Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Proyek Kereta Cepat Whoosh Terlalu Eksklusif, Cuman bikin KAI dan Rakyat Menderita

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
10 September 2025
A A
Kereta cepat Jakarta-Bandung, Whoosh. MOJOK.CO

Kereta cepat Jakarta-Bandung, Whoosh mulai beroperasi sejak tahun 2023. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Memengaruhi operasional kereta lain

Tak pelak, pengalamannya tersebut membuat Surya menduga ada faktor permainan harga sejak Whoosh mulai beroperasi di tahun 2023. Sebelum ada Whoosh, kata Surya, harga tiket kereta api dari Jakarta ke Semarang bahkan terbilang murah.

“Aku ingat betul, zaman dulu ada kereta api Jakarta ke Semarang seharga Rp100 ribu-an. Sekarang mana ada?” kata Surya.

Kenaikan harga tiket kereta api juga dialami Dony (42). Sebagai pengguna setia kereta api, Dony seringkali bepergian dari Jogja ke Surabaya untuk mengunjungi pacarnya. In this economy, perjuangannya menemui sang pacar makin terasa karena harga tiket kereta makin naik.

“Kalau seingatku dulu, kayaknya tiket kereta api Sancaka tuh masih ada yang seharga Rp160 ribu-an tapi sekarang sudah sampai Rp270 ribu,” kata Dony.

Otomatis, pengeluaran Dony sebagai pejuang LDR juga ikut bertambah. Dari yang tadinya hanya Rp300 ribu untuk membayar harga tiket kereta pulang-pergi, kini jadi Rp500 ribu. 

Whoosh banyak mudaratnya

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Bobby Rasyidin pernah buka-bukaan soal kerugian proyek kereta cepat Whoosh saat rapat bersama Komisi VI DPR pada Rabu (20/8/2025). Bobby berujar bahwa jumlah penumpang Whoosh masih jauh dari harapan, tapi biaya pembangunan proyeknya melonjak tajam.

“Kami mendalami juga masalah KCIC, memang ini bom waktu.” kata Bobby.

Menurut Badan Pusat Statistik, penumpang Whoosh hanya mencapai 6,06 juta orang sepanjang 2024. Angka itu hanya seperlima dari target 31 juta penumpang per tahun. Jika harga tiket rata-rata Rp300 ribu, maka pendapatan dari penjualan tiket tersebut hanya berkisar Rp1,65 triliun.

Sementara, biaya pembangunanan proyek Whoosh mencapai US$7,27 miliar atau sekitar Rp118,37 triluan. Alhasil, pemasukan itu tak cukup menutupi biaya operasional, alias justru mengalami defisit.

Sebagai orang awam yang mencintai moda transportasi kereta api, baik Dony maupun Surya tak ingin KAI terus-terusan merugi. Bahkan Surya yang sudah 5 kali menggunakan Whoosh merasa proyek tersebut justru menghasilkan mudarat.

“Whoosh ditutup aja!” kata Surya singkat.

Wacana senada juga sudah menggaung di media sosial.

“Jujur, gw prefer naik travel atau nyetir sendiri daripada pakai Whoosh, bisa langsung abis setengah juta!” ujar @ann***** di Threads dikutip Rabu (10/9/2025).

Iklan

“Kalau aku mending pakai travel, sampai FX tinggal jalan kaki ke kantor di Sudirman. Jadi nggak naik Whoosh karena dua hal yakni mahal dan nggak to the point,” kata @sun*****.

“Mending diberhentiin aja operasionalnya. Dijalanin makin tambah rugi,” kata @mar*****.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Pertama Kali Naik Kereta Api Eksekutif: Sok Kaya Berujung Norak dan Malu-maluin, Kena Tegur karena Gondol Selimut KAI atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 10 September 2025 oleh

Tags: Bandungharga tiket whooshjakartakaikereta apikereta cepatparahyanganwhoosh
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Kerja di Jakarta, Cara Terbaik Buat Melihat Sisi Buruk Manusia adalah Kerja di F&B.mojok.co
Urban

FnB di Jakarta Bikin Sengsara Pekerjanya: Bisnis Elite tapi Gaji Karyawannya Seuprit, yang Dimiliki Artis bahkan Lebih Tak Manusiawi

2 Juni 2026
Kompetisi Campus League 2026 - Basketball Regional Bandung Season 1 menjadi saksi terjalinnya kerja sama antara Campus League dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang bertujuan untuk membangun ekosistem olahraga jangka panjang dan pembentukan karakter mahasiswa MOJOK.CO
Kilas

Campus League Basketball Season 1 Regional Jakarta: Jadi Ajang Pembuktian Diri di Level yang Berbeda

25 Mei 2026
Cerita Mafatihatul Maghfirah: Mahasiswi Madura kuliah di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan jualan risol hingga lulus tanpa skripsi MOJOK.CO
Sekolahan

Mahasiswi Madura Kuliah di Jakarta: Jualan Risol demi Biaya Kuliah, Bisa Mandiri Finansial hingga Lulus Terbaik Tanpa Skripsi

24 Mei 2026
Gedebage, Bandung.MOJOK.CO
Urban

Bandung Kota Overrated dan Penuh Masalah, Anak Mudanya Tetap Waras karena Persib

24 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tempat kerja, Standard Good Looking dan Berpenampilan Menarik yang Diskriminatif dan Merugikan Pekerja Perempuan

Standard Good Looking dan Berpenampilan Menarik yang Diskriminatif dan Merugikan Pekerja Perempuan

3 Juni 2026
Riset, Peneliti, Guru Besar Abal-Abal.MOJOK.CO

Sekte “Pemuja Kargo” di Ekosistem Kampus Indonesia yang Mencetak Peneliti Palsu dan Ilmuwan Abal-Abal

3 Juni 2026
Peserta nyentrik gowes ke Klaten untuk ikut KLIC Fest 2026. MOJOK.CO

“Onthelis” dari Nusantara Rela Gowes Berhari-hari dengan Sepeda Tua Guna Misi Kebudayaan yang Memukau Para Bule

3 Juni 2026
Ilustrasi hidup.MOJOK.CO

Sejatinya Manusia Hidup untuk Mengakali Kematian

2 Juni 2026
Fun Football, Cara Pria Dewasa untuk Tetap Waras dan Punya Alasan untuk Hidup Lebih Lama

Fun Football, Cara Pria Dewasa untuk Tetap Waras dan Punya Alasan untuk Hidup Lebih Lama

2 Juni 2026
Kenapa Hidup di Jogja Membuat Saya Terlalu Santai Menghadapi Tagihan yang Seharusnya Bikin Panik MOJOK.CO

Kenapa Hidup di Jogja Membuat Saya Terlalu Santai Menghadapi Tagihan yang Seharusnya Bikin Panik

3 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.