Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Sepi dari Mahasiswa UGM, Kompleks Kos Dekat UGM Ini Justru Padat Dihuni Pedagang hingga Kuli Pencari Rezeki di Jogja

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
13 Mei 2024
A A
kos dekat ugm.MOJOK.CO

Ilustrasi kawasan kos pekerja dekat UGM (Ega/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Saya lantas mencoba untuk berjalan ke area utara gang penuh kos dekat UGM itu. Di salah satu sudutnya tampak deretan gerobak yang teronggok. Tampak sudah cukup lama tidak dipakai. Ada gerobak angkringan, gerobak mirip pedagang bakso, hingga yang masih ada tulisan dagangan es doger. Meski tak bisa memastikan apakah ini milik para pedagang yang sempat kos di sekitar situ, namun sedikit menjawab cerita dari Nuryana.

gerobak pkl ugm.MOJOK.CO
Deretan gerobak PKL di salah satu sudut gang (Hammam/Mojok.co)

Lelaki itu, lantas bercerita kembali kalau para perantau di kos dekat UGM ini datang dari berbagai daerah. Ada yang dari Jawa Barat sepertinya tapi ada pula yang dari beberapa kabupaten di Jawa Tengah.

“Macam-macam sih, kemarin saya sempat ngobrol sama orang katanya dari Wonogiri yang kerja bangunan,” tuturnya.

Sisi unik di kompleks sayap barat UGM

Saya juga sempat berbincang dengan Dika (21), seorang mahaswi UGM yang kebetulan kos di daerah Blimbingsari. Namun, kosnya tidak berada persis di gang yang banyak ditempati para perantau tadi.

Dika bercerita, kalau malam, ia memang memilih untuk tidak melintas di gang itu. Bukan apa-apa, ia hanya mengaku tidak nyaman lewat keramaian gang sempit.

“Kalau malam memang ramai sih, gangnya padat. Sengaja jarang aku lewatin situ kalau motoran malam hari,” tuturnya.

Perempuan ini mengaku sudah tinggal di kos dekat UGM sejak 2021 silam. Blimbingsari dan Sendowo di sisi utaranya, kata dia, memang jadi kawasan andalan sebagian mahasiswa UGM untuk tinggal lantaran jaraknya yang dekat.

Selain gang penuh kos pekerja, area sisi barat UGM memang punya cerita unik lain. Di area itu, selain Gedung Sekolah Vokasi, ada Gedung FKKMK, deretan perumahan Sekip UGM, hingga Gedung Fakultas Biologi UGM di sisi utaranya. Mojok pernah melakukan liputan tentang sejarah lapangan terbang pertama di Jogja yang dulu ternyata berdiri di kawasan tersebut.

Kepala Padukuhan Sendowo, Sudarno (54) bercerita bahwa jejak lapangan terbang memang sudah tidak ada di tahun 1970-an saat Sudarno kecil. Namun, ada beberapa kisah yang sempat ia dengar dari orang tua dan kakeknya.

“Dulu sebelum tidur kadang diceritakan soal lapangan terbang dan lapangan untuk latihan menembak tentara kolonial Belanda,” kenangnya saat saya temui, Jumat (18/8/2023).

Ia juga bercerita tentang keunikan Sendowo dan Blimbingsari. Kawasan yang berbatasan dengan Kali Code itu memang cukup padat. Dulunya, di ujung dekat sungai juga pernah ada kompleks pemakaman Tionghoa yang besar.  Saat ini, baik Sendowo maupun Blimbingsari lebih terkenal sebagai tempat kos dekat UGM yang jadi salah satu andalan mahasiswa.

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Putuskan Kuliah S2 UGM Bukan untuk Cari Kerja: Ingin Studi Lebih Serius hingga Bangun Relasi Bisnis, Ijazah S2 Belum Tentu Laku

Iklan

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 15 Mei 2024 oleh

Tags: koskos dekat ugmkuliMahasiswapekerjaUGM
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Hasil riset FEB UGM: workaholic alias kera berlebihan tidak selalu merusak kebahagiaan MOJOK.CO
Kabar

Riset: Kerja Berlebihan (Workaholic) Tidak Selalu Merusak Kebahagiaan, Asalkan Dapat 2 Situasi Ini di Lingkungan Kerja

6 Juni 2026
pekerja kantoran.MOJOK.CO
Urban

Akal-akalan “Kantor adalah Keluarga”, Menguras Mental dan Menggerogoti Karier

4 Juni 2026
Frugal Living, healing, MOJOK.CO
Sehari-hari

Salah Kaprah soal Healing: Anak Muda Terjebak Keborosan, padahal “Penyembuhan Sejati” Itu Gratis dan Sering Kali Tak Estetik

26 Mei 2026
Horor Pendidikan di Jogja: Balita Dianiaya, Mahasiswa Dilecehkan MOJOK.CO
Tajuk

Horor Pendidikan di Jogja: Balita Dianiaya, Mahasiswa Dilecehkan

25 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lima daerah di Jawa Tengah jadi pilot project BPOM Pusat untuk produk jamu aman demi menjaga citra obat tanaman herbal warisan UNESCO MOJOK.CO

Merawat Citra Jamu di Jateng sebagai Warisan Sehat dan Aman, Campuran Bahan Kimia Bisa Merusaknya

9 Juni 2026
Proyek pengelolaan sampah menjadi listrik (PSEL) Semarang Raya dilirik dunia MOJOK.CO

Proyek Sampah Jadi Listrik (PSEL) Semarang Raya Dilirik Dunia, Jadi Solusi Masa Depan Kota

5 Juni 2026
Hasil riset FEB UGM: workaholic alias kera berlebihan tidak selalu merusak kebahagiaan MOJOK.CO

Riset: Kerja Berlebihan (Workaholic) Tidak Selalu Merusak Kebahagiaan, Asalkan Dapat 2 Situasi Ini di Lingkungan Kerja

6 Juni 2026
Curhat dan ziarah di makam ibu, tempat terbaik pulang tanpa penghakiman MOJOK.CO

Curhat di Makam Ibu Dianggap Lebay dan Sia-sia, Tapi Jadi Tempat Pulang Terbaik yang Penuh Makna dan Rasa Lega

5 Juni 2026
Dhia Hana Putri Saraswati mahasiswa Umsura dan Unair. MOJOK.CO

Kena Mental Kuliah di Umsura dan Unair Sekaligus, Puluhan Kali Ingin Menyerah tapi Kuat karena Ajaran Muhammadiyah

5 Juni 2026
Edi Dimyati, alumnus Unpad yang mendirikan perpustakaan di Jakarta Timur. MOJOK.CO

Sering Dikira Montir sampai Petugas Pertamina, Lulusan Unpad Ini Sebetulnya Punya Perpustakaan Gratis di Pinggiran Sungai Jakarta Timur

10 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.