Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Danau UNESA Memang Biasa Aja tapi Jadi Wisata Mewah bagi Orang Melarat Surabaya, Saingan dengan Tongkrongan Crazy Rich

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
15 Maret 2024
A A
Danau UNESA, Hiburan Orang Melarat Surabaya MOJOK.CO

Ilustrasi - Danau UNESA yang jadi tempat hiburan orang melarat Surabaya. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Danau UNESA Lidah Wetan menjadi semacam oase tersendiri di tengah gemerlapnya Surabaya Barat. Pasalnya, Danau UNESA dengan sendirinya menjadi semacam tempat wisata bagi orang-orang berdompet tipis di Surabaya.

Memang sudah menjadi pandangan umum bahwa Surabaya Barat disebut sebagai daerah paling modern dan gemerlap di Surabaya. Bahkan ada juga warganet yang tidak segan menyebut Surabaya Barat lebih metropolis ketimbang pusat kota Surabaya sendiri.

Di Surabaya Barat, terutama di sekitar UNESA Lidah Wetan, berdiri gedung-gedung megah, perumahan elite, mal mewah, hingga sentra wisata kuliner elite seperti G-Walk.

“Surabaya Barat pusatnya crazy rich Surabaya,” kalau kata Viani (25), teman lama semasa MAN yang bekerja di Pakuwon Mall Surabaya sejak 2021 silam.

Viani sendiri sempat merasa bingung saat awal-awal jadi anak kos di daerah Surabaya Barat. Sebab, saat itu ia hanya tahu kalau tempat nongkrong yang paling populer adalah di G-Walk, tepatnya di kawasan Citraland, Lidah Kulon, tidak jauh dari danau UNESA Lidah Wetan.

Hingga kemudian ia tahu keberadaan danau UNESA Lidah Wetan yang menjadi tempat hiburan bagi orang-orang berdompet tipis di Surabaya Barat.

Danau biasa aja tapi istimewa

“Waktu itu temen kerja ada yang ngechat kan, ngajak nongkrong-nongkrong. Terus sepakat lah ke danau UNESA,” tutur Viani.

“Kukira danaunya yang bagus banget gitu, ternyata sebenernya biasa saja. Kayak waduk-waduk yang ada di Rembang menurutku,” imbuhnya menceritakan bagaimana awalnya ia mengetahui danau UNESA Lidah Wetan, Surabaya.

Danau UNESA Lidah Wetan sendiri terletak di Jl. Raya Kampus UNESA, Lidah Wetan, Surabaya. Jalanannya merupakan jalan besar dua arah yang selalu ramai lalu lalang kendaraan.

Kalau dulu, banyak PKL yang membuka lapak persis di trotoar tepi danau. Namun sejak akhir 2023 lalu, lokasi jualan PKL dipindah ke seberang jalan.

“Istimewanya dulu kan itu, pesen minuman dan camilan, terus duduk di tepi danau. Jadi pemandangannya danau,” kata Viani.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by mbolang_santai (@mbolang_santai)

Iklan

Terutama di waktu-waktu menjelang Magrib. Bagi Viani, waktu-waktu itu adalah waktu yang paling syahdu untuk menikmati danau UNESA Lidah Wetan. Silir angin dari pepohonan dan cahaya yang memantul di permukaan danau menjadi pelengkap.

Sedangkan sejak pindah ke sebarang jalan, pemandangan terdekat adalah kendaraan-kendaraan yang berseliweran.

Hiburan orang-orang dompet tipis Surabaya

Saya sendiri sudah beberapa kali nongkrong di danau UNESA Lidah Wetan, Surabaya. Kalau pertimbangan budget, ketimbang jajan di G-Walk yang jaraknya tinggal sejengkal, ukuran orang seperti saya tentu lebih masuk akal memilih danau UNESA Lidah Wetan.

Harga minuman rata-rata Rp5 ribu per gelas. Untuk camilannya pun variatif dan tentu harga kaki lima banget lah. Beda dengan di G-Walk Surabaya yang, sepengalaman saya, camilan paling murah ada di harga R35 ribu.

