Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kuliner

Pengakuan Pelanggan Kopi Klotok yang Tidak Bayar, Pakai Kode “Nenek” dan “Pengajian”

Pengelola terbuka jika memang benar-benar tidak bisa bayar, justru pelanggan itu akan diberi makan atau diajak makan bersama.

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
3 Agustus 2023
A A
Pengakuan Pelanggan Kopi Klotok yang Tidak Bayar, Pakai Kode "Nenek" dan "Pengajian" MOJOK.CO

Ilustrasi Pengakuan Pelanggan Kopi Klotok yang Tidak Bayar, Pakai Kode "Nenek" dan "Pengajian". MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Alasan Kopi Klotok tak mau ubah sistem pembayaran

Sementara itu, setelah ramai kabar banyak pelanggan tidak membayar baru-baru ini, manajer Kopi Klotok Prita Damayanti mengaku belum hendak mengganti sistem pembayaran menjadi di awal.

“Kami hanya mengimbau agar temen-temen lebih jujur saja. Ini sudah risiko sistem kami,” ujarnya saat Mojok temui Rabu (2/8/2023) malam.

Suasana di warung Kopi Klotok, Rabu (2/8/2023). Sangking ramainya pengunjung lesehan di luar warung. MOJOK.CO
Suasana di warung Kopi Klotok, Rabu (2/8/2023). Sangking ramainya pengunjung lesehan di luar warung. (Hammam Izzuddin/Mojok.co)

Prita berujar, kejadian barang yang tidak dibayar sudah lazim terjadi di warung ini. Paling banyak memang lauk seperti telur, ayam, ikan pindang, dan tempe.

“Kemarin Selasa saja dari kurang lebih 1.400 telur yang keluar, yang masuk kasir hanya 1.000 saja,” terangnya santai.

Ia menerangkan, justru terbuka kepada pelanggan yang memang memiliki keterbatasan biaya. Ia bisa mempersilakan mereka untuk makan tanpa membayar. Asalkan kondisinya memang benar-benar membutuhkan.

Tak jarang, ia mendapati ada anak muda yang memang berniat melakukan challenge. Memicu adrenalin dengan makan lalu tidak membayar.

“Bahkan ada yang ketahuan sama tukang parkir. Padahal dia bawanya mobil bagus. Kalau nggak ada duit beneran, mari kita makan sama-sama saja,” ujarnya tertawa.

Akun Instagram Kopi Klotok diretas, tegaskan tak ada biaya reservasi

Selain urusan pelanggan tidak membayar, beberapa bulan lalu akun Instagram resmi Kopi Klotok juga mengalami pembajakan. Hingga saat ini akun @kopiklotok belum berhasil pulih sehingga manajemen membuat akun baru @kopiklotokyogyakarta.

Di akun lama, peretas masih terus memperbarui informasi terkait reservasi sebesar Rp250 ribu bagi pelanggan yang hendak datang. Padahal, warung ini tidak pernah menerapkan reservasi berbayar.

“Sudah kami coba atasi tapi belum berhasil sampai sekarang. Kami sudah buat akun baru. Kasihan ada beberapa pelanggan yang tertipu akun itu,” kata Prita.

Kopi Klotok, sampai saat ini bertahan menjadi salah satu ikon kuliner di Jogja. Para pesohor dari kalangan artis hingga politisi kerap mampir ke sini saat melawat ke Jogja.

Prita mengaku senang mendapat kabar ada pelanggan yang ingin mengganti pembayaran setelah berulang kali kabur setelah makan. Ia harap, orang seperti Tono mendapat rezeki yang lancar.

“Kalau ada niatan untuk mampir lagi dan mengganti, kami senang. Semoga dapat berkah dari Allah dan pekerjaannya lancar,” pungkasnya.

Reporter: Hammam Izzuddin
Editor: Agung Purwandono

Iklan

BACA JUGA Perjalanan Seorang Lelaki yang Mengalami Banyak Kehilangan, Kemudian Menemukan Kampung Mati Penuh Misteri

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 3 Agustus 2023 oleh

Tags: Kopi Klotokmakannenekpengajian
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

3 Kuliner Jogja yang Tidak Lagi Merakyat- Mahal dan Berjarak (Wikimedia Commons)
Pojokan

3 Kuliner Jogja yang Tidak Lagi Merakyat: Ketika Lidah Lokal yang Murah Direbut oleh Lidah Wisatawan yang Dipaksa Mahal

11 Februari 2026
Rahasia di balik kasah sayang nenek ke cucu yang lebih besar dari anak sendiri MOJOK.CO
Ragam

Rahasia Nenek Lebih Sayang Cucu ketimbang ke Anak Sendiri: Menebus Lubang Masa Lalu meski Lewat Uang Saku Rp10 Ribu

10 November 2025
3 Strategi Menikmati Kopi Klotok, Ujung Tombak Wisata Jogja (Hammam Izzudin:Mojok.co)
Pojokan

Kopi Klotok Jogja Bikin Malas Warga Lokal, tapi Dicintai Wisatawan meski Harus Antre Panjang sambil Berdiri Sampai 1 Jam

6 Juli 2025
5 Rekomendasi Tempat Makan Mirip Kopi Klotok yang Bisa Jadi Alternatif ketika Berwisata ke Jogja Mojok.co
Pojokan

5 Rekomendasi Tempat Makan Mirip Kopi Klotok yang Bisa Jadi Alternatif ketika Berwisata ke Jogja

24 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi MOJOK.CO

Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi

26 Februari 2026
5 Hal Wajar di Pati yang Ternyata Nggak Lumrah di Jogja, Bikin Syok Saat Pertama Kali Merantau Mojok.co

5 Hal Wajar di Pati yang Ternyata Nggak Lumrah di Jogja, Bikin Syok Saat Pertama Kali Merantau 

25 Februari 2026
KIP Kuliah.MOJOK.CO

Mahasiswa KIP Kuliah Ikut Dihujat Imbas “Oknum” yang Foya-Foya Pakai Duit Beasiswa, Padahal Beneran Hidup Susah hingga Rela Makan Sampah di Kos

25 Februari 2026
lulusan LPDP, susah cari kerja.MOJOK.CO

Curhatan Alumni LPDP yang Merasa “Downgrade” Ketika Balik ke Indonesia, Susah Cari Kerja Hingga Banting Setir demi Bertahan Hidup

23 Februari 2026
Wawancara beasiswa LPDP

Niat Daftar LPDP Berujung Kena Mental, Malah Diserang Personal oleh Pewawancara dan Tak Diberi Kesempatan Bicara

20 Februari 2026
Kapok dan muak buka bersama (bukber) di restoran atau tempat makan bareng orang kaya. Cerita pelayan iga bakar Jogja jadi korban arogansi MOJOK.CO

Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan

20 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.