Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kuliner

Kerja di Pasar Minggu Jakarta Selatan Bikin Tak Tahan meski Gaji Besar, Pilih Buka Warung Siomay di Jogja dan Berujung Hidup Nyaman

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
4 September 2024
A A
Tinggalkan Gaji Besar Pasar Minggu Jakarta Selatan pilih Hidup Tenang Buka Warung Siomay di Jogja. MOJOK.CO

Ilustrasi - Tinggalkan gaji besar Pasar Minggu Jakarta Selatan, hidup nyaman buka warung siomay di Jogja. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Pasar Minggu Jakarta Selatan langganan tawuran

Merangkum dari berbagai pemberitaan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan memang menjadi semacam arena tawuran antar remaja dari tahun ke tahun. Coba saja ketik “tawuran di Pasar Minggu”. Tersaji riwayat tawuran demi tawuran yang terjadi di Pasar Minggu dari tahun ke tahun.

Paling baru adalah pada 30 Juni 2024 lalu. Menjelang Subuh, sekelompok remaja terlibat saling serang di depan Halte Pomad. Beruntung Polisi setempat langsung bertindak dan berhasil membubarkan aksi tawuran tersebut.

Ngerinya, delapan remaja yang diamankan kedapatan membawa senjata tajam dan stik golf untuk saling pukul.

“Kalau ngerusak parah (bengkel) sih, nggak. Cuma kadang kalau ada tawuran ya kena lemparan batu-batu. Memang nggak ngerusak bengkel, tapi kan jadi nggak tenang,” kata Arip. Situasi rusuh yang nyaris tak pernah ia temukan di Kulon Progo, Jogja.

Buka warung siomay di Jogja

Pada awal 2023, Arip memutuskan untuk pulang saja ke Jogja. Ia lalu mengurus cabang warung siomay yang sudah dirintis oleh sang kakak.

“Jadi dulu kakakku kerja di Bandung, jualan siomay juga. Terus bisa bikin sendiri, to, akhirnya buka warung siomay sendiri di Jogja,” beber Arip.

Untuk penghasilan, kata Arip memang tidak bisa dibandingkan antara gaji yang pernah ia terima di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dengan saat buka warung siomay di Jogja.

Tinggalkan Gaji Besar Pasar Minggu Jakarta Selatan pilih Hidup Tenang Buka Warung Siomay di Jogja. MOJOK.CO
Warung siomay Arip di Jalan Damai, Ngaglik, Jogja. (Aly Reza/Mojok.co)

“Tapi setidaknya di sini (Jogja) lebih tenang, Mas, urip ayem,” tutur Arip dengan asap rokok mengepul dari mulutnya. Lebih penting lagi ia kini bisa dekat dengan orang tua dan keluarga, sehingga jauh lebih ayem. Setidaknya juga, warung siomay miliknya tak kena lemparan batu remaja tawuran seperti yang ia alami di bengkel Pasar Minggu.

Saat azan Zuhur berkumandang, pembeli datang silih berganti. Terutama dari kalangan ojek online (ojol) dan driver jasa antar makanan. Menimbang situasi warung siomay Arip yang membuatnya tampak sibuk melayani pembeli seorang diri, saya memutuskan berpamitan.

Kepada Arip saya minta persetujuan untuk bakal sering-sering mampir makan siomay di warung yang ia jaga di Jalan Damai, Jogja, tersebut. Ia tak keberatan.

Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Hammam Izzuddin

BACA JUGA: Siomay Hidden Gems di Jogja yang Penjualnya Dapat Resep Rahasia dari Pemilik Warung Siomay Legendaris di Bandung

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Iklan

 

 

 

 

 

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 5 September 2024 oleh

Tags: jakarta selatanJogjapasar minggupasar minggu jakarta selatansiomay enak di jogjasiomay enak di sleman
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana
Edumojok

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
burjo atau warmindo bikin rindu anak rantau dari Jogja ke Jakarta. MOJOK.CO
Urban

Anak Rantau di Jogja Menyesal ke Jakarta, Tak Ada Burjo atau Warmindo sebagai Penyelamat Karjimut Bertahan Hidup

16 Maret 2026
Kuliner khas Minang, rendang, di rumah makan Padang di Jogja rasanya berubah jadi kuliner Jawa
Kuliner

Nasi Padang Versi Jogja “Aneh” di Lidah, Makan Rendang Tanpa Cita Rasa Gurih dan Asin karena Dominasi Kuliner Manis Jawa

16 Maret 2026
Kerja Jakarta, Tinggal Bekasi Pulang Jogja Disambut UMR Sialan (Unsplash)
Pojokan

Kerja di Jakarta, Tinggal di Bekasi Rasanya Mau Mati di Jalan: Memutuskan Pulang ke Jogja Disambut Derita Baru Bernama UMR Jogja yang Menyedihkan Itu

16 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pendidikan karakter Sunan Ampel di Pesantren Ampeldenta Surabaya melalui halal food dan halal living MOJOK.CO

Rasa Sanga (6): Melalui Halal Food dan Halal Living, Sunan Ampel Membentuk Karakter Generasi Islam Berkualitas

13 Maret 2026
Lebaran, mudik, s2.MOJOK.CO

Bawa Pulang Gelar S2 Saat Mudik ke Desa Dicap Gagal, Bikin Tetangga “Kicep” Usai Buatkan Orang Tua Rumah

13 Maret 2026
Makanan Khas Jawa Timur Obat Rindu Kala Mudik ke Surabaya (Aly Reza/Mojok.co)

Makanan Khas Jawa Timur di Jogja yang Paling Bikin Perantau Surabaya Menderita: Kalau Nggak Niat Mending Nggak Usah Jualan, Bikin Kecewa

14 Maret 2026
Pedagang sate kere di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten. MOJOK.CO

Sate Kere Merbung di Klaten: Warisan Terakhir Ibu yang Menyelamatkan Saya dan Keluarga dari Jurang PHK

16 Maret 2026
Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar.MOJOK.CO

Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar

16 Maret 2026
Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat merampas senyum perantau asal Jogja MOJOK.CO

Stasiun Pasar Senen Saksi Perantau Jogja “Ampun-ampun” Dihajar dan Dirampas Jakarta, Tapi Terlalu Cemas Resign buat Balik Jogja

15 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.