Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Suka Duka Mahasiswa Gorontalo Satu Angkatan Hanya Berisi 4 Orang, Kuliah Serasa Les Privat

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
12 Februari 2024
A A
Suka Duka Mahasiswa Gorontalo Satu Angkatan Hanya Berisi 4 Orang, Kuliah Serasa Les Privat.mojok.co

Ilustrasi Suka Duka Mahasiswa Gorontalo Satu Angkatan Hanya Berisi 4 Orang, Kuliah Serasa Les Privat (Mojok)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sering dapat perlakuan “istimewa” karena jumlah mahasiswa sedikit

Selain di kelas, menurut Ican dia dan teman-temannya juga beberapa kali mendapat perlakuan istimewa di masyarakat gara-gara jumlah mahasiswa yang sedikit itu.

Misalnya, ia mencontohkan, saat mengunjungi sebuah pabrik paving block di Gorontalo, pemilik pabrik heran karena biasanya ada banyak mahasiswa yang berkunjung saat studi lapangan di sana. Tapi karena saking sedikitnya mahasiswa yang datang pula, mereka malah mendapat perlakuan khusus.

Iklan

Acara yang harusnya formal, kata Ican, malah berubah jadi santai-santai saja. Ican dan kawan-kawannya lebih banyak menyimak materi studi lapangan sambil duduk-duduk di sofa dan menyantap kopi, susu, serta aneka kue.

“Bayangkan kalau kami datang ramai-ramai, mungkin bisa bangkrut itu pabrik,” kata Ican dengan nada bercanda.

Sebelum pulang, karena masih hujan, beberapa teman Ican malah ada yang sempat tidur di rumah pemilik pabrik. Mereka juga sempat makan bakso traktiran sang pemilik pabrik. “Jadi pas pulang perut malah kenyang.”

Tapi memang kerap diremehkan

Kendati banyak hal-hal menyenangkan yang Ican alami, ia tak memungkiri kalau ada sebagian orang yang meng-underestimate jurusannya. Bahkan, ayahnya sendiri sempat melarangnya mengambil jurusan itu. 

“Pas sudah diterima pun bapak nyuruh pindah ke jurusan S1, meski masih satu kampus juga,” kata Ican.

Dia bersikeras tak mau pindah. Ayahnya pun tak bisa berbuat banyak. “Bapak sih responsnya ‘no comment’, sekarang cuman berpesan aja buat ‘kuliah dengan bener’, kata bapak.”

Karena “keberadaannya” jarang terendus publik, banyak orang kerap meremehkan jurusannya itu. Bahkan, mahasiswa satu kampusnya sendiri banyak yang tidak mengetahui soal keberadaan jurusan yang isinya total 12 mahasiswa ini.

“Bahkan ada yang nanya, ‘kamu beneran anak UNG?’,” ujarnya, menirukan beberapa mahasiswa yang meremehkan.

Tapi mau bagaimana pun, Ican masih menikmati kehidupan kuliahnya. Toh, ia baru mau menginjak semester dua dan masih banyak lika-liku kehidupan kampus yang siap menunggunya.

Penulis: Ahmad Effendi

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Curahan Hati Seorang Mahasiswa dari Kampus yang Kurang Terkenal di Surakarta

Iklan

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 12 Februari 2024 oleh

Tags: gorontalokampus sepiles privatMahasiswapilihan redaksiung
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Tangan-tanga pembuat apem ya qowiyyu: alasan kue tradisional khas Jatinom, Klaten, tak lekang waktu MOJOK.CO
Eksplor

Tangan-tangan Pembuat Apem Ya Qowiyyu: Alasan Kue Tradisional Jatinom Klaten Tak Lekang Waktu

4 Agustus 2026
Karnaval sound horeg getarkan Jawa Timur tiap Agustusan. Dosa jariah di balik gengsi antardesa, dalih selawatan, hingga perputaran ekonomi di bawah MOJOK.CO
Sehari-hari

Jatim Bergetar Tiap Agustusan: Dosa Jariah Sound Horeg di Balik Gengsi Antardesa hingga Selawatan Sambil Berjoget Seksi

3 Agustus 2026
Hal-hal yang bisa ditemukan di warung madura tapi tidak dimiliki di Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih MOJOK.CO
Catatan

Hal-hal yang Bisa Ditemukan di Warung Madura tapi Tidak Ada di Koperasi Desa (Kopdes), Cukup “Berlainan” jika Disandingkan

28 Juli 2026
Sekolah, Saya Hanya Ingin Kuliah, tetapi Crab Mentality di Desa Menganggap Saya Lupa Diri MOJOK.CO
Esai

Saya Hanya Ingin Kuliah, tetapi Crab Mentality di Desa Menganggap Saya Lupa Diri

23 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengelolaan sampah di TPA Troketon oleh Pemkab Klaten. MOJOK.CO

Geliat TPA Troketon: Berpacu dengan Waktu Menjinakkan Bau Sampah dan Air Lindi Jadi Tempat yang Ramah Lingkungan

29 Juli 2026
Penggagalan perdagangan ilegal burung di Tanjung Perak Surabaya. Satwa dilindungi dimasukkan boks sampai ada yang mati MOJOK.CO

Penggagalan Perdagangan Ilegal Burung di Tanjung Perak Surabaya, Satwa Dilindungi Dimasukkan Boks sampai Ada yang Mati

30 Juli 2026
Derita jadi topping tongkrongan: niat bergaul biar tidak dicap nolep, tapi sering tidak dianggap saat nongkrong MOJOK.CO

Serba-serbi Jadi Topping Tongkrongan: Ikut Nongkrong biar Tak Dicap Nolep, Cuma Jadi Pelengkap dan Tak Dianggap

4 Agustus 2026
Malaysia dekat ke gerbang negara maju. Indonesia negara apa? (Unsplash)

Malaysia kian dekat ke gerbang negara maju, kalau Indonesia makin dekat ke gerbang apa bes?

4 Agustus 2026
Tangan-tanga pembuat apem ya qowiyyu: alasan kue tradisional khas Jatinom, Klaten, tak lekang waktu MOJOK.CO

Tangan-tangan Pembuat Apem Ya Qowiyyu: Alasan Kue Tradisional Jatinom Klaten Tak Lekang Waktu

4 Agustus 2026
Cara Beli Rumah di Desa Tanpa Dihantui KPR Puluhan Tahun MOJOK.CO

Punya Rumah di Desa Itu Perkara Mudah bagi Pasangan Muda, Yang Susah adalah Membeli Privasi dan Rasa Nyamannya

4 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.