Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Suara Hati Warung Mie Ayam Kecil di Rest Area Terindah di JJLS Gunungkidul

Agung Purwandono oleh Agung Purwandono
16 Februari 2024
A A
Suara Hati Warung Mie Ayam Kecil di Rest Area Terindah di JJLS Gunungkidul MOJOK.CO

Ilustrasi Suara Hati Warung Mie Ayam Kecil di Rest Area Terindah di JJLS Gunungkidul. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Di rest area JJLS awalnya banyak ngantuknya daripada melayani pembeli

Di lokasi rest area, pengunjung warung mie ayamnya awalnya tidak ramai. Bahkan di hari-hari biasa cenderung sepi. “Banyak ngantuknya,” kata Hani menggambarkan sepinya pengunjung.

Momen mulai banyak pengunjung saat Lebaran 2023. Banyak pemudik yang mampir untuk beristirahat sekaligus makan di rest area. Namun, tahun kemarin pengunjung ramai kebanyakan di akhir pekan. 

Iklan

“Jadi kalau Senin-Kamis, itu banyak ngantuknya. Nanti mulai Jumat, ramai sampai Minggu,” kata Hani.

Kondisi saat ini, pengunjung di hari-hari biasa selalu ada, meski tidak seramai di akhir pekan atau hari libur. 

“Sekarang sudah ramai mas, apalagi akhir pekan, ramaai,” kata Hani. 

Fasilitas musala yang bagus
Fasilitas musala di Rest Area Swanayasa. (Agung P/Mojok.co)

Berkaca dari Lebaran 2023 dan musim liburan di akhir tahun 2023 yang pengunjungnya ramai, ia yakin di Lebaran 2024 situasinya juga serupa.

“Lebaran besok kami harus tambah stok, pasti pengunjung akan banyak,” kata Hani yang mulai membuka warungnya pukul 9 pagi hingga 10 malam. 

Suka duka juga dialami Widodo (48), pemilik warung Nasi Merah Lombok Ijo di Rest Area Swanayasa. Sebelum jualan di rest area ia jualan di rumahnya selama sekitar 20 tahun. “Saya meneruskan usaha ibu saya yang turun temurun memang jualan nasi sayur. Ia kemudian menambah menu jualannya saat pindah di rest area. 

“Awal-awal banyak ngantuknya, Mas,” kata Widodo tertawa menceritakan duka saat mulai jualan di rest area. Kemudian, di akhir pekan, pengunjung mulai ramai. Terutama orang-orang yang berwisata ke pantai di Pacitan atau pantai di Jogja yang nggak jauh dari rest area. 

Lama kelamaan orang-orang yang dalam perjalanan yang melintas ke rest area banyak yang mampir. 

“Sekarang seringnya ramai karena juga jadi tujuan wisata,” ujar Widodo. Ia juga mengatakan tak lupa untuk menjaga kualitas makanan dan kebersihan sekitar rest area. 

Area tempat makan di Rest Area Swanayasa JJLS Gunungkidul MOJOK.CO
Area tempat makan di Rest Area Swanayasa JJLS Gunungkidul. (Agung P/Mojok.co)

Jadi tempat refreshing keluarga

Total jumlah pedagang di kawasan rest area ini ada 19 stand yang pedagangnya merupakan warga di Kalurahan Nglindur, Girisubo. Namun lama kelamaan, orang makin banyak yang mampir ke rest area. Terutama saat hari libur. 

Tidak sedikit masyarakat yang menjadikan Rest Area Swanayasa ini sebagai tempat untuk refreshing keluarga. Seperti yang disampaikan oleh Bayu (31), warga Dusun Sidowayah, Ngandong, Eromoko, Kabupaten Wonogiri di Jawa Tengah. Usai mencoblos, ia bersama istri dan dua anaknya meluncur ke rest area. 

“Baru kali ini sih datang kemari, kemarin cuma lewat. Ternyata tempatnya enak, parkir luas, bisa buat nongkrong sama keluarga,” katanya. Di lokasi rest area juga ada arena bermain anak yang bisa dimanfaatkan pengunjung.

Iklan

Rest Area Girisubo Swanayasa memiliki luas 7.340 meter persegi. Jarak dari ibu kota Kabupaten Wonosari sekitar 32 kilometer. Desain arsitekturnya memadukan unsur tradisional dan modern. 

Rest area yang berada di ruas Jeruk Wudel-Baran-Duwet, Girisubo, Gunungkidul ini punya konsep arsitektur “Swanayasa” dengan konsep limasan. Swanayasa, punya makna limpahan karunia kehidupan dengan sinar matahari, semilir angin, tumbuhan segar, dan air mengalir. 

toilet bersih
Kondisi toilet cowok yang masih terlihat bagus, setahun setelah peresmian. (Agung P/Mojok.co)

Rest Area terdekat dari pantai-pantai di Gunungkidul

Rest area ini punya fasilitas tempat parkir untuk 6 kendaraan besar, 24 mobil, dan 44 motor. Bangunan tempat Hani dan Widodo jualan berada di area Limasan 1 dan Limasan 2 untuk duduk santai dan tempat makan. 

