Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Bersyukur Ditolak UGM Berulangkali, Kampus Lain Lebih Menarik dan Karier Jadi Lancar setelah Lulus

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
25 Januari 2024
A A
UGM Jogja.MOJOK.CO

Ilustrasi UGM (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Penolakan yang berujung rasa syukur: bisa keliling Indonesia, menemukan jati diri, hingga jodoh

Selepas lulus, ia pun masih merasa galau. Menganggur selama hampir enam bulan membuatnya banyak pikiran. Sampai akhirnya, ia dapat kerja di salah satu media besar di Jakarta.

Pekerjaan itu membuatnya bisa dapat kesempatan berkeliling Indonesia. Belum setahun bekerja, ia sudah terbang ke Maluku, NTB, dan beberapa daerah lain yang tak ia bayangkan sebelumnya.

“Kalau aku kuliah kedokteran, sampai sekarang masih berkutat di kelas dan belum lulus. Rasanya, memang bersyukur nggak jadi masuk UGM. Sudah takdirnya,” katanya.

“Bisa ketemu Jokowi dan orang penting lainnya. Ya tetangga dan saudara yang underestimate awalnya, jadi mengakui kalau pilihanku nggak salah juga,” imbuhnya tertawa.

Imam (24) juga mengaku tidak menyesal gagal masuk UGM. Terlebih, setelah menyadari bahwa kampus tersebut juga punya berbagai kekurangan seperti halnya perguruan tinggi lain.

Setelah akhirnya kuliah di kampus lain pascakegagalan berulang kali, ia akhirnya menyadari dulu ingin masuk UGM hanya karena kampusnya. Bukan karena jurusan studi yang ia rasa cocok dengannya.

“Kalau dipikir-pikir dulu inputnya juga jurusan yang nggak aku banget. Selain itu, UGM juga punya banyak kekurangan, beberapa kali ada kasus kekerasan seksual dan lainnya. Biasa saja,” katanya.

Kisah lain datang dari Mela (22), mahasiswa Fakultas Hukum di sebuah PTS Jogja. Dulunya, ia juga mimpi ke Fakultas Kedokteran UGM. Menurut perempuan asal luar Jawa ini, di daerahnya orang hanya mengenal UGM sebagai kampus bagus di Jogja.

“Aku tes tiga kali dari 2019-2021 dan gagal,” katanya.

Jalan takdir mempertemukan dengan jodoh di kampus lain

Namun, akhirnya ia sadar terlalu memaksakan diri. Justru di tempat kuliahnya sekarang yang awalnya jadi “tempat transir”, ia menemukan kenyamanan. Ia sadar, ternyata kampus lain di Jogja juga punya banyak keunggulan.

“Ya malah ketemu jodoh di sini,” kelakarnya. Meski masih pacaran, ia sudah menetapkan hati dengan kakak tingkat yang ia temui di kampus.

Terkadang, memang kegagalan membawa kepada kesadaran mendalam tentang apa yang sesungguhnya diinginkan. Hal itu juga dirasakan Akbar (24), dua tahun gagal menjajal UGM, ia justru akhirnya menemukan jurusan yang menurutnya tepat di PTN lain di Jogja.

“Dulu saat mengejar UGM itu ya memang utamanya melihat kampusnya. Tapi, setelah gagal aku jadi sadar bahwa paling utama adalah jurusannya. Bidang yang sesuai dengan minat dan kemampuan kita,” katanya.

Begitulah, UGM memang jadi daya tarik bagi calon mahasiswa. Namun, terkadang kegagalan untuk masuk ke sana adalah jalan yang tepat untuk hal baik dalam hidup.

Iklan

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Begitu Spesialnya UGM di Mata Banyak Orang, Ditolak Berkali-kali saat S1 Lanjut Mencoba Jenjang S2

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 24 November 2025 oleh

Tags: JogjaKampusMahasiswaUGM
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, akan beri pendampingan korban daycare Little Aresha dan akan lakukan sweeping MOJOK.CO
Aktual

Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

27 April 2026
Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik MOJOK.CO
Pojokan

Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik, Membuat Derak Roda Ekonomi Bergerak ke Seluruh Pelosok DIY

26 April 2026
Dugaan penganiayaan anak di daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Jogja MOJOK.CO
Aktual

Hancur Hati Ibu: Amat Percaya ke Daycare LA Jogja dan Suka Kasih Tip ke Pengasuh, Anak Saya Justru Dibuat Trauma Serius

25 April 2026
Tips Makan Soto Bening Jogja bagi Para Pendatang yang Selalu Gagal Menikmatinya Mojok.co
Pojokan

Tips Makan Soto Bening Jogja bagi Para Pendatang yang Selalu Gagal Menikmatinya

24 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman Mojok.co

Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman

27 April 2026
pasar wiguna.MOJOK.CO

Pasar Wiguna Sukaria Edisi 102 Padati Vrata Hotel Kalasan, Usung Semangat “Wellness” dan Produk Lokal

26 April 2026
YUHU. Rilis Single Baru “Bertemu Di Sini”, Definisi Rindu Itu Bersifat Universal.MOJOK.CO

YUHU. Rilis Single Baru “Bertemu Di Sini”: Definisi Rindu Itu Bersifat Universal

28 April 2026
Sulitnya menjadi orang dengan attachment style avoidant. MOJOK.CO

Sulitnya Menjadi “Avoidant” Menjelang Usia 25, Takut Terlalu Dekat dengan Orang Lain hingga Pesimis Menikah

24 April 2026
Pelari kalcer, fenomena olahraga lari

Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka

27 April 2026
Kenaikan harga plastik bikin UMKM menjerit. MOJOK.CO

Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik

30 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.