Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Pengalaman Pertama Menonton Merah Putih: One for All, Dibuat “Kagum” Sekaligus Ketagihan

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
20 Agustus 2025
A A
Cover film animasi Merah Putih: One for All dihujat animator. Lebih "bagus" dari Demon Slayer. MOJOK.CO

Trailer film animasi Merah Putih: One for All yang akan tayang di bioskop. (Tangkapan layar Youtube/CGV Kreasi)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Film animasi Merah Putih: One for All menguji iman

Bagi Omar, menonton film animasi Merah Putih: One for All adalah pengalaman spiritual yang menguji iman, mental, dan daya tahan saraf optiknya. Ia mengakui keberanian film tersebut dalam memanjakan mata dan telinga penonton. 

Lewat bahasa satire, Omar berujar jika film itu membuat matanya harus bekerja ekstra untuk menyesuaikan visual.

“Retina gue sekarang seperti punya trust issue, tapi telinga gue juga ikut berpetualang lewat kualitas audio yang dinamis. Bayangkan volume naik-turun tanpa peringatan, seperti roller coaster emosional yang dirancang oleh editor audio. Ibarat dia mencoba fitur audio level untuk pertama kalinya,” kata Omar.

Tak sampai di situ. Omar juga juga merasa alur ceritanya terasa begitu bebas. Ia menduga jika penulis cerita dari film Merah Putih: One for All terinspirasi dari seekor kucing yang sedang berjalan di atas keyboard. Tidak berhubungan dan berada di luar nalar manusia.

“Tidak ada keterikatan pada logika atau konsistensi. Persis seperti hidup kan? Absurd adalah bumbunya. Nihil konsistensi adalah hidangannya,” kata Omar.

Kata jelek saja tak cukup untuk menggambarkan

Secara visual, tidak perlu ditanya lagi. Jika dibandingkan Demon Slayer: Infinity Castle, kualitasnya tentu berbeda. Baru kali ini, Omar melihat perpaduan seni digital yang begitu berani. 

Ia tak habis pikir, mengapa sutradara film Merah Putih: One for All menggunakan perpaduan antara 3d dan meme brainrot yang biasa ditemui anak warnet? Grafiknya begitu buruk. Namun barangkali, kata Omar, mata manusia memang perlu tantangan baru, alih-alih dimanjakan dengan grafis Demon Slayer: Infinity Castle.

Pada mulanya, Omar memang sudah punya ekspektasi rendah. Tapi setelah menonton film tersebut, ekspektasinya jatuh lebih dalam lagi. Bahkan kata “jelek” tak cukup bisa menggambarkan kualitas film tersebut. 

“Gue keluar dengan kesadaran bahwa ‘jelek’ adalah kata yang terlalu sopan. Dan di situlah letak kejeniusan film ini. Dia membuat kita menemukan definisi baru dari kata buruk,” kata Omar.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Film Animasi Merah Putih: One for All bikin Miris Animator Indonesia yang Susah Payah Berkarya Sampai Luar Negeri atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 21 Agustus 2025 oleh

Tags: film animasifilm di bioskop Agustusfilm kebangsaanfilm Merah PutihHari KemerdekaanMerah Putih: One For Allrekomendasi film kemerdekaan
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Hizkia Subiyantoro (Hizaro), Direktur Eksekutif Craft Animfest yang lahir di Jogja. MOJOK.CO
Liputan

Mentor Animasi Hizaro, Pemuda Sederhana dari Jogja yang Merawat Industri Animasi di Indonesia seperti “Anak Sendiri”

4 November 2025
Film animasi Merah Putih: One for All menyelamatkan asa mahasiswa Jurusan DKV. MOJOK.CO
Kampus

Sengsaranya Mahasiswa Jurusan DKV: Insecure karena Tak Bisa Gambar, Kini Lebih Percaya Diri Berkat Satu Hal

21 Agustus 2025
Film Demon Slayer: Infinity Castle adalah alasan hidup. MOJOK.CO
Ragam

Trilogi Film Demon Slayer: Infinity Castle Jadi Alasan Saya untuk Hidup, Setidaknya Berjuang hingga 2029 Nanti

18 Agustus 2025
Bendera One Piece dan Kekhawatiran Negara yang Kebablasan
Video

Bendera One Piece dan Kekhawatiran Negara yang Kebablasan

17 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Habis Doa Langsung Goyang- Cara Orang Indonesia Menjalani Agama yang Bikin Orang Pakistan Iri MOJOK.CO

Habis Doa Langsung Goyang: Cara Orang Indonesia Menjalani Agama yang Bikin Orang Pakistan Iri

17 April 2026
iPhone 6 dan 7 lebih diminati gen Z

iPhone Jadul Bangkit Kembali Berkat Gen Z, Kualitas Foto “Tak Sempurna” Malah Dianggap Unggul daripada Keluaran Terbaru

20 April 2026
Deep talk dengan bapak setelah 25 tahun merasa fatherless, akhirnya tahu kalau selama ini bapak juga sangat kesepian MOJOK.CO

Baru Deep Talk dengan Bapak di Usia 25, Bikin Sadar kalau Selama Ini Dia Sangat Kesepian dan Pikul Beban Sendirian

20 April 2026
Suzuki Satria FU, motor yang pernah bikin penunggangnya merasa paling tampan tapi kini memalukan MOJOK.CO

Suzuki Satria FU: Dulu Motor yang Bikin Tampan dan Idaman Pasangan, Tapi Kini Terasa Jamet dan Memalukan

22 April 2026
Cerminan pemberdayaan dan kontribusi nyata perempuan di Kota Semarang MOJOK.CO

Kuatnya Peran Perempuan di Kota Semarang, Sampai Diapresiasi California State University

22 April 2026
Tongkrongan gen Z di coffee shop

Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik

23 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.