Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Nasib Sial Mahasiswa Semester Akhir Untirta, Akreditasi Kampus Terjun Jadi “B” Menjelang Kelulusan

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
1 Januari 2024
A A
akreditasi untirta jeblok.MOJOK.CO

Ilustrasi Untirta (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Masuk Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) saat akreditasi institusi berstatus A, menjelang lulus, sebagian mahasiswa harus terima kenyataan pahit penurunan akreditasi. Kekecewaan menggelayuti masa akhir studi mereka.

***

Masuk Untirta, buat Danu* (22) adalah mimpi sejak SMA. Pemuda asal Serang, Banten ini ingin jadi sarjana pertama di keluarganya. Namun, orang tuanya menghendaki untuk berkuliah yang tidak terlalu jauh dari rumah.

“Di Banten, Untirta ya punya anggapan kampus yang besar dan bagus. Selain itu, paling rasional buat saya karena dekat. Kalau bicara UI atau UGM, rasanya terlalu sulit peluang masuknya,” ungkapnya.

Ditambah lagi, saat hendak masuk kuliah pada 2019 silam, Untirta punya akreditasi institusi A. Suatu capaian yang cukup prestisius bagi perguruan tinggi.

Gagal di jalur SNMPTN, Danu tidak patah arang. Ia mencoba lagi di SBMTPN dan akhirnya berhasil masuk di kampus yang ia idamkan.

Proses perkuliahan Danu berjalan lancar. Bahkan, ia sempat membantu jurusannya untuk mendapatkan akreditasi Unggul. Ia terlibat untuk dalam urusan dan administrasi dan pemberkasan program studi.

“Rasanya senang dan optimis saat itu. Jurusan saya saja, bisa naik, menjadi unggul. Nggak mengira kalau justru di tingkat universitasnya jeblok,” tuturnya saat Mojok hubungi Jumat (29/12/2023) lalu.

Jika sejak awal masuk, akreditasi sudah B, bagi Danu tentu bukan jadi persoalan. Namun, ketidakmampuan untuk mempertahankan akreditasi yang sudah Unggul membuatnya merasa kecewa.

Sebagai informasi, Untirta berhasil mendapat akreditas A dari BAN-PT pada 2018 silam. Itu merupakan pencapaian pertama setelah lama menyandang akreditasi B.

Selain itu, Danu dan rekan lainnya, sempat optimistis lantaran Untirta lima tahun terakhir sedang banyak melakukan peningkatan infrastruktur. Salah satunya ditandai dengan keberadaan Kampus Untirta Sindangsari.

akreditasi untirta turun.MOJOK.CO
Ilustrasi. Jelang lulus, mahasiswa Untirta kecewa akreditasi kampusnya turun jadi B (Charles deLoye/Unsplash)

Pembangunan tidak sejalan dengan keberhasilan mempertahankan akreditasi

Pada 5 Maret 2021 lalu, Presiden Jokowi meresmikan gedung baru Untirta tersebut. Selain 12 unit gedung perkuliahan baru, terdapat juga student centre untuk berbagai kegiatan mahasiswa. Area kampus baru itu berdiri di lahan seluas 12 hektare. Pembangunannya menelan biaya mencapai 499 miliar.

“Sekarang fasilitas kerasa semakin baik. Gedung semakin megah. Ketika akreditasinya turun, kami tentu kaget,” curhatnya.

Danu mengaku mendapat kabar kalau status akreditasi kampus sempat kedaluarsa. Baru setelah proses berjalan, akreditasi yang muncul adalah B.

Iklan

“Mahasiswa jadi curiga kalau akreditasi ini memang tidak diurus secara betul. Sebab, berita pertama yang terdengar adalah akreditasnya kedaluarsa,” ungkapnya.

Berdasarkan siaran resmi Untirta, kampus ini mencapai status A dengan nilai 361 berdasarkan instrumen lama yang memiliki tujuh standar. Sementara itu, ada instrumen baru dengan sembilan kriteria.

Dalam keterangannya tertulis bahwa capaian status A dengan nilai 361 tersebut tetap terakreditasi namun menjadi B berdasarkan proses Instrumen Suplemen Konversi (ISK) otomatis lewat komputer.

