Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Suara Hati Warung Mie Ayam Kecil di Rest Area Terindah di JJLS Gunungkidul

Agung Purwandono oleh Agung Purwandono
16 Februari 2024
A A
Suara Hati Warung Mie Ayam Kecil di Rest Area Terindah di JJLS Gunungkidul MOJOK.CO

Ilustrasi Suara Hati Warung Mie Ayam Kecil di Rest Area Terindah di JJLS Gunungkidul. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Rest Area Swanayasa di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Gunungkidul bisa jadi merupakan rest area terindah di kawasan pantai selatan di wilayah Jawa Tengah dan DIY. Menyimpan beragam suka duka pedagang yang jualan di tempat tersebut.

***

Rest Area Swanayasa di Kalurahan Nglindur, Kapanewon Girisubo, Gunungkidul konon jadi satu-satunya rest area di jalan nasional yang konsepnya seperti di jalan tol. Fasilitasnya terbilang lengkap karena punya lahan parkir yang cukup luas, toilet bersih, tempat makan dengan beragam pilihan, bahkan area bermain anak.

Rest area ini awalnya dipegang langsung oleh Kementerian PUPR, tapi saat ini pengelolaannya berada di bawah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kalurahan Nglindur. 

Rest Area Swanayasa di Jalur Jalan Lintas Selatan, tepatnya di Desa Nglindur, Kecamatan Girisubo, punya fasilitas cukup lengkap, mulai dari area parkir, masjid, toilet, tempat makan hingga tempat bermain anak MOJOK.CO
Rest Area Swanayasa di Jalur Jalan Lintas Selatan, tepatnya di Desa Nglindur, Kecamatan Girisubo, punya fasilitas cukup lengkap, mulai dari area parkir, masjid, toilet, tempat makan hingga tempat bermain anak. (Agung P/Mojok.co)

Awalnya rest area JJLS Gunungkidul yang sepi pengunjung

Hani Widayati (55) masih mengingat awal-awal ia jualan di Rest Area Swanayasa. Masih sepi. Pengunjung yang datang tak seramai saat ia masih jualan di pinggir jalan. 

“Saya jualan mie ayam itu sudah 30 tahun, Mas. Dulu ya di pinggir jalan. Kena gusur, terus pindah di warung tenda di tepi JJLS, ternyata nggak boleh. Baru satu tahun lalu pindah di sini,” kata Hani yang berjaga di warung bersama Samsiran, suaminya. 

Sebagai warung mie ayam yang punya pengalaman 30 tahun jualan, beragam suka duka ia alami. Sebelum ada JJLS, pelanggannya selain warga di sekitar tempat tinggalnya, juga orang yang melintas di kawasan Girisubo atau orang yang akan menuju objek wisata pantai seperti ke Wediombo atau ke pantai Sadeng. 

Saat proyek JJLS mulai, pelanggannya kebanyakan pekerja. Namun, situasi sepi juga pernah mereka alami karena warung mereka tertutup bangunan pekerja proyek, sehingga tidak banyak orang yang tahu. 

Hani lebih dari 30 tahun jualan mie ayam, ia kemudian pindah ke lokasi tersebut setelah larangan jualan dengan tenda di pinggir JJLS MOJOK.CO
Hani lebih dari 30 tahun jualan mie ayam, ia kemudian pindah ke lokasi tersebut setelah larangan jualan dengan tenda di pinggir JJLS. (Agung P/Mojok.co)

Ia kemudian memindah warungnya ke pinggir JJLS persis sehingga mudah terlihat. Ketika mulai ramai, oleh pengelola JJLS mereka dilarang karena berbahaya di pinggir jalan persis. “Kemudian diminta pindah ke sini sampai sekarang,” katanya. 

Baca halaman selanjutnya

Di rest area JJLS awalnya banyak ngantuknya daripada melayani pembeli

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 16 Februari 2024 oleh

Tags: gunungkidulJalur Jalan Lintas Selatanjjlspantai di gunungkidulpilihan redaksirest arearest area swanayasa
Agung Purwandono

Agung Purwandono

Jurnalis di Mojok.co, suka bercocok tanam.

Artikel Terkait

Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana
Edumojok

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar.MOJOK.CO
Lipsus

Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar

16 Maret 2026
Ambisi jadi PNS di usia 25 demi hidup sejahtera. Malah menderita karena perkara gadai SK MOJOK.CO
Sehari-hari

Jadi PNS Tak Bahagia Malah Menderita, Dipaksa Keluarga Gadai SK Demi Puaskan Tetangga dan Hal-hal Tak Guna

16 Maret 2026
merantau, karet tengsin, jakarta. apartemen, kpr MOJOK.CO
Urban

Kebahagiaan Semu Gaji 5 Juta di Jakarta: Dianggap “Sultan” di Desa, Padahal Kelaparan dan Menderita di Kota

15 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kerja di Jakarta, Purwokerto, KRL.MOJOK.CO

Kerja Mentereng di SCBD Jakarta tapi Tiap Hari Menangis di KRL, Kini Temukan Kedamaian Usai Resign dan Kerja Remote di Purwokerto

13 Maret 2026
Bus ekonomi jalur Jogja Jambi menyiksa pemudik. MOJOK.CO

Ujian Terberat Laki-laki yang Lebih Kejam dari Menahan Rindu: Dihajar Rute Bus Ekonomi Jogja Jambi hingga Terserang “Man Flu”

13 Maret 2026
Lebaran, mudik, s2.MOJOK.CO

Bawa Pulang Gelar S2 Saat Mudik ke Desa Dicap Gagal, Bikin Tetangga “Kicep” Usai Buatkan Orang Tua Rumah

13 Maret 2026
Ada potensi anomali ketika wisata Jogja diserbu 8,2 juta wisatawan. Daya beli rendah, tapi ada ancaman masalah MOJOK.CO

Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi

19 Maret 2026
Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya? MOJOK.CO

Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?

18 Maret 2026
Mahasiswa Pariwisata UGM Jogja belajar dari kepala suku di Raja Ampat, lebih dari ilmu kuliah

Mahasiswa UGM Belajar Kehidupan dari Kepala Suku di Raja Ampat, Merasa “Kecil” karena Ilmu di Kuliah Sebatas Teori tanpa Aksi Nyata

13 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.