru Besar, baginya, relatif hanya persoalan administratif. 

“Sementara sikap, tanggung jawab intelektual, dan keberpihakan pada kepentingan publik justru jauh lebih berat,” ucapnya. 

Oleh karena itu, ia berharap agar para profesor dapat menjadi intelektual organik. Tidak harus selalu tampil langsung di ruang publik, tetapi mampu memberdayakan dan menguatkan pengetahuan masyarakat, terutama di tengah situasi pembodohan dan pembiaran yang kian terasa sistematis. 

“Tanggung jawab kita kelak akan ditagih. Dari sanalah akan ditentukan Indonesia akan menjadi seperti apa, suatu saat kelak. Karena kepada-Nya kita meminta dan kepada-Nya kita semua berserah diri” ucapnya. 

Iklan

Bukan batu yang tiba-tiba jatuh dari langit

Sederet nama turut Uceng sebut, sebagai orang-orang yang menemani perjalanan hidupnya. Seperti sang ibunda dan mertua. 

Bahkan, usai turun dari mimbar Balai Senat UGM, tangis Uceng pecah dalam pelukan ibundanya, Hj. Zaitun Abbas. 

Bagi Uceng, pencapaian ini (menjadi Guru Besar)  bukanlah batu yang tiba-tiba jatuh dari langit. Maka, “Saya persembahkan terima kasih kepada banyak pihak yang telah memberi sumbangsih, baik langsung maupun tidak langsung, dalam langkah dan jejak saya hingga hari ini,” kata Uceng.

Momen haru saat pengukuhan Zainal Arifin Mochtar (Uceng) sebagai Guru Besar di Balai Senat UGM MOJOK.CO
Momen haru saat pengukuhan Zainal Arifin Mochtar (Uceng) sebagai Guru Besar di Balai Senat UGM. (UGM)

Dari Makassar, UGM, Chicago, dan kembali ke publik

Zainal Arifin Mochtar lahir di Makassar. Ia tumbuh di sebuah rumah mungil tidak jauh dari Stadion Mattoangin. Di bawah atap seng rumah itulah, ia dan keluarganya berbagi kisah, kegembiraan, serta kesedihan dalam satu ikatan darah.

Sebelum menjadi seperti sekarang ini, banyak jalan dan situasi yang membentuk uceng. Ia pernah dibentuk sebagai Ketua OSIS Smansa Makassar, Ketua Senat Fakultas Hukum UGM, hingga aktif di berbagai komunitas dan lembaga. 

Ia juga pernah terlibat di Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat Korupsi), Pandheka FH UGM, Cakshana Institute, Kemitraan, hingga menjadi anggota Dewan Pengawas Masjid di lingkungan tempat tinggalnya, dan lain-lain.

Perjalanan intelektual Uceng dimulai sejak dini. Ia kerap “berkeliling” berbagai forum seperti seminar, lokakarya, diskusi, focus group discussion, hingga acara talk show dan siaran televisi. bahkan sejak hampir dua dekade lalu. 

“Di situlah saya bertemu tokoh, pemikir, dan orang-orang cerdas yang membantu menimbun informasi serta pengetahuan dalam diri saya,” akunya. 

Perjalanan pendidikan tingginya dimulai pada 2003 saat menyelesaikan Sarjana Hukum di UGM. Ia kemudian meraih gelar Master of Laws (LL.M.) dari Faculty of Law, Northwestern University, Chicago, Amerika Serikat, pada 2006, dan menyelesaikan studi doktoral di Fakultas Hukum UGM pada 2012.

Uceng sempat menjabat sebagai Ketua Departemen Hukum Tata Negara Fakultas Hukum UGM (2021–2025). Selain itu, ia aktif dalam berbagai posisi strategis nasional, antara lain sebagai Wakil Ketua Komite Pengawas Perpajakan Kementerian Keuangan RI (2023–2025), anggota Tim Penyelesaian Non-Yudisial Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu (2022–2025), serta pernah tergabung dalam Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (2020), dan lainnya.

