Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Ada Hidden Gem Kebun Durian di Jogja, Montong dan Musang King Harganya Murah

Agung Purwandono oleh Agung Purwandono
23 Januari 2024
A A
Ada Hidden Gem Kebun Durian di Jogja, Montong dan Musang King harga murah MOJOK.CO

Ilustrasi Ada Hidden Gem Kebun Durian di Jogja, Montong dan Musang King harga murah MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Di Cangcangan, Wukirsari, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta ada sebuah kebun durian tersembunyi. Ada jenis montong, D24, musang king, dan duri hitam. Yang istimewa harganya di bawah harga pasar, langsung makan di kebun.

***

Iklan

Dari banyaknya baliho caleg di sepanjang Jalan Raya Merapi Golf menuju arah Kinahrejo, Cangkringan, Sleman, mata saya tertumbuk pada baliho kecil di kanan jalan, Senin (22/1/2024). Tidak ada foto calon anggota legeslatif, melainkan sebuah kalimat dengan copy writing menggoda.

HARI INI !!!
PANEN DURIAN MONTONG
HUBUNGI 0812 156 1087
200 METER LAGI

Bagi penggemar durian seperti saya, kalimat promosi ini cukup untuk menghentikan motor tanpa aba-aba. Motor segera saya lajukan untuk menyusuri jalan kecil dengan semak-semak di kanan kiri jalan. Sekitar 50 meter mulai terlihat permukiman. Mata saya mulai awas untuk melihat kanan kiri, mencari petunjuk lokasi kebun durian. 

Namun, saya tak juga menemukan papan petunjuk selanjutnya. Bahkan sepertinya saya keblasuk ke sebuah peternakan ayam. Saya putar balik dan mulai menyusuri gang-gang di perkampungan tersebut. 

Honda Beat saya arahkan ke tempat di mana terlihat beberapa pucuk pohon durian terlihat. Sebuah kebun yang dikelilingi tembok dan pintu besi yang tertutup membuat saya yakin, ini adalah kebun durian tersembunyi tempat yang saya cari.

“Mas, yang jaga tinggal di rumah depan itu,” terdengar suara dari sebuah rumah di depan kebun berpagar itu. Ia mungkin melihat saya mengetuk pintu besi tersebut, tapi tidak ada balasan dari dalam. 

<yoastmark class=

Sedang musim montong dan D-24

Saya lantas menuju rumah yang tak jauh dari lokasi kebun. Sekitar 20 meter. Dua orang sepuh tengah bercengkerama di teras rumah. 

“Nyuwun sewu, Pak. Meniko kebun durian njenengan,” tanya saya.

“Oh iya, Mas,” kata kakek tersebut berdiri. Di tangannya ada sabit. Ia tersenyum dan mengajak saya untuk berjalan ke kebun yang tadinya sudah saya datangi. 

“Ini bukan kebun saya, Mas. Yang punya ada di Gentan, tapi yang nanam sampai merawat ya saya,” kata laki-laki yang kemudian memperkenalkan diri sebagai Mbah Bejo. Ia mengajak saya duduk di sebuah bangunan kecil. 

“Ini yang panen cuma montongnya Mas. D24-nya yang matang sudah habis, tapi yang di pohon masih ada,” kata Mbah Bejo menunjuk dua buah durian yang terlihat menggantung di dahan.

Iklan

“Kalau montong ya cuma manisnya saja, kalau yang ada pahitnya D24, Mas,” kata Mbah Bejo. Saya sedikit kecewa dengan kenyataan ini. Bagaimanapun Montong bukan durian favorit, saya lebih suka durian yang ada pahit-pahitnya. 

“Musang king-nya juga belum matang,” kata Mbah Bejo. Saya sedikit terbelalak mendengar nama durian itu Mbah Bejo sebut. Bagi penggemar durian, musang king ada dalam puncak jenis durian top alias mahal. 

Mbah Bejo dengan durian D24 yang tak lama lagi matang
Mbah Bejo dengan durian D24 yang tak lama lagi akan masak. (Agung P/Mojok.co)

“Kalau, duri hitam Mbah,” kata saya menyebut durian yang levelnya sedikit lebih mahal dari musang king. 

“Pohonnya belum berbuah, masih kecil. Ada juga super tembaga,” kata Mbah Bejo.

“Ya sudah pak, pesen montongnya kalau gitu,” kata saya.

Baca halaman selanjutnya

Harga durian di bawah harga pasar

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 24 Januari 2024 oleh

Tags: durianhidden gem di jogjakebun duriankebun durian di jogja
Agung Purwandono

Agung Purwandono

Jurnalis dengan pengalaman lebih dari dua dekade yang menekuni penulisan feature dan jurnalisme naratif. Punya ketertarikan pada kisah-kisah manusia yang jarang mendapat sorotan.

Artikel Terkait

Rue kopi_resign kerja bikin warung kopi.MOJOK.CO
Ragam

Uniknya Rue Kopi, Coffee Shop Kolong Jembatan Pertama di Jogja Andalan Umat Skena

30 Mei 2024
Haji Durian Mbah Harjo, Berkat Pohon Warisan yang Usianya Ratusan Tahun MOJOK.CO
Sosok

Haji Durian Mbah Harjo, Berkat 9 Pohon Warisan di Cangkringan yang Usianya Ratusan Tahun

11 Januari 2024
Pohon Durian Raksasa, Nenek Parini dan Robert Kiyosaki
Liputan

Pohon Durian Raksasa di Purworejo, Nenek Parini dan Robert Kiyosaki

18 Juli 2021
mabuk durian
Penjaskes

Buah Durian Memang Nikmat, Tapi Kalau Berlebihan, Malah Bisa Bikin Kualat

15 Maret 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa penerima KIP-K Unair korupsi iuran AUBMO. MOJOK.CO

Kasus Mahasiswa KIP-K Unair Korupsi Rp103 Juta: Dari Salah Transfer, Terlilit Pinjol, hingga Janji Mengganti dengan Jaminan Sertifikat Rumah

20 Juni 2026
Pasang WiFi di rumah desa. Niat untuk kenyamanan dan efisiensi pengeluaran keluarga malah dipalak tetangga MOJOK.CO

Punya WiFi di Rumah Desa Bikin Bocil Tetangga Jadi Kurang Ajar dan Hilang Adab, Saya yang Bayar Tagihan Cuma Dapat Emosinya

25 Juni 2026
Orang desa tidak mengenal konsep pensiun dan menua dengan tenang (slow living). Itu hanya konsep orang kota MOJOK.CO

Pensiun Ala Orang Desa Tak Seperti Bayangan Orang Kota: Bukan karena Rencana Slow Living tapi Dipaksa Keadaan Getir

19 Juni 2026
Gen Z Habiskan Gaji untuk Konser K-Pop. MOJOK.CO

Gen Z Habiskan Gaji demi Konser K-Pop: “Balas Dendam” Terbaik untuk Penuhi Inner Child

25 Juni 2026
Jangan Jadikan Perkap Nomor 4 Tahun 2025 sebagai Legitimasi Polisi Menembak Demonstran.MOJOK.CO

Jangan Jadikan Perkap Nomor 4 Tahun 2025 sebagai Legitimasi Polisi Menembak Demonstran

22 Juni 2026
Perjalanan Kopikina menjadi kedai kopi populer di Jakarta yang dirintis oleh alumni Beasiswa LPDP MOJOK.CO

Jalan Kopikina dari Kedai Kopi Kecil dan Bukan untuk Bisnis Serius Jadi Brand Besar di Jakarta, Terapkan Ilmu dari Inggris

19 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.