Meskipun kalau untuk minuman, di samping ada jenis minuman dengan harga mahal, tapi ternyata ada yang masih di harga Rp10 ribuan. Di Cincau Station misalnya.

Selain anak-anak muda, danau UNESA Lidah Wetan juga menjadi tempat hiburan keluarga.

Saya sempat beberapa kali mendapati sepasang suami istri dan dua anaknya yang masih kecil jajan di PKL danau UNESA Lidah Wetan, Surabaya. Dari kendaraan dan cara berpakaian, bisa dimungkinkan bahwa mereka adalah sebuah keluarga kecil dengan kehidupan sederhana.

Sepasang suami istri itu duduk menatap danau sambil menikmati jajanan yang terhidan di atas alas terpal. Sementara dua anaknya sibuk dengan dunianya sendiri.

Pemandangan nyaris serupa pun sering saya dapati saat kebetulan nongkrong di G-Walk Surabaya. Tapi bedanya tentu cukup mencolok.

Sebab, sebuah keluarga yang hendak kulineran di G-Walk pasti turun dari sebuah mobil. Lalu mereka akan melenggang ke gerai yang dari daftar menunya saja sudah bisa diprediksi kalau harganya mahal-mahal.

Baca halaman selanjutnya…

Tempat apel pasangan melarat

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 18 Maret 2024 oleh

Tags: danau unesaJawa Timurpilihan redaksiSurabayasurabaya barattempat nongkrong di surabayatempat nongkrong di surabaya baratunesaunesa lidah wetan
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Parijoto, pecel pakis, hingga lalapan kelor. Khazanah kuliner di Desa Colo yang erat dengan dakwah Sunan Muria MOJOK.CO
Lipsus

Rasa Sanga (2): Sajian Parijoto, Pecel Pakis, dan Lalapan Kelor di Desa Colo yang Erat dengan “Syiar Alam” Sunan Muria

27 Februari 2026
Gen Z photobox di Tugu Jogja
Urban

Gen Z Jogja Rela Antre buat “Ibadah” Photobox di Tugu, Pilih Tahan Kantuk setelah Sahur karena FOMO

27 Februari 2026
KIP Kuliah di Jogja.MOJOK.CO
Edumojok

Ironi Penerima KIP Kuliah di Jogja: Uang Beasiswa Habis Buat Bayar Utang Keluarga, Rela Makan Rp20 Ribu per Hari Demi Tak Putus Kuliah

27 Februari 2026
UMR Jakarta, merantau ke jakarta, kerja di jakarta.MOJOK.CO
Urban

Modal Ijazah S1, Nekat Adu Nasib ke Jakarta: Sudah Bikin Syukuran karena Keterima Kerja, Perusahaan Malah Bubar padahal Gaji Pertama Belum Turun

26 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pemuda Jakarta kerja di Jepang untuk bayar utang keluarga. MOJOK.CO

Gila-gilaan Kerja di Jepang tapi Tak Bisa Menikmati Upah Besar, sebab Saya Generasi Sandwich yang Harus Tebus Utang Keluarga

26 Februari 2026
Pekerja gila Surabaya yang melamun di Danau UNESA. MOJOK.CO

Danau UNESA, Tempat Pelarian Pekerja Surabaya Gaji Pas-pasan dan Gila Kerja. Kuat Bertahan Hanya dengan Melamun

24 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Rasa Sanga (1): Sunan Gresik Membawa Masuk Islam ke Jawa Lewat Dapur dan Semangkuk Bubur Harisah MOJOK.CO

Rasa Sanga (1): Sunan Gresik Membawa Masuk Islam ke Jawa Lewat Dapur dan Semangkuk Bubur Harisah

23 Februari 2026
Jangan Remehkan Supra X 125, Usianya Boleh 16 Tahun, tapi Masih Kuat Diajak Mudik Bali-Semarang Mojok.co

Jangan Remehkan Supra X 125 Lawas, Usianya Boleh 16 Tahun, tapi Masih Kuat Diajak Mudik Bali-Semarang

25 Februari 2026
Gen Z photobox di Tugu Jogja

Gen Z Jogja Rela Antre buat “Ibadah” Photobox di Tugu, Pilih Tahan Kantuk setelah Sahur karena FOMO

27 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.