Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Daftar Pelajaran Sejarah SMA yang Hilang di Kurikulum Merdeka, Bikin Anak Muda Buta Kondisi Dunia

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
4 Januari 2024
A A
Pelajaran Sejarah yang Hilang di Kurikulum Merdeka.MOJOK.CO

Ilustrasi. Jepang menyerah kepada Amerika Serikat di Perang Dunia Kedua (Wikimedia Commons)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Ada banyak pembahasan pelajaran sejarah SMA yang hilang sejak berlakunya Kurikulum Merdeka. Padahal, hal-hal tersebut, meski penuh konflik tetap menyimpan pelajaran penting bagi peserta didik.

Iman Zanatul Haeri, Guru Sejarah sekaligus Kepala Advokasi Guru Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) memaparkan bahwa pelajaran sejarah muatan kurikulum pendidikan dasar dan menengah dalam Pasal 40 Peraturan Pemerintah Nomor 57 tahun 2021 tentang Standar Pendidikan Nasional.

Sehingga, pada penerapan Kurikulum Merdeka saat ini kita bisa menyaksikan hanya ada 6 jam pelajaran sejarah. Kontras dengan Kurikulum 2013 yang memiliki 17 jam pelajaran. Pada Kurikulum 2013, pelajaran sejarah ada pada kelompok mata pelajaran wajib dan peminatan.

“Pernah saya sampaikan saat Panja Kurikulum Merdeka di Komisi X bahwa hilangnya materi sejarah peminatan/ berwawasan global sangat kontradiktif dengan gagasan bahwa Kurikulum Merdeka diarahkan pada persaingan global,” ungkapnya.

Pembahasan mata pelajaran sejarah yang hilang di Kurikulum Merdeka

Iman merangkum daftar pembahasan pelajaran sejarah yang kini sudah tidak lagi siswa dapatkan di bangku SMA/sederajat. Kebanyakan di antaranya merupakan topik sejarah dunia yang penuh konflik berdarah.

Pelajaran sejarah.MOJOK.CO
Ilustrasi. Peta Indonesia (Wikimedia Commons)

#1 Peristiwa penting Eropa

Ada banyak pembahasan mengenai sejarah Eropa yang tak bisa lagi pelajar dapatkan. Iman mencatat ada topik soal Dark Ages atau Middle Ages, Renaissance, Reformasi Gereja, Revolusi Industri, dan sejumlah perisitwa penting lain yang mengubah wajah dunia.

#2 Sejarah peradaban kuno

Selanjutnya, ada banyak pembahasan mengenai sejarah kuno pembentuk peradaban yang kini tidak lagi ada di Kurikulum Merdeka. Dulu, siswa yang mengambil sejarah peminatan bisa belajar soal Mesopotamia, Mesir Kuno, Yunani Kuno, hingga Romawi Kuno. Namun, saat ini topik itu tidak lagi ada di muatan kurikulum.

#3 Pengakuan bangsa lain terhadap Proklamasi Indonesia

Pengakuan negara lain terhadap kemerdekaan Indonesia merupakan tonggak penting perjalanan bangsa. Pada peristiwa tersebut, diplomat Indonesia mengambil peran krusial hingga mendapatkan pengakuan dari Mesir yang disusul beberapa negara lain.

“Padahal penting bagi kita melihat bagaimana bangsa bangsa lain mengakui Indonesia. Bagus buat dasar anak yang mau ambil Jurusan Hubungan Internasional,” papar Iman.

Baca selanjutnya…

Hilangnya materi sejarah yang membuat anak muda tidak memahami konflik dunia hari ini

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 4 Januari 2024 oleh

Tags: kurikulum merdekapelajaran sejarahsejarah dunia
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

apes ikut pertukaran mahasiswa merdeka kampus merdeka.MOJOK.CO
Kampus

Nyaris Tak Lulus Semua Mata Kuliah Sepanjang Semester Gara-gara Pertukaran Mahasiswa Kampus Merdeka, Kuliah Terancam Molor

5 Juli 2024
Guru di Aceh dan Murid di Jawa Barat Mempertanyakan Kurikulum Merdeka yang Membuat Mereka Terjajah MOJOK.CO
Ragam

Guru di Aceh dan Murid di Jawa Barat Merasa Terjajah oleh Kurikulum Merdeka

26 Februari 2024
kurikulum merdeka.MOJOK.CO
Ragam

Penerapan Kurikulum Merdeka Banyak Dikritik tapi Punya Sisi Menarik, Siswa Ngantuk Boleh Istirahat di Luar

2 Februari 2024
guru penggerak.MOJOK.CO
Ragam

Guru Penggerak Berpotensi Diskriminasi Karier Guru, Ketidakadilan yang Merugikan Para Pendidik

31 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

burjo atau warmindo bikin rindu anak rantau dari Jogja ke Jakarta. MOJOK.CO

Anak Rantau di Jogja Menyesal ke Jakarta, Tak Ada Burjo atau Warmindo sebagai Penyelamat Karjimut Bertahan Hidup

16 Maret 2026
Jadi gembel di perantauan tapi berlagak tajir pas pulang kampung. Siasat pura-pura baik-baik saja agar orang tua tidak kepikiran MOJOK.CO

Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan

21 Maret 2026
Mudik Gratis dari BUMN 2026. MOJOK.CO

Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang

18 Maret 2026
penyiraman air keras.MOJOK.CO

Negara Harus Usut Tuntas Dalang Penyiraman Air Keras ke Aktivis HAM, Jangan Langgengkan Impunitas

16 Maret 2026
Kursi kereta eksekutif dibandingkan kereta ekonomi premium lebih nyaman untuk mudik Lebaran

Saya Kapok Mudik dengan Kereta Ekonomi Premium, Ditipu Embel-embel Mirip Eksekutif padahal Hampir “Mati” Duduk di Kursi Tegak

15 Maret 2026
Rif'an lulus sarjana UGM dengan beasiswa. MOJOK.CO

Alumnus Beasiswa UGM Kerap Minum Air Mentah Saat Kuliah, hingga Utang Puluhan Juta ke Kyai untuk Lanjut S3 di Belanda

15 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.