Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Pemilik Apotek di Jawa Tengah Nekat 8 Tahun Tolak Tawaran Tukang Parkir Liar Sampai Didatangi Ormas, Demi Pelanggan

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
16 April 2024
A A
apotek brebes tolak tukang parkir ilegal.MOJOK.CO

Ilustrasi tukang parkir ilegal (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Selama 8 tahun membuka usaha, pemilik apotek di sebuah daerah di Jawa Tengah konsisten menolak tukang parkir liar yang meminta ingin menarik parkir di lahannya. Meski sekitar 20 pihak termasuk ormas sempat datang, namun prinsip demi kenyamanan pelanggan itu tak goyah.

Apotek yang terletak di sebuah kabupaten barat Jawa Tengah itu lokasinya cukup strategis. Berada di pertigaan yang ramai lalu lintas kendaraan. Setiap hari, warga sekitar yang hendak beraktivitas kerja hingga sekolah melewati titik tersebut.

“Padat banget, memang strategis untuk bisnis. Tentu bagi tukang parkir juga menarik,” kata Adit (33), anggota keluarga pemilik bisnis apotek tersebut saat Mojok hubungi Senin (15/4/2024).

Adit yang memang berprofesi sebagai tenaga kesehatan, bersama ibunya, membuka bisnis ini pada 2016 silam. Saat ini, apotek tersebut terbilang ramai.

“Tadi saja, pagi saya sempat datang sebentar ke apotek sekitar 15 menitan ada saya hitung 16 pembeli. Artinya 16 motor, itu hanya 15 menit,” katanya.

Padahal itu pagi, sebab menurut Adit, jam-jam ramai apotek di Jawa Tengah ini ada di sore hari. Tentunya, kepadatan itu membuat lahan parkirnya cukup menggiurkan jika dibisniskan.

Apotek di Jawa Tengah tolak setiap tawaran tukang parkir

Sejak awal buka, Adit mengaku tawaran dari pihak tertentu yang ingin mengelola parkir langsung datang. Paling awal, ada warga kampung yang datang menemui ibunya untuk izin mengelola lahan tersebut.

Selanjutnya, ada juga pihak yang mengaku perwakilan pemuda setempat datang untuk asalan yang sama. Namun, Adit dan ibunya tetap pada pendiriannya untuk menolak keberadaan tukang parkir liar.

“Ada lagi dari beberapa pihak dari sekitar. Kami jelaskan semua ke mereka sikap kami soal parkir ini,” ujarnya.

tukang parkir liar di brebes jawa tengah.MOJOK.CO
Ilustrasi tukang parkir liar (Ega/Mojok.co)

Penawaran seakan tak pernah berhenti. Pernah ada pula yang mengatakan perwakilan dari ormas. Bahkan ada yang menyebut punya relasi di Pemda untuk meyakinkan Adit dan keluarganya.

“Sampai sekarang ya kalau saya hitung bisa sekitar 20 pihak termasuk ormas yang datang,” terangnya.

Pernah suatu ketika, saat ditolak, pihak yang meminta mengelola parkir melayangkan pernyataan yang sedikit menekan pemilik apotek di Brebes ini. “Ibu yang saya mengalami langsung, pihak yang meminta lahan parkir bilang kalau nanti keamanannya tidak akan terjaga,” ucapnya.

Baca halaman selanjutnya…

Jual Bodrex untung paling Rp200 kok parkir dapat Rp2000, rugi dong

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 26 April 2024 oleh

Tags: apotekapotek brebestukang parkirtukang parkir ilegal
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Tukang parkir coffe shop di Jogja
Ragam

Nongkrong di Coffe Shop Jogja Malam Hari, Rela Pulang Pagi demi Hindari Tukang Parkir

16 Februari 2026
parkir jogja dan bali.MOJOK.CO
Ragam

Eksperimen Menghitung Penghasilan Tukang Parkir Kafe Estetik di Jogja: 2 Kali Gaji Karyawan Kafe Itu Sendiri

17 Oktober 2025
Nikmatnya Jadi Tukang Parkir di Jogja, Dapat Cuan Besar (Pixabay)
Pojokan

Iseng Jadi Tukang Parkir di Jogja Saat Pertandingan PSIM Jogja, Kerja Enteng Cuma Beberapa Jam Dapat Cuan lebih dari UMR Buat Jajan dan Beli Rokok Enak

14 Juli 2025
tukang parkir ilehal di jogja.MOJOK.CO
Ragam

Eksperimen Seminggu Jadi Tukang Parkir Ilegal di Jogja, Penghasilannya Bisa Kebeli Apa Aja?

13 April 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bus ekonomi jalur Jogja Jambi menyiksa pemudik. MOJOK.CO

Ujian Terberat Laki-laki yang Lebih Kejam dari Menahan Rindu: Dihajar Rute Bus Ekonomi Jogja Jambi hingga Terserang “Man Flu”

13 Maret 2026
Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar.MOJOK.CO

Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar

16 Maret 2026
Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat merampas senyum perantau asal Jogja MOJOK.CO

Stasiun Pasar Senen Saksi Perantau Jogja “Ampun-ampun” Dihajar dan Dirampas Jakarta, Tapi Terlalu Cemas Resign buat Balik Jogja

15 Maret 2026
Lebaran di Keluarga Ibu Lebih Seru Dibanding Keluarga Ayah yang Jaim dan Kaku Mojok,co

Lebaran di Keluarga Ibu Lebih Seru Dibanding Keluarga Ayah yang Jaim dan Kaku

19 Maret 2026
Naik Travel dari Jogja ke Surabaya Penuh Derita, Nyawa Terancam (Unsplash)

Naik Travel dari Jogja ke Surabaya, Niatnya Ingin Tenang Berakhir Penuh Derita dan Nyawa Terancam

13 Maret 2026
Ambisi beli mobil pribadi Toyota Avanza di usia 23 biar disegani. Berujung sumpek sendiri karena tetangga di desa cuma bisa iri-dengki dan seenaknya sendiri berekspektasi MOJOK.CO

Ambisi Beli Mobil Avanza di Usia 23 Demi Disegani di Desa, Berujung Sumpek karena Ekspektasi dan Tetangga Iri-Dengki

15 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.