Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan

Mencari Jejak Lapangan Terbang Sekip UGM yang Eksis Sebelum Adisutjipto

Dari Bandara Sendowo ke Maguwo.

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
19 Agustus 2023
A A
Mencari Jejak Lapangan Terbang Sekip UGM yang Eksis Sebelum Adisutjipto MOJOK.CO

Ilustrasi Mencari Jejak Lapangan Terbang Sekip UGM yang Eksis Sebelum Adisutjipto

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sebab berakhirnya Bandara Sendowo

Belanda saat itu melakukan modernisasi peralatan tempurnya mengingat situasi di Eropa yang memanas. Salah satu kebutuhannya adalah pesawat tempur yang lebih canggih. Hal ini membutuhkan landasan pesawat yang lebih bagus dengan diaspal.

Pada 1939-1941, pemerintah kolonial akhirnya membuat landasan udara yang lebih mumpuni di Yogyakarta yakni Bandara Maguwo atau saat ini orang-orang mengenalnya sebagai Bandar Udara Adisutjipto. Bandara ini berdiri di tanah bekas perkebunan tebu milik Pabrik Gula Wonocatur yang bangkrut pada 1937.

“Memang saat itu Belanda sedang gencar membangun lapangan udara. Mendekati Perang Dunia Kedua dan adanya ancaman Jepang,” kata Aga.

Peresmian Bandara Maguwo ditandai penanaman pohon oleh Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono IX pada 13 Agustus 1941. Sejak saat itu, aktivitas penerbangan berpindah dari Bandara Sendowo terpusat di Bandara Maguwo. Sampai kemudian Jepang datang dan menguasai bandara tersebut.

Lapangan tembak Sekip dan Bandara Sendowo tetap menjadi tanah lapang sampai akhirnya pembangunan gedung UGM mulai berlangsung pada 1951.

Ada satu lukisan menarik dari perupa Mohammad Toha yang menggambarkan sebuah pesawat sedang menjatuhkan bom di kawasan Sekip atau Sendowo saat Agresi Militer Belanda II. Toha memang terkenal dengan lukisan-lukisannya pada situasi kecamuk perang saat itu.

Toha merupakan murid dari pelukis legendaris, Dullah. Saat melukis momen-momen Agresi Militer Belanda II, ia tergabung dalam sanggar Seniman Indonesia Muda (SIM).

Kendati begitu, Aga belum bisa memastikan kecocokan lukisan itu dengan fakta sejarah yang terjadi. Mengingat, sejumlah catatan yang ada hanya menyebut serangan udara terpusat di Bandara Maguwo saja. Beberapa akademisi sejarah dari UGM dan UNY yang saya hubungi juga belum bisa memastikan hal ini.

“Setahu saya memang terpusat di Maguwo saja serangannya. Mengingat saat itu pesawat Jepang ada di sana,” ujarnya.

Sekip UGM, jadi tempat uji coba Bapak Helikopter Indonesia

Melansir laman TNI, di Bandara Maguwo terdapat setidaknya 50 pesawat Yokusuka K5Y (Shinsitei) yang pascakemerdekaan sempat digunakan oleh AURI. Warga lokal menyebut pesawat itu dengan sebutan Cureng. Pesawat kecil ini bermesin tunggal, bersayap dua (atas dan bawah) yang dilapisi kain dengan dua tempat duduk (depan belakang). 

Sebelum akhirnya menghilang bersamaan dengan berdirinya gedung-gedung UGM, lapangan udara Sekip tercatat pernah menjadi tempat uji coba prototipe helikopter. Sosok yang mendapat julukan Bapak Helikopter Indonesia, Yum Soemarsono menguji coba helikopter yang ia beri nama YSH dan sempat bisa melayang, meski hanya 10 cm dari permukaan tanah.

Berlalu puluhan tahun, kini semua yang pernah ada di Sekip UGM tinggal kenangan. Abadi dalam beberapa catatan kecil dan cerita turun temurun yang berkembang di warga sekitar.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by roemahtoea (@roemahtoea)

Reporter: Hammam Izzuddin
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Kisah Penantian 3 Tahun Pedagang Sunmor UGM: Kami Baru Lega Setelah Lapak Kembali Buka

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 20 Agustus 2023 oleh

Tags: JogjaLapangan terbang di Jogjasekip ugmUGM
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Muhammad Rizky Perwira Zain, lulusan termuda S2 UGM kantongi gelar S2 Kesehatan Masyarakat dan S1 Kedokteran sebelum usia 25 tahun
Sekolahan

Cerita Lulusan Termuda S2 UGM, Berhasil Kantongi Gelar Sarjana Kedokteran dan Kesmas sebelum Usia 25 Tahun

1 Mei 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, akan beri pendampingan korban daycare Little Aresha dan akan lakukan sweeping MOJOK.CO
Aktual

Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

27 April 2026
Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik MOJOK.CO
Pojokan

Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik, Membuat Derak Roda Ekonomi Bergerak ke Seluruh Pelosok DIY

26 April 2026
Dugaan penganiayaan anak di daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Jogja MOJOK.CO
Aktual

Hancur Hati Ibu: Amat Percaya ke Daycare LA Jogja dan Suka Kasih Tip ke Pengasuh, Anak Saya Justru Dibuat Trauma Serius

25 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Semifinal Kompetisi Basket Campus League musim perdana Regional Surabaya hujan skor. Universitas Surabaya (Ubaya) jadi raja Jawa Timur MOJOK.CO

Basket Campus League 2026: Jadi Pembuktian Kesolidan Tim Timur dan Label Ubaya sebagai “Raja Basket Jawa Timur”

29 April 2026
YUHU. Rilis Single Baru “Bertemu Di Sini”, Definisi Rindu Itu Bersifat Universal.MOJOK.CO

YUHU. Rilis Single Baru “Bertemu Di Sini”: Definisi Rindu Itu Bersifat Universal

28 April 2026
Pelatihan skill digital IndonesiaNEXT Telkomsel berdampak bagi kesiapan kompetensi untuk terjun industri MOJOK.CO

Pelatihan SKill Digital IndonesiaNEXT Ubah Mahasiswa Insecure Jadi Skillfull, Bisnis Digital pun Tak Kalah Saing

1 Mei 2026
Usul Menteri PPPA soal pindah gerbong perempuan di KRL hanya solusi instan, tak menyentuh akar persoalan MOJOK.CO

Usulan Menteri PPPA Pindah Gerbong Perempuan di KRL Solusi Instan: Laki-laki Merasa Jadi Tumbal, Tak Sentuh Akar Persoalan

29 April 2026
Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya.MOJOK.CO

Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya

30 April 2026
Menormalisasi memberi bintang 5 ke driveri ojek online (ojol) meski tidak memuaskan. Bintang 1 bikin rezeki mereka seret MOJOK.CO

Ngasih Bintang 5 ke Driver Ojol meski Tidak Puas Tak Rugi-rugi Amat, Tega Hukum Bintang 1 bikin Sengsara Satu Keluarga

2 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.