Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Modal Tumbler Corkcicle, Perantau dari Jogja Taklukkan Kerasnya Gengsi Pergaulan Kerja Jakarta

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
20 April 2024
A A
Alasan Gen Z Gemar Mengoleksi Tumbler Menggemaskan, Cuma Fomo Atau Karena Melek Isu Sampah.MOJOK.CO

Ilustrasi Alasan Gen Z Gemar Mengoleksi Tumbler Menggemaskan, Cuma Fomo Atau Karena Melek Isu Sampah. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Di Jakarta sudah lumrah, di Jogja sering jadi guyonan

Selama kerja di Jakarta bidang kehumasan, bagi Rahman, tumbler Corkcicle membawa manfaat besar. Pasalnya, kerjaannya punya mobilitas tinggi di lapangan. Setiap pagi, ia sering beli kopi dingin.

“Ya secara fungsi emang bagus. Tahan dingin lebih dari enam jam es batu nggak cair,” ujarnya.

“Kalau secara gengsi, di Jakarta ya biasa aja. Sudah lumrah,” sambungnya terbahak.

Ilustrasi. Tumbler Corkcicle kerap berdampingan dengan Macbook di ruang-ruang kerja (Marvin Meyer/Unsplash)

Namun, saat kembali ke Jogja di masa libur, ia masing sering menemui teman-temannya yang langsung memberikan respons ‘wah’ tatkala melihatnya menenteng tumbler Corkcicle ke coffee shop.

Biasanya, ia menjumpai teman-temannya yang langsung menanyakan, “stikernya sudah dilepas belum?” atau langsung melempar candaan soal kerja di Jakarta yang mengubah gayanya sampai ke urusan botol minuman.

Di media sosial memang candaan soal stiker label Corkcicle yang tak segera dilepas setelah membeli sering muncul. Termasuk dari beberapa konten kreator.

“Kalau aku dari awal mah langsung aku lepas,” katanya.

Tumbler Corkcicle memang bukan sekadar barang yang hanya diandalkan fungsinya saja. Citra barang ini sudah menjelma jadi bagian dari gaya hidup pekerja kota-kota besar. Harga Corkcicle cukup beragam, mulai dari Rp400 hingga Rp1 jutaan ke atas.

Keunggulan tumbler Corkcicle

Corkcicle merupakan botol minum produksi perusahaan asal Florida, Amerika Serikat. Mulai merilis produk sejak 2010, produsennya memang mengeluarkan beberapa varian dengan desain yang menarik untuk anak muda.

Produknya memiliki bahan yang terdiri dari tiga lapisan insulasi baja tahan karat. Selain kuat, keunggulannya tentu mampu menahan panas dan dingin selama berjam-jam. Sehingga, cocok untuk mereka yang bekerja dengan mobilitas tinggi di dalam dan luar ruang.

Selain urusan ketahanan, Corkcicle juga hadir dengan beragam varian desain. Ada beberapa jenis yang desainnya berkolaborasi dengan beberapa karakter kartun Disney hingga film Harry Potter.

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Krisis Tupperware Membuat Emak-emak Khawatir, Stok Botol Baru Masih Banyak di Gudang

Iklan

Ikuti berita terbaru dari Mojok di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 20 April 2024 oleh

Tags: corkciclefresh graduateJogjakerja jakartatumbler corkcicle
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Biaya kos, kisah mahasiswa.MOJOK.CO
Sekolahan

Bertahan di Kos Tanpa Jendela yang Berisik dan Sepanas Oven, Semua Demi Ngirit dan Lolos Ancaman DO Kampus

30 Juli 2026
Kos 150 Ribu di Jogja Saksi Perjuangan Lolos SNBT, Rela Mandi Air yang Bikin Gatal Demi PTN Impian.MOJOK.CO
Sekolahan

Kos 150 Ribu di Jogja Saksi Perjuangan Lolos SNBT, Rela Mandi Air yang Bikin Gatal Demi PTN Impian

29 Juli 2026
Usaha jasa kebersihan, Ready Clean Jogja sampai ke Turki. MOJOK.CO
Sosok

Berawal dari Kegabutan dan UMK Jogja yang “Ngenes”, Kini Mampu Kirim Pegawai ke Turki agar Gelar Sarjana Tak Sia-sia

28 Juli 2026
Nikahkan anak di Lapas Wirogunan Yogyakarta. MOJOK.CO
Kabar

Penuhi Tanggung Jawab sebagai Ayah, Seorang Napi Nikahkan Putrinya di Lapas Wirogunan Jogja

28 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alasan seorang ibu tak ragu kuliahkan anak di Universitas Terbuka (UT). Perjalanan dan pencapaian anak jadi jawabannya MOJOK.CO

Saat Ibu Dukung Anak Kuliah di Universitas Terbuka (UT): Berbuah Pencapaian Membanggakan

30 Juli 2026
Pesan Menohok dari Ibu: Saat Doa Menjadi Satu-satunya Kuliah, Permintaan dan Jangan Sampai Tiang Itu Roboh di Perantauan MOJOK.CO

Ortu Rela Melepas Anaknya Kuliah Mengejar Mimpi, tapi Dihantui Rasa Takut Salah Pergaulan di Perantauan

31 Juli 2026
Ratusan anak di Sidoarjo terpapar HIV AIDS dan pentingnya periksa kesehatan sebelum menikah MOJOK.CO

Pentingnya Tes Kesehatan sebelum Menikah, Bukan untuk Ragukan Pasangan tapi Cegah HIV/AIDS seperti Kasus Ratusan Anak di Sidoarjo

29 Juli 2026
Korupsi makin parah, MUI dorong hukuman mati bagi koruptor MOJOK.CO

Kasus Korupsi di Indonesia Kian Mengkhawatirkan, MUI Dorong Hukuman Mati bagi Koruptor

28 Juli 2026
Nasirun, pelukis-seniman maestro berpulang dengan meninggalkan ingatan kebaikan MOJOK.CO

Hadiah Lukisan Topeng dari Membetulkan Antena TV dan Laku Hidup Seorang Nasirun

1 Agustus 2026
jadi bridesmaid usai cut off di pernikahan mantan sahabat. MOJOK.CO

Penyesalan Saya Menerima Tawaran Bridesmaid dari Mantan Sahabat, Peran Paling Tak Berguna dalam Sebuah Pernikahan

31 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.