Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Pengalaman Katrok Naik Bus Murah Antar Kota, Merasa Gusar Selama 9 Jam Perjalanan karena Takut Salah Turun Terminal

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
4 Juni 2025
A A
Bus Sugeng Rahayu untuk perjalanan dari Surabaya ke Jogja. MOJOK.CO

ilustrasi - bus Sugeng Rahayu murah tapi tak pasti. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Jangan takut bertanya adalah modal Eka Puji (24) untuk naik bus Sugeng Rahayu dari Surabaya ke Jogja. Jujur, itu adalah pengalaman pertamanya solo traveling, sekaligus menggunakan bus ke luar kota. Biasanya, ia lebih memilih kereta api untuk perjalanan antar kota.

Tapi apa mau dikata, aplikasi kereta apinya selalu ngadat sehingga ia tidak bisa memesan tiket hingga hari H. Padahal, Eka sudah mempersiapkan rencana liburan dari Surabaya ke Jogja sejak sebulan yang lalu.

“Mumpung Mei ini banyak long weekend,” katanya kepada Mojok, Senin (2/6/2025).

Beberapa tahun ini Eka memang disibukkan dengan agenda kuliah semester akhir sembari bekerja. Belum lagi urusan-urusan komunitas yang diikutinya. Oleh karena itu, ia ingin berhenti sejenak dan jauh dari hiruk pikuk Kota Surabaya. Walaupun sebenarnya, Jogja terbilang ramai apalagi di musim liburan.

Tapi karena sudah niat, Eka tak mau membatalkannya dengan percuma hanya gara-gara tidak dapat tiket kereta api. Alhasil, ia memilih berangkat dari Surabaya ke Jogja menggunakan bus Sugeng Rahayu.

Bus Sugeng Rahayu lebih ekonomis

“Kenapa nggak pesawat? Ya pasti mahal lah!” seloroh Eka saat saya tanya alasannya menggunakan bus. 

Namun, karena tidak tahu bagaimana cara membeli tiket dan bus apa yang harus ia naiki, ia jadi kelimpungan sendiri dan bertanya sana-sini. Masalahnya, teman-temannya jarang menggunakan bus dari Surabaya ke Jogja, apalagi untuk liburan sendiri. Kalau pun berangkat dengan bus, biasanya mereka pergi rombongan.

“Akhirnya aku cek di mesin pencari Google, ternyata ada informasi soal jenis bus dan kisaran harganya,” ujar Eka.

Jika dilihat dari kisaran harga, Sugeng Rahayu memang terbilang paling murah dibandingkan bus lainnya, yakni sekitar Rp130 ribu. Sedangkan bus Eka seharga Rp200 ribu, tapi fasilitasnya sudah eksekutif.

Eka akhirnya memilih bus Sugeng Rahayu karena murah. Walaupun sebenarnya, ia juga tak yakin dari segi fasilitas, kenyamanan, dan keamanan. Namun, sebagai kaum yang terbiasa “mendang-mending”, Eka mantap mempertimbangkan bus dari segi ekonomis.

Bingung cara memesan tiket di Terminal Bungurasih

Kelar masalah tiket, Eka masih bingung dengan estimasi waktu perjalanan dari Surabaya ke Jogja dengan menggunakan bus Sugeng Rahayu. Ia masih belum tahu cara memesan tiket secara online, sehingga tidak tahu jam keberangkatan yang tertera.

Di mesin pencari pun ia tidak menemukan waktu yang pasti. Daripada ribet, Eka pun langsung datang ke loket terminal. Setelah itu, barulah dia tahu kalau tiket bus Sugeng Rahayu bisa dibeli langsung dalam waktu 24 jam.

Baca Halaman Selanjutnya

Berangkah sepulang kerja

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 10 Juni 2025 oleh

Tags: bus dari Surabaya ke Jogjabus sugeng rahayuharga bus sugeng rahayuTerminal Bungurasihterminal giwangan
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

gojek instant.MOJOK.CO
Transportasi

Gojek Buka Titik Jemput Instan di Terminal Giwangan, Mudahkan Para Penumpang Bus yang Bingung Mencari Transportasi Lanjutan

12 Maret 2026
Mila Sejahtera Bus Sialan, 15 Jam Disiksa Berakhir Demam MOJOK.CO
Otomojok

Rangkaian Penderitaan Naik Bus Mila Sejahtera dari Jogja Menuju Jember: Disiksa Selama 15 Jam, Berakhir Demam Tinggi dan Diare. Sialan!

19 Februari 2026
Terminal Bungurasih Surabaya.MOJOK.CO
Ragam

Pertama Kali Naik Bus di Terminal Bungurasih Surabaya Langsung Bisa “Menaklukkan” Calo, Menjual Cerita Sedih adalah Kunci

3 Agustus 2025
Bus Eka lebih baik ketimbang bus Sugeng Rahayu. MOJOK.CO
Ragam

Sama-sama Bus Patas dengan Harga Ekonomis, tapi Bus Eka Lebih Menjamin Keselamatan Saya dibandingkan Sugeng Rahayu

10 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ribetnya lolos seleksi CPNS dan jadi PNS/ASN di desa: dibayangi standar hidup sukses yang merepotkan MOJOK.CO

Derita Jadi PNS atau ASN di Desa: Awalnya Bisa Sombong Status Sosial, Tapi Berujung Ribet karena “Diporoti” dan Dikira Bisa Jadi Ordal

1 April 2026
Kuliah soshum di PTN merasa gagal karena tak jadi wong untuk orang tua

Lulusan Soshum Merasa Gagal Jadi “Orang”, Kuliah di PTN Terbaik tapi Belum Bisa Penuhi Ekspektasi Orang Tua

6 April 2026
Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat” MOJOK.CO

Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”

1 April 2026
Slow living di desa, jakarta.MOJOK.CO

Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran”

7 April 2026
Kelas menengah ke bawah harus mawas diri Kalau pemasukan pas-pasan jangan maksa gaya hidup dalam standar dan tren media sosial MOJOK.CO

Kelas Menengah ke Bawah Harus Mawas Diri, Pemasukan Pas-pasan Gaya Hidup Jangan Pakai Standar dan Tren Media Sosial

6 April 2026
Mahasiswa Jogja nugas di coffee shop

Nugas di Kafe Dianggap Buang-buat Duit, padahal Bikin Mahasiswa Jogja Lebih Tenang dan Produktif

6 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.