Dalam lima tahun terakhir, ia menggeluti belasan penelitian, menulis jurnal, dan puluhan publikasi, menyusun tiga buku bunga rampai, lima buku tunggal, serta meraih tujuh penghargaan. 

Namanya juga dikenal publik melalui garapan film dokumenter Dirty Vote: Sebuah Desain Kecurangan Pemilu 2024, yang mengangkat analisis kritis terhadap proses pemilu dan mempertegas posisinya sebagai intelektual yang bersuara berbasis data dan fakta.

BACA JUGA: Membedah Jalan Panjang Demokrasi dan Kronik Otoritarianisme Indonesia Bersama Zainal Arifin Mochtar dan Muhidin M. Dahlan atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 16 Januari 2026 oleh

Tags: guru besarguru besar UGMucengUGMZainal Arifin Mochtar
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Hasil riset FEB UGM: workaholic alias kera berlebihan tidak selalu merusak kebahagiaan MOJOK.CO
Kabar

Riset: Kerja Berlebihan (Workaholic) Tidak Selalu Merusak Kebahagiaan, Asalkan Dapat 2 Situasi Ini di Lingkungan Kerja

6 Juni 2026
Frugal Living, healing, MOJOK.CO
Sehari-hari

Salah Kaprah soal Healing: Anak Muda Terjebak Keborosan, padahal “Penyembuhan Sejati” Itu Gratis dan Sering Kali Tak Estetik

26 Mei 2026
Usia 68 Tahun Merasa Gaptek dan Tertinggal dari Anak Muda demi Gelar S2, Akhirnya Lulus dengan IPK 3,98 di UGM MOJOK.CO
Sekolahan

Usia 68 Tahun Merasa Gaptek dan Tertinggal dari Anak Muda demi Gelar S2, Akhirnya Lulus dengan IPK 3,98 di UGM

22 Mei 2026
Anak tunggal dari pengusaha toko kelontong diterima di UGM. MOJOK.CO
Sekolahan

Lolos UGM Justru Dilema karena Tak Tega Tinggalkan Ibu untuk Merantau dan Buka Toko Kelontong Sendirian

21 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jawa Tengah dan Bappenas bersinergi dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Pantura dan Pansela MOJOK.CO

Pembangunan Infrastruktur Pantura dan Pansela Jadi Prioritas karena Jateng Punya Banyak Potensi Ekonomi

9 Juni 2026
Derita Bisnis Laundry: Cuan 15 Juta Hilang karena Kebodohan MOJOK.CO

Pengalaman Bisnis Laundry yang Cukup Menyedihkan, Berharap Cuan Besar 15 Juta per Bulan tapi Cuma Dapat 3 Juta: Boncos karena Kebocoran-Kebocoran Sepele

4 Juni 2026
Sejumlah titik ruas jalan rusak di Jawa Tengah (Jateng) dapat perbaikan di 2026 MOJOK.CO

Jalan Rusak di Jawa Tengah Dapat Perbaikan di 2026: Rusak Berat Diprioritaskan, Pengerjaan Dilarang Asal-asalan

5 Juni 2026
Lima daerah di Jawa Tengah jadi pilot project BPOM Pusat untuk produk jamu aman demi menjaga citra obat tanaman herbal warisan UNESCO MOJOK.CO

Merawat Citra Jamu di Jateng sebagai Warisan Sehat dan Aman, Campuran Bahan Kimia Bisa Merusaknya

9 Juni 2026
Pesona Gerabah Lukis Khas Klaten di Festival Sepeda Internasional, Sukseskan Misi Kebudayaan yang Memukau Bule.MOJOK.CO

Pesona Gerabah Lukis Khas Klaten di Festival Sepeda Internasional, Sukseskan Misi Kebudayaan yang Memukau Bule

4 Juni 2026
Audiensi antara KPUS dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi terkait anjloknya harga telur di Jateng MOJOK.CO

Upaya Merespons Situasi Harga Jual Telur di Jateng yang Anjlok dan Tidak Terserap

10 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.