Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Kuliah Teknik Pertambangan UNHAS hingga Dapat Beasiswa LPDP ke Tiongkok, Ubah Nasib Driver Ojol Jadi Supervisor

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
1 Januari 2026
A A
Dari driver ojol dari supervisor. Perjalanan Ardi Alam Jabir kejar mimpi kuliah di Teknik Pertambangan UNHAS hingga bisa ke Jepang dan Tiongkok berkat Beasiswa LPDP MOJOK.CO

Ilustrasi - Dari driver ojol dari supervisor. Perjalanan Ardi Alam Jabir kejar mimpi kuliah di Teknik Pertambangan UNHAS hingga bisa ke Jepang dan Tiongkok berkat Beasiswa LPDP. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Dari driver ojek online (ojol) menjadi supervisor. Begitulah perjalanan Ardi Alam Jabir usai menamatkan kuliahnya di prodi Teknik Pertambangan Universitas Hasanuddin (UNHAS) dan mengikuti program pertukaran pelajar ke Jepang ke Beasiswa LPDP ke Tiongkok.

Anak penambang emas pasir kejar mimpi di Teknik Pertambangan UNHAS

Ardi, sapaan akrabnya, lahir dari keluarga sederhana. Demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, orang tuanya sempat merantau dari Makassar ke Kalimantan.

Mereka menjadi penambang tradisional emas pasir. Setiap hari, orang tua Ardi akan berjibaku dengan kuali dan mengais-ngais pasir di tepi sungai.

Setelah beberapa tahun, orang tua Ardi kembali ke Makassar, menyambung hidup dengan membuka toko sembako. Namun, sebenarnya sama saja, uang dari jualan tersebut hanya cukup untuk hidup sehari-hari. Masih terlalu jauh untuk membiayai Ardi mengejar mimpinya: kuliah setelah lulus SMA.

Akan tetapi, mimpi itu sudah teramat kuat. Berkat prestasi dan nilai akademik selama SMA, Ardi bisa lanjut kuliah juga melalui Beasiswa Bidikmisi (sekarang KIP Kuliah). Ia mengambil prodi Teknik Pertambangan di UNHAS.

Jadi driver ojol demi tuntaskan kuliah di Teknik Pertambangan UNHAS

Di ujung masa kuliahnya, Ardi mendapat tawaran untuk mengikuti program student exchange ke Jepang. Sialnya, itu bersamaan dengan pilihan yang tidak mudah.

Jika menerima kesempatan tersebut, Ardi harus menambah satu semester tanpa mendapat dukungan Beasiswa Bidikmisi lagi. Sebab, satu semester tambahan itu bersamaan dengan telah berakhirnya masa pembiayaan Bidikmisi Ardi.

Sementara jika menolaknya, ia memang bisa lulus tepat waktu tanpa perlu menanggung tambahan biaya satu semester. Akan tetapi, ia membuang kesempatan mencari pengalaman lebih besar di luar negeri begitu saja.

Ardi ternyata mantap memilih mengikuti program student exchange ke Jepang. Walaupun kemudian ia harus putar otak: mencari cara untuk memenuhi biaya sisa kuliahnya di Teknik Pertambangan UNHAS dan biaya hidup sehari-hari.

“Jadi ketika saya extend perkuliahan ini, saya memutuskan untuk mencari penghasilan tambahan lainnya. Pada saat itu saya memutuskan untuk jadi driver ojek online (ojol) untuk setidaknya untuk bisa meng-cover biaya perkuliahan dan juga biaya sehari-hari saya,” ungkap Ardi dalam cerita yang ia bagikan ke pihak LPDP, Rabu (17/12/2025).

Dari Jepang ke Tiongkok berkat Beasiswa LPDP

Ardi tak salah pilih langkah. Sebab, pengalaman student exchange di Ehime University, Jepang, nyatanya menjadi momen yang membuka semangat dan optimismenya untuk bisa studi lanjut di luar negeri. Kepercayaan dirinya turut meningkat dan terasah seiring dengan pengalaman berinteraksi dan studi di komunitas internasional.

Oleh karena itu, setelah lulus dari Teknik Pertambangan UNHAS, Ardi sangat antusias saat mengetahui dibukanya program beasiswa kerja sama Indonesia-Tiongkok LPDP-CSU-GEM.

Melalui program tersebut, pada 2019 Ardi pun berangkat ke Central South University (CSU), Tiongkok, kampus metalurgi terbaik di dunia.

Di kampus tersebut Ardi mengaku mempelajari banyak hal di luar urusan akademis. Di luar kegiatan kuliah, Ardi belajar soal kedisiplinan belajar, menghargai waktu, hingga etos kerja yang fokus, disiplin, dan minim kesalahan.

Iklan

Kekhawatirannya soal makanan halal hingga beribadah sebagai seorang muslim juga tak terlalu susah. Ada kantin dan banyak restoran halal di kota Changsha, sebuah masjid di tengah kota juga membuatnya tak perlu khawatir bila harus menunaikan ibadah salat Jumat.

Dari driver ojol jadi supervisor

Petualangan Ardi di Tiongkok sebenarnya sempat tersendat pandemi Covid-19. Itu situasi yang amat disayangkan Ardi. Sebab, baru saja memulai masa studi, tapi ia malah harus kembali ke Indonesia dan menjalani perkuliahan secara daring.

Program magang yang menjadi bagian wajib dari skema beasiswa pun terpaksa dilaksanakan di dalam negeri.

Untungnya, mitra program Beasiswa LPDP, GEM Co. Ltd., telah lebih dahulu mendirikan fasilitas industri di Morowali melalui PT QMB New Energy Materials. Dengan begitu Ardi tetap bisa menjalani magang sesuai bidang studi yang ia tekuni.

