Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Curhat Petugas KPPS Bantul, Gaji Sehari Lumayan tapi Hadapi Saksi Galak dan Tekanan di TPS Lebih Menantang  

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
11 Februari 2024
A A
kpps bantul.MOJOK.CO

Ilustrasi TPS, tempat KPPS bekerja (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sejak dilantik, petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) terus jadi perbincangan. Meski gajinya lumayan, petugas KPPS di Bantul mengaku lebih khawatir dengan saksi galak hingga kelelahan selama kerja di TPS yang menantang.

Pada Kamis (25/1/2024) lalu, KPU melantik secara serentak 5,7 juta anggota KPPS di 71 ribu titik seluruh Indonesia. Syamsi (25) adalah satu dari jutaan anggota KPPS tersebut.

Mulanya, ia mendapat tawaran Pantarlih untuk menjadi anggota KPPS. Bersama teman-teman pemuda di kampungnya yang dapat tawaran sama, akhirnya ia memilih untuk bergabung.

Tawaran langsung itu membuatnya langsung lolos. Hanya tinggal mempersiapkan berkas berupa surat pernyataan, keterangan tidak aktif partai politik, cv, ijazah, surat kesehatan, hingga pas foto.

“Pokoknya praktis yang agar ribet cuma mengurus surat kesehatan di Puskesmas,” katanya kepada Mojok Selasa (6/2/2024).

Selain karena banyak temannya yang ikut, alasan Syamsi mantap bergabung adalah tawaran gajinya. Iming-iming kerja sehari dengan gaji Rp1,1 juta baginya memang terbilang lumayan.

“Ya lumayan lah ya. Sampai bikin iri beberapa pemuda kampung yang nggak dapat dari Pantarlih,” kelakarnya.

Bahkan, gaji belum turun saja ia sudah terpikir hendak belanja. Sebagai pemuda penghobi bulu tangkis ia sudah terpikir untuk memperbarui raket usangnya dengan raket baru seharga sejuta.

Drama pelantikan KPPS terjadi di berbagai tempat

Seperti banyak petugas KPPS lain, Syamsi juga rela mengajukan cuti kerja demi bisa ikut pelantikan. Di hari pelantikan itu, ia mengaku tak henti-hentinya tertawa melihat meme yang beredar di media sosial.

“Sebenarnya pelantikannya biasa aja. Tapi gara-gara sejak sehari sebelumnya sudah ramai candaan di media sosial, malah jadi ikut terbawa suasana seolah ikut pelantikan abdi negara,” ujarnya tertawa.

Namun, seperti pelantikan KPPS di berbagai tempat lain, Syamsi juga merasakan persoalan saat acara di Bantul. Ia datang sejak setengah delapan pagi, menunggu hingga acara mulai jam sembilan tanpa ada snack.

kpps di pemilu 2024.MOJOK.CO
Ilustrasi perhelatan Pemilu 2024 (Mojok.co)

Beruntungnya, ia mengaku mendapat amplop berisi uang akomodasi. Meskipun, nominalnya ternyata Rp35 ribu.

“Nggak tahu apakah standarnya segitu selain di Bantul. Tapi temanku di tempat lain ada yang amplopnya berisi Rp50 ribu,” tuturnya.

Selanjutnya, awalnya ia mengira urusan snack hanya terlambat sebentar. Selepas prosesi pelantikan, ada seremonial menanam pohon bagi KPPS Bantul. Namun, hingga semua rangkaian acara pelantikan KPPS di desanya usai, makanan untuk para petugas tak kunjung datang.

Iklan

“Bu Lurah minta maaf karena vendor snack terlambat. Tapi ternyata baru datang setelah acara selesai, anggota yang sudah pulang suruh kembali cuma untuk ambil itu saja. Akhirnya ya mayoritas nggak ambil itu,” terangnya.

Baca halaman selanjutnya…

Gajinya nggak terasa kalau mengingat tantangan saat bekerja

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 12 Februari 2024 oleh

Tags: BantulkppskpupemiluTPS
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

4 Oleh-Oleh Khas Bantul yang Sebaiknya Dipikir Ulang Sebelum Dijadikan Buah Tangan Mojok.co
Pojokan

4 Oleh-Oleh Khas Bantul yang Sebaiknya Dipikir Ulang Sebelum Dijadikan Buah Tangan

25 Maret 2026
Asriadi Cahyadi pemilik Dcell Jogja Store, toko musik analog. MOJOK.CO
Sosok

Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja

4 Februari 2026
Toko musik analog, Dcell Jogja Store. MOJOK.CO
Bidikan

Juru Selamat “Walkman” di Bantul yang Menolak Punah Musik Analog

2 Februari 2026
Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi MOJOK.CO
Jagat

Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi

31 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ironi WNI Kerja di Arab Saudi: Melihat Teman Senasib yang “Pekok” Nggak Mau Pulang ke Tanah Air dan Nekat Melanggar Visa MOJOK.CO

Ironi WNI Kerja di Arab Saudi: Melihat Teman Senasib yang “Pekok” Nggak Mau Pulang ke Tanah Air dan Nekat Melanggar Visa

9 April 2026
Jurusan Antropologi Unair kerap diremehkan. MOJOK.CO

Antropologi Unair Diremehkan dan Dianggap “Gampangan”, padahal Kuliahnya Nggak Main-main dan Prospek Kerjanya Luas

9 April 2026
slow living, desa, warga desa.MOJOK.CO

Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran”

7 April 2026
Hasutan dan jebakan orang minta donasi di Stasiun Tugu Jogja, ternyata berkedok penipuan MOJOK.CO

Turun Stasiun Tugu Jogja Muak sama Orang Minta Donasi: Tidak Jujur Sejak Awal, Jual Kesedihan Endingnya Jebakan

5 April 2026
PNS tetap WFO saat WFH

PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM

8 April 2026
kuliah, kerja, sukses.MOJOK.CO

Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus

7 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.