“Masih ada kesempatan reakreditasi dengan sistem lama 9 standar dari B ke Unggul selama masa transisi pemberlakukan Permendikbud No 53 Tahun 2023 sampai Desember 2024,” tulis keterangan resmi kampus.

Mengenai siaran resmi tersebut, Danu menyayangkan sikap universitas yang justru seperti tidak menekankan upaya perbaikan. “Malah justru menayangkan ungkapan dari Mendikbud bahwa yang ada hanya terakreditasi dan tidak terakreditasi,” keluhnya.

Senada, akun Untirta Movement Comunity (UMC) menyayangkan turunnya akreditas perguruan tinggi. Pada sikap resminya, komunitas mahasiswa ini menyayangkan lambatnya penyikapan kampus terhadap perubahan penilaian PD Dikti.

“Udah tahu apa belum ini pihak rektorat kalau kelemahan mekanisme akreditasi otomatis itu ada di penilaian PD Dikti? Prodi-prodi baru yang baru aja terakreditasi kan mempengaruhi penilaiannya sampai-sampai bikin akreditasi Untirta jadi turun ke B. Terus kenapa enggak diurus dari awal secara manual lewat mekanisme Borang atau LED?,” tulis akun tersebut.

Baca selanjutnya…

Mahasiswa yang belum semester akhir juga khawatir

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 2 Januari 2024 oleh

Tags: akreditasibantenKampuspilihan redaksiuntirta
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

siswa sekolah.MOJOK.CO
Sekolahan

Sisi Lain AI yang Melemahkan Nalar Siswa: Kesulitan Calistung, Tak Bisa Membaca Jam, hingga Sulit Mengingat Materi Pelajaran

17 Juni 2026
Membaca Serial Upin Ipin Lewat Kacamata Karl Marx: Kenapa Mulut Fizi Pengen Ditabok dan Ehsan Adalah Borjuis Kampung MOJOK.CO
Esai

Membaca Serial Upin Ipin Lewat Kacamata Karl Marx: Kenapa Mulut Fizi Pengen Ditabok dan Ehsan Adalah Borjuis Kampung

17 Juni 2026
Catatan Dokter tentang Jalan Lintas Sumatera: Jangan Jadikan Jalinsum Jalur Cepat Menuju Liang Kubur MOJOK.CO
Esai

Catatan Dokter tentang Jalan Lintas Sumatera: Jangan Jadikan Jalinsum Jalur Cepat Menuju Liang Kubur

15 Juni 2026
papua.MOJOK.CO
Jagat

Masyarakat Adat di Tengah Krisis Iklim: Hak-Hak Dijegal Birokrat, Hutan Dibabat demi Konglomerat

15 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) meraih penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Program E-Learning Aparatur Negara (ASN) Berintegritas MOJOK.CO

ASN Jateng Dididik agar Tidak Berperilaku Menyimpang untuk Jaga Marwah Instansi, KPK Beri Penghargaan

18 Juni 2026
Gotong Royong ala Serigala Putih: Napas Kultural Uzbekistan di Pentas Piala Dunia.MOJOK.CO

Sepak Bola Gotong Royong Bernama Mahalla, Senjata Taktis Uzbekistan di Piala Dunia

17 Juni 2026
5 tips dapat tiket murah untuk liburan keluarga di Pantai Pandawa Bali MOJOK.CO

5 Tips Dapat Tiket Murah untuk Liburan Keluarga di Pantai Pandawa Bali

11 Juni 2026
Tingkatkan literasi dengan baca buku. MOJOK.CO

Cerita Sebuah Keluarga Membangun Kebiasaan Membaca Saat Orang Lain Berubah Menjadi “Phubbing”

11 Juni 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) imbau masyarakat sambut baik petugas sensus ekonomi dari BPS MOJOK.CO

Imbauan ke Warga Jateng kalau Ada Petugas Sensus Ekonomi Datang, Penting untuk Program Ekonomi Masyarakat

15 Juni 2026
Santri asal Sumatra masuk Jurusan Arsitektur di Universiti Malaya, Malaysia. MOJOK.CO

Kisah Aisyah, Gadis Sumatra yang Nekat Merantau untuk Raih Gelar Sarjana “Jurusan Seni” di Kampus Top Pertama Malaysia

11 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.