Ardi lulus dari CSU pada 2022. Ia langsung bekerja di PT QMB New Energy Materials. Berkat magang yang dijalaninya di tempat yang sama, ia tak terlalu banyak menemui kesulitan dan adaptasi, khususnya ketika harus berinteraksi dengan rekan kerja dan atasannya yang merupakan tenaga kerja asing asal Tiongkok.

Hanya dalam waktu yang relatif cepat (tiga tahun), Ardi kini telah menduduki jabatan manajerial sebagai Supervisor di divisi Research and Development. Dari seorang driver ojol menjadi supervisor.

Dari driver ojol dari supervisor. Perjalanan Ardi Alam Jabir kejar mimpi kuliah di Teknik Pertambangan UNHAS hingga bisa ke Jepang dan Tiongkok berkat Beasiswa LPDP MOJOK.CO
Dari driver ojol dari supervisor. Perjalanan Ardi Alam Jabir kejar mimpi kuliah di Teknik Pertambangan UNHAS hingga bisa ke Jepang dan Tiongkok berkat Beasiswa LPDP. (Dok. LPDP)

“Jenjang kariernya sangat cepat. Untuk saya sendiri dan teman-teman yang seangkatan, bisa dibilang sekarang kami sudah berada di level manajerial. Ada yang menempati posisi supervisor, dan sebagian lainnya sudah memegang peran kepemimpinan,” beber Ardi.

Saat ini, Ardi lebih banyak berfokus pada upaya pengembangan, termasuk pengembangan karyawan melalui berbagai program pelatihan dan inisiatif peningkatan kapasitas lainnya.

Dalam lingkup Research and Development, Ardi terlibat dalam berbagai proyek penelitian dengan fokus yang beragam. Tidak hanya berkaitan dengan optimasi dan penjagaan kualitas produk dari proses produksi yang sedang berjalan, penelitian tersebut juga diarahkan pada pengembangan produk-produk baru serta pemanfaatan potensi lain dari proses pengolahan.

Pencapaian itu sepadan dengan tekad dan upaya keras yang Ardi tempuh selama ini.

Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Ahmad Effendi

BACA JUGA: Mimpi Kuliah ke Luar Negeri sempat Terkubur karena Gagal Berkali-kali dapat Beasiswa, Akhirnya Lolos berkat Pelajaran Berharga atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

 

Terakhir diperbarui pada 1 Januari 2026 oleh

Tags: beasiswa lpdpbeasiswa luar negeridriver ojoljurusan di unhasLPDPojolteknik pertambanganteknik pertambangan unhasUnhas
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Lulus dari Universitas Mataram lanjut ke University of Queensland Australia. MOJOK.CO
Sekolahan

Kisah Awardee LPDP yang Tak Ingkar Janji: Dulu Hanya Bocah Penggembala Kuda, Kini Jadi Asisten Gubernur NTB

6 Juli 2026
Cerita awardee Beasiswa LPDP University of Edinburgh, Skotlandia, pilih pulang ke Indonesia untuk bangun bisnis brand tas kerja lokal MOJOK.CO
Sosok

Pulang Kuliah dari Skotlandia Pilih Bisnis Tas Lokal di Indonesia: Buka Lapangan Kerja hingga Terlibat Pemberdayaan Perempuan

29 Juni 2026
Bisa kuliah di ITB berkat beasiswa ojol. MOJOK.CO
Eksplor

Menangis di Hadapan Bapak yang Sehari-hari Ngojol agar Diizinkan Kuliah di ITB, Gadis Malah Dapat Beasiswa dari Pekerjaan Sang Ayah

24 Juni 2026
Perjalanan Kopikina menjadi kedai kopi populer di Jakarta yang dirintis oleh alumni Beasiswa LPDP MOJOK.CO
Kuliner

Jalan Kopikina dari Kedai Kopi Kecil dan Bukan untuk Bisnis Serius Jadi Brand Besar di Jakarta, Terapkan Ilmu dari Inggris

19 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Banyak Sekolah Menahan Ijazah Siswa, Masalah Sistemik yang Bisa Hancurkan Masa Depan Anak.MOJOK.CO

Banyak Sekolah Menahan Ijazah Siswa, Masalah Sistemik yang Bisa Hancurkan Masa Depan Anak

3 Juli 2026
Dalam Final Nasional Essay Contest Beswan Djarum, Najwa Shihab berpesan pada para mahasiswa penerima Djarum Beasiswa Plus agar terus menulis (esai) apapun profesinya MOJOK.CO

Pesan untuk Gen Z: Menulislah Apapun Kelak Profesinya, Tak Lupa Akar di Manapun Posisinya

7 Juli 2026
Tahlilan di desa. MOJOK.CO

Gen Z di Desa Ogah-ogahan Ikut Tahlilan Bikin Cemas Para Tetua: Bisa Hilang Budaya Srawung dan Peduli Tetangga

8 Juli 2026
Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran BBM di Jawa Tengah dan DIY Berjalan Normal dan Lancar MOJOK.CO

Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran BBM di Jawa Tengah dan DIY Berjalan Normal dan Lancar

8 Juli 2026
Kesejahteraan Dosen dan Rasa Aman yang Masih Jadi Angan-angan MOJOK.CO

Kesejahteraan Dosen dan Rasa Aman yang Masih Jadi Angan-angan

6 Juli 2026
Senjakala Lapangan Sepak Bola di Jogja yang Makin Berjarak dengan Warganya.MOJOK.CO

Senjakala Lapangan Bola di Kota Jogja yang Makin Berjarak dengan Warganya

9 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.