Di area limasan 1, terdapat beberapa fasilitas lain seperti toilet untuk pria, wanita, dan penyandang disabilitas. Fasilitas jalan untuk disabilitas juga tersedia.  Selain itu, ada juga ATM Center, toko souvenir, tenant makan dan minum, VIP Room, kantor, dan area anak-anak.  

Tempat wisata di sekitar rest area juga banyak misalnya, Desa Wisata Wotawati yang berada di lembang Bengawan Solo Purba yang jaraknya tak lebih dari 5 kilometer. Kemudian ada Pantai Sadeng yang jaraknya sekitar 12 kilometer atau 20 menit perjalanan. Di pantai ini, pengunjung bisa membeli ikan laut segar yang baru nelayan tangkap. 

Pantai-pantai lain yang jaraknya tak begitu jauh yaitu Pantai Wediombo, Pantai Jungwok, Pantai Watu Lawang, dan pantai lainnya.

Penulis: Agung Purwandono
Editor: Hammam Izzuddin

BACA JUGA Kisah Mistis Watu Manten di JJLS Gunungkidul

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 16 Februari 2024 oleh

Tags: gunungkidulJalur Jalan Lintas Selatanjjlspantai di gunungkidulpilihan redaksirest arearest area swanayasa
Agung Purwandono

Agung Purwandono

Jurnalis dengan pengalaman lebih dari dua dekade yang menekuni penulisan feature dan jurnalisme naratif. Punya ketertarikan pada kisah-kisah manusia yang jarang mendapat sorotan.

Artikel Terkait

Curhat kasir Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di jalanan desa sepi. Sepi pembeli, sekali ada pembeli bukan karena butuh tapi iseng dan bikin kesel MOJOK.CO
Sehari-hari

Derita Kasir Kopdes di Desa Pelosok: Hari-hari Sepi, Pembeli Datang Bukan karena Kebutuhan tapi Sengaja Bikin Kesal

21 Juli 2026
Cari kerja, lamaran kerja, Mahasiswa gap year kuliah di Unila. MOJOK.CO
Sehari-hari

Kesalahan Bikin CV dan Hal-Hal Sepele Lain yang Justru Bikin Jobseeker Ditolak Saat Melamar Kerja

16 Juli 2026
cari kerja, UGM.MOJOK.CO
Sehari-hari

300 Lamaran Kerja Ditolak, Lulusan UGM Pilih “Turunkan Standard”: Sadar Bursa Kerja Sedang Tak Baik-Baik Saja

15 Juli 2026
Derita Orang Rembang, Makan Mie Gacoan Harus ke Tuban MOJOK.CO
Catatan

Makan Mie Gacoan adalah Kemewahan bagi Anak Muda Desa, Rela Motoran 2 Jam Demi Makanan yang “Menyiksa” Mulut Mereka

14 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lulus SMA nekat kerja ke Jakarta untuk jadi cleaning service. MOJOK.CO

Modal Ijazah SMA Kerja Jadi Cleaning Service di Jakarta demi Lulus Sarjana, Kini Pilih Resign untuk Keliling Indonesia

22 Juli 2026
KOMSAH: Sejahterakan petani di Klaten. MOJOK.CO

Tinggalkan Profesi Dokter untuk Jadi Penasihat Kelompok Tani, Optimalkan Anugerah Tanah Klaten yang Subur

20 Juli 2026
Sudah Berani Menyapa Teman-temannya, Murid ABK Malah Dianggap Tak Ada meski Berada di Sekolah Inklusif MOJOK.CO

Sudah Berani Menyapa Teman-temannya, Murid ABK Malah Dianggap Tak Ada meski Berada di Sekolah Inklusif

21 Juli 2026
Mahindra Scorpio, mobil pick up mewahnya Koperasi Merah Putih MOJOK.CO

Pengalaman mengendarai dan mengomentari Mahindra Scorpio, mobil pick up Koperasi Merah Putih yang terlalu bagus di depan Pak Babinsa langsung

21 Juli 2026
Lika-Liku Meredam Tantrum Siswa Autis di Balik Keseruan Hari Anak Nasional Prambanan.MOJOK.CO

Lika-Liku Meredam Tantrum Siswa Autis di Balik Keseruan Hari Anak Nasional di Candi Prambanan

22 Juli 2026
kerja, lulusan SMA di keluarga penuh sarjana.MOJOK.CO

Cerita Lulusan SMA yang Berhasil Mapan Tanpa Ijazah S1, tapi Diam-Diam Menyesalinya dan Merasa Iri pada Sarjana

21 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.