Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Pengalaman Liburan ke Jatim Park Bikin Kapok, “Surga Edukasi” dengan Antrean yang Menguji Iman

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
10 Juli 2025
A A
liburan ke Jatim Park.MOJOK.CO

Pengalaman Liburan ke Jatim Park Bikin Kapok, "Surga Edukasi" dengan Antrean Menguji Iman (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Liburan sekolah tiba. Seperti tahun-tahun sebelumnya, nama Jatim Park di Batu, Malang, selalu menjadi primadona.

Bagi yang belum tahu, Jatim Park merupakan kompleks taman hiburan dan edukasi yang mulai beroperasi sejak tahun 2001. Kini, ia telah berkembang menjadi berbagai theme park terpisah, seperti Jatim Park 1, Jatim Park 2 (Batu Secret Zoo & Museum Satwa), hingga Jatim Park 3 (Dino Park).

Ini menjadikannya salah satu destinasi wisata keluarga terbesar dan terlengkap di Jawa Timur. Tak heran, tiap musim liburan tiba, ia selalu diserbu pengunjung.

Tempat wisata ini juga diklaim sebagai surga edukasi dan hiburan. Namun, bagi sebagian orang, objek wisata ini malah seperti tempat menguji kesabaran.

Antrean di Jatim Park bikin mood terjun bebas

Harus diakui, siapa pun yang pernah menginjakkan kaki di tempat wisata ini saat musim liburan, pasti familiar dengan kata “antrean”. Bagi Dinda (20), mahasiswi jurusan Ilmu Komunikasi asal Jogja, ini bukan soal barisan. Ini sudah ibarat medan perang psikologis yang menguras mental. 

Bagaimana tidak, mulai dari gerbang masuk, sampai di wahana sekalipun, barisan manusia seakan tak ada habisnya. Dinda, yang beberapa tahun lalu berkunjung ke Jatim Park untuk agenda study tour SMA mengaku kaget sekaligus kapok.

“Dulu pas SMA, ekspektasinya bakal seru kayak di medsos. Ternyata cuma ngantre, panas, terus ngantre lagi,” kisahnya kepada Mojok, Rabu (9/7/2025) malam.

“Pulang-pulang bukan senang, malah dongkol sama sakit kepala,” keluhnya. 

Dinda bercerita, kala itu rombongannya berada di Jatim Park selama dua jam. Namun, selama itu juga, ia cuma bisa naik satu wahana saking lama antrenya.

“Waktu tunggu wahana udah kayak jam pelajaran. Bisa 30 menit bahkan 45 menit,” kata dia. “Udah panas, ngantre lama, sinyal juga susah.”

Nyaris ketiduran saking lama antre

Soal antrean yang lama di Jatim Park, Dinda bahkan punya cerita lucu. Saat mengentre di Dino Park, ia menyandarkan kepalanya di punggung teman yang berbaris tepat di depannya.

Saking lamanya, ia sampai mengantuk dan berdiri dalam keadaan setengah tertidur. Alhasil, ketika temannya itu maju, Dinda pun terjatuh yang bikin dia malu nggak ketulungan.

“Dilihatin banyak orang. Rasanya malu banget, kayak pengen pura-pura pingsan aja,” ujarnya.

Data dari Satlantas Polres Batu memang mencatat, pada puncak liburan, kepadatan lalu lintas menuju area Jatim Park bisa menyebabkan antrean kendaraan hingga beberapa kilometer. Tiap tahun, rekayasa lalu lintas telah diupayakan, tapi antrean mengular memang tak terhindarkan.

Iklan

“Udah antre nyaris sejam, pas masuk Dino Park ternyata cuma gitu-gitu aja. Sumpah kapok banget.”

Langganan ke Jatim Park, tapi perasaan bosan selalu sama

Kalaupun bisa lolos dari neraka pertama bernama “antrean”, pengunjung akan disambut dengan neraka lain: kebosanan dan harga yang mahal. Sebab, bukan rahasia umum kalau berwisata ke Jatim Park memang mahal; bukan cuma tiket masuknya, tapi juga tarif masuk wahananya.

Raka (21), seorang mahasiswa asal Malang, sudah hafal betul seluk-beluk ini. Ia bisa dibilang “langganan” ke Jatim Park, sebab nyaris tiap tahun ia berkunjung ke tempat wisata ini.

