Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kuliner

Warung Bu Sri Niat Tolong Anak Kos Jogja dengan Jual Makanan Murah dan Jadi Tempat Ngutang, Malah Nelangsa karena yang Utangnya Numpuk Tiba-Tiba Ngilang Nggak Mau Bayar

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
17 Mei 2024
A A
Warung Bu Sri Jogja Tempat Ngutang Anak Kos yang Gak Mau Bayar MOJOK.CO

Ilustrasi - Warung Bu Sri jadi tempat ngutang anak-anak kos di Jogja. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Warung Bu Sri sebenarnya sudah sangat baik pada anak-anak kos di Jogja. Tak hanya memberi harga murah, warung di Condongcatur, Jogja, tersebut juga tak masalah jadi tempat ngutang anak-anak kos setiap akhir bulan. Sayangnya, kebaikan itu justru dibalas dengan tak semestinya. Ada saja yang makan tapi tak mau bayar.

***

Seorang ibu-ibu berusia menjelang 40-an tahun tengah duduk sendiri di salah satu bangku di dalam warung. Matanya lekat menatap layar ponsel. Sambil sesekali tangannya mencomot potongan papaya yang terhidang di piring di hadapannya. Ia lah Bu Sri, pemilik Warung Bu Sri, Jogja.

“Monggo, Mas. Ngersakke napa? (Silakan, Mas. Menghendaki apa?,” tanya Bu Sri menyambut saya, sebagai satu-satunya pembeli di warungnya sore itu, Kamis (16/5/2024) pukul 16.34 WIB.

Bu Sri lantas mempersilakan saya mengambil sendiri nasi dan lauk yang tersaji di etalase warung. Ternyata sistemnya prasmanan. Saya pun lalu menyendok nasi secukupnya, sayur lodeh, bihun goreng, telur ceplok balado, dan satu tempe. Tak lupa saya memesan es teh, minuman andalan saya setiap di warung makan.

Warung Bu Sri Jogja Tempat Ngutang Anak Kos yang Gak Mau Bayar MOJOK.CO
Warung Bu Sri di Dabag, Condongcatur, Jogja. (Aly Reza/Mojok.co)

Warung Bu Sri, Jogja, sendiri terbilang agak nyelempit. Persisnya di Jl. Gumuk Indah No. 3, Dabag, Condongcatur. Lokasinya dikelilingi oleh kos-kosan. Berupa sebuah bangunan berdinding triplek yang depannya berderet beberapa tanaman.

“Yang makan di sini rata-rata anak kos belakang sini,” ujar perempuan asal Klaten, Jawa Tengah tersebut menunjuk sebuah bangunan kos di samping warungnya.

Warung Bu Sri Jogja “terpaksa” di tempat nyelempit

Warung Bu Sri, Jogja, sebenarnya sudah buka sejak 2015, tapi tidak langsung berlokasi di Dabag, Condongcatur. Bu Sri menyebut satu titik. Saya hanya manggut-manggut karena saya tak tahu persis titik yang perempuan ramah itu sebut. Wong saya baru empat bulan di Jogja.

Lalu pada 2017, Warung Bu Sri pindah ke lokasi yang ia tempati saat ini. Mengontrak satu bangunan kecil yang selain untuk buka warung juga untuk tempat tinggal.

“Karena 2015 itu antara warung dengan kontrakan pisah, Mas. Jaraknya jauh. Jadi lama-lama capek. Akhirnya cari tempat yang bisa buat buka warung dan tempat tinggal,” ujar Bu Sri.

“Tapi kok malah cari tempat yang agak blusuk, Bu?,” tanya saya penasaran. Karena kalau untuk keperluan buka warung, harusnya ia mencari tempat yang lebih strategis.

Ternyata Warung Bu Sri, Jogja, buka di tempat nyelempit tersebut dengan “setengah terpaksa”. Karena lokasi yang ditempati saat ini biaya sewanya jauh lebih murah dari tempat-tempat lain yang sudah ia dan suami cari. Sehingga mau tak mau pilihannya ya tinggal satu lokasi di Dabag itu.

Jual makanan murah untuk tolong anak kos

Di tengah-tengah obrolan, saya sengaja bertanya pada Bu Sri berapa harga yang harus saya bayar untuk seporsi makanan yang saya santap sore itu? Pemilik Warung Bu Sri, Jogja, itu menyebut nominal: Rp13 ribu, dengan rincian nasi telur Rp9 ribu, tempe Rp1 ribu, dan es teh Rp3 ribu.

“Kalau nasi ayam Rp10 ribu. Kalau kata anak-anak kos sini sudah cukup murah lah,” jelas Bu Sri diiringi dengan tawa.

Iklan
Warung Bu Sri Jogja Tempat Ngutang Anak Kos yang Gak Mau Bayar MOJOK.CO
Menu makanan yang saya pesan di Warung Bu Sri, Jogja. (Aly Reza/Mojok.co)

Niat Bu Sri sederhana. Karena buka di sekitar kos, Warung Bu Sri memang ingin membantu anak-anak kos Jogja yang pengin makan kenyang tapi uangnya pas-pasan. Itulah kenapa Warung Bru Sri, Jogja, memakai sistem prasmanan.

“Karena berjalannya waktu jadi akrab sama anak-anak kos sekitar sini, saya jadi tahu kondisi mereka. Rata-rata kan masih mengandalkan kiriman orang tua. Nah kirimannya kadang pas-pasan, kadang telat. Saya kasihan,” ungkap Bu Sri.

Bu Sri lantas menyebut beberapa nama anak kos. Ia bahkan sampai tahu latar belakang dari nama-nama anak kos yang ia sebut itu.

Baca halaman selanjutnya…

Anak kos ngutang tapi nggak mau bayar

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 17 Mei 2024 oleh

Tags: anak kos jogjainfo kos jogjaJogjakos murah jogjapilihan redaksiwarung bu sriwarung bu sri jogjawarung makan murah di condongcaturwarung makan murah di jogja
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Bangun rumah bertingkat 2 di desa pelosok Grobogan gara-gara sinetron MOJOK.CO
Sehari-hari

Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan

10 April 2026
Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan” MOJOK.CO
Urban

Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan”

10 April 2026
Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif MOJOK.CO
Urban

Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif

9 April 2026
Gudeg, Kuliner Jogja yang Makin Tak Cocok untuk Orang Miskin (Unsplash)
Pojokan

Harga Gudeg Jogja Naik, Berpotensi Menguatkan Sisi Gelap kalau Kuliner Jogja Ini Memang Bukan Makanan Murah Lagi

9 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bangun rumah bertingkat 2 di desa pelosok Grobogan gara-gara sinetron MOJOK.CO

Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan

10 April 2026
Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer MOJOK.CO

Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer

7 April 2026
Kerja WFH untuk ASN bukan solusi. MOJOK.CO

WFH 1 Hari dalam Seminggu Cuma Bikin Pekerja Boncos dan Nggak Produktif, Lalu Di Mana Efisiensi Pemakaian Energinya?

6 April 2026
kuliah, kerja, sukses.MOJOK.CO

Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus

7 April 2026
Tinggalkan Jakarta demi punya rumah desa untuk slow living, berujung kena mental karena ulah tetangga MOJOK.CO

Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga

7 April 2026
Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah.MOJOK.CO

Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah

5 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.