“Bukan karena mau, tapi di keluarga udah ada semacam tradisi kalau liburan ya ke sini,” ujarnya, Rabu (9/7/2025).

Kendati kerap datang ke sini, perasaan Raka selalu sama: bosan dan lelah. Sebab, bagi Raka, tak ada sesuatu yang baru yang ditawarkan objek wisata ini.

“Tiap tahun ke sini, ya, gitu-gitu aja.”

Sudah membosankan, menguras kantong juga

Tak cuma bosan. Bagi Raka, Jatim Park juga kurang worth it mengingat tiket masuknya yang cukup mahal. Tiket masuk untuk Jatim Park 2 (Batu Secret Zoo), misalnya, berkisar Rp140-160 ribu per orang di musim liburan. 

“Kalau satu rombongan ada lima orang saja, artinya sudah habis 700 ribuan cuma buat tiket masuk. Belum lagi di dalamnya, harga sebotol air mineral saja bisa 10 ribuan, makanan rata-rata 30 ribu, belum kalau main games.” 

Maka dari itu, Raka sendiri cukup heran mengapa keluarganya demen banget bolak-balik datang ke Jatim Park. Kalau mau dibandingkan, bagi dia, masih jauh lebih worth it tempat wisata yang ada di Jogja.

“Kalau disuruh milih, mendingan ke Jogja sekalian. Beberapa kali ke sana nggak pernah kecewa,” ungkapnya.

“Tapi ya soal worth it apa nggak-nya itu balik ke masing-masing. Tapi kalau aku sih nggak cocok.”

Penulis: Ahmad Effendi

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Orang Miskin Terhina Liburan ke Wisata Bahari Lamongan (WBL) karena Harus Berjuang Nabung Demi Tiket Murah atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan.

Terakhir diperbarui pada 10 Juli 2025 oleh

Tags: batubatu malangjatim parkjatim park batu malangliburan sekolahMalang
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Sewakan kos bebas ke teman sesama mahasiswa Malang yang ingin enak-enak tapi tak punya modal MOJOK.CO
Ragam

Mahasiswa Malang Sewakan Kos ke Teman buat Mesum Tanpa Modal, Dibayar Sebungkus Rokok dan Jaga Citra Alim

14 Januari 2026
Kumpul kebo (kohabitasi) sesama jenis di Malang dan Surabaya. Menemukan kebahagiaan, berharap menikah, tapi takut lukai hati orang tua MOJOK.CO
Ragam

Kumpul Kebo Sesama Jenis di Malang-Surabaya: Tak Melulu Soal Seks, Merasa Bahagia meski Lukai Orang Tua

7 Januari 2026
Jadi ojol di Malang disuruh nyekar ke Makam Londo Sukun. MOJOK.CO
Liputan

Driver Ojol di Malang Pertama Kali Dapat Pesanan Bersihin Makam dan Nyekar di Pusara Orang Kristen, Doa Pakai Al-Fatihah

16 November 2025
Kerja keras bawa Annes kuliah di Universitas Brawijaya (UB) Malang gratis hingga kerja sebelum wisuda MOJOK.CO
Kampus

Universitas Brawijaya (UB) Bawa Saya Kuliah Tanpa Biaya, Bisa Kerja Sebelum Wisuda buat Tebus Masa-masa Berat Sekolah Sambil Kerja Sejak Remaja

15 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dat, pemuda dengan 3 gelar universitas putuskan tinggalkan kota demi bangun bisnis budidaya jamur di perdesaan MOJOK.CO

Cabut dari Kota Tinggalkan Perusahaan demi Budidaya Jamur di Perdesaan, Beberapa Hari Raup Jutaan

4 Februari 2026
Pertama kali makan donat J.CO langsung nangis MOJOK.CO

Orang Berkantong Tipis Pertama Kali Makan Donat J.CO, Dari Sinis Berujung Nangis

3 Februari 2026
bpjs kesehatan.MOJOK.CO

Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif

5 Februari 2026
Film "Surat untuk Masa Mudaku" tayang di Netflix. MOJOK.CO

Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi

5 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi MOJOK.CO

Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi

31